Tampilkan postingan dengan label Diet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diet. Tampilkan semua postingan

Dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa hanya 2 dari 100 orang yang berhasil dengan dietnya, artinya hanya 2% pelaku diet yang berhasil mempertahankan berat badan hasil berdiet. Mengapa begitu ?

Lapar dan nafsu makan adalah proses alami dalam tubuh. Nafsu makan merupakan naluri manusia paling dasar dan sangat dibutuhkan untuk bertahan hidup. Sengaja melaparkan diri justru akan membuat tubuh bereaksi lebih keras menuntut makanan akibatnya nafsu makan makin besar dan hancurlah semua usaha untuk mengurangi berat badan.

Yang terjadi ketika perut kosong karena terlambat makan, maka tubuh akan mendorong pencernaan untuk memproduksi hormon ghrelin. Bersamaan dengan pelepasan hormon ini, gula darah akan turun dan insulin akan mengurangi produksinya. Insulin yang menurun akan mengirim sinyal ke otak untuk mencari makan, akibatnya nafsu makan pun mendorong untuk mengisi perut. Setelah kenyang, gula darah akan naik, produksi insulin meningkat untuk mengimbanginya, sementara jaringan lemak akan mengeluarkan hormon leptin yang membuat tubuh merasa nyaman/kenyang.

Lapar fisiologis atau lapar fisik ini diciptakan oleh jaringan sistem metabolisme yang memonitor dan menjaga status energi tubuh agar tetap seimbang. Dalam kondisi sehari-hari dapat dirasakan saat perut bergemuruh. Selain lapar fisik, ada juga lapar secara psikologis. Kondisi ini disebut brain hunger atau lapar pikiran yang berupa keinginan untuk makan sebagai kesenangan. Lapar pikiran ini muncul saat nafsu makan timbul walaupun tak ada kebutuhan metabolisme.

Contohnya adalah saat seseorang merasa lapar lagi dan melahap sepiring siomai yang mengepul meski baru sarapan seporsi nasi goreng. Juga saat bau ikan asin yang sedang digoreng tetangga membuat nafsu makan seseorang tergugah setelah makan siang. Demikian pula ketika seseorang terangsang oleh penampakan cake cokelat bahkan ingatan yang kuat terhadap suatu rasa terkadang juga merangsang timbulnya rasa lapar. Dan bahayanya lapar pikiran ini, Anda akan tetap merasa lapar sampai keinginan itu terpenuhi dan kondisi ini harus diwaspadai karena dapat tak terkendali.

Lapar fisik saja tak akan membuat seseorang makan berlebihan namun manusia juga mempunyai kebutuhan untuk merasa kenyang atau terpuaskan secara psikologis. Selama makan untuk memenuhi kepuasan psikologis tidak dijadikan prioritas maka seseorang tidak akan makan berlebihan melewati kebutuhan fisik.

Pada manusia ada suatu rasa craving atau ketagihan dan binge-ing atau foya-foya makan. Sistem saraf manusia disusun untuk memberi motivasi dan ganjaran saat makan dengan membentuk sensasi dan impuls : Saya suka itu – saya mau itu – itu menyenangkan – saya ingin lagi.

Dalam otak, lapar pikiran seperti orgasme. Saat timbul rangsangan untuk mengikuti dorongan tubuh “Saya suka itu, saya mau itu”, sistem limbik dalam otak akan mengeluarkan hormon striatum yang memberi motivasi dan neurotransmitter dopamine yang mendorong orang mencari kesenangan dan membuat seseorang merasa puas. Penelitian dengan pemindaian otak memperlihatkan bahwa hanya melihat dan mencium ayam barbecue, pizza, atau hamburger telah mencetuskan produksi dopamine dalam striatum. Besar kecilnya dopamine tergantung pada besar kecilnya keinginan seseorang. Jika tak terkendali, yang terjadi adalah sejenis kecanduan. Seperti narkoba yang mempunyai efek meningkatkan dopamine dan menimbulkan kecanduan, nafsu makan juga bisa dikatakan sejenis ketagihan. Seperti pada orang-orang yang ketagihan makan coklat dan yang manis-manis. Bedanya, makanan mempunyai efek kadang-kadang saja.

Masalah seperti gangguan makan dan obesitas dapat timbul karena seseorang berusaha memenuhi semua keinginan yang muncul dalam pikiran dengan cara yang keliru yaitu dengan lari ke makanan. Karena lapar pikiran tidak ada batasnya, maka seseorang juga tak akan pernah kenyang dengan makanan apa pun yang dimakannya. Jadi, untuk menghindari masalah kelebihan berat badan, cara yang banyak dianjurkan adalah mencari cara lain yang dijadikan hobi untuk menyenangkan pikiran dengan sesuatu yang bukan makanan.

Category: Labels: | 0 Comments

1. Mengurangi Makan Tidak Otomatis Menurunkan Berat Badan
Dalam diet, yang penting adalah mengatur keseimbangan makanan. Melaparkan diri justru akan membuat Anda lemas dan tidak bersemangat karena pada dasarnya lapar adalah motivator untuk tetap bertahan hidup.

2. Gemuk Bukan Berarti Kelebihan Gizi
Banyak orang gemuk makan sebanyak orang dengan berat badan normal bahkan tak jarang orang yang mengalami obesitas ternyata mengalami malnutrisi atau kurang gizi karena memilih jenis makanan yang salah dan mempunyai kebiasaan makan yang keliru. Karena itu agar berat badan normal, pilihlah karbohidrat, protein, lemak, dan zat penunjang lain dengan tepat. Utamakan makanan yang segar dan hindari makanan yang sering dipanasi. Tubuh dapat berfungsi dengan baik jika kecukupan gizi terpenuhi yang bukan terlihat dari banyaknya makanan melainkan jumlah gizi yang dikonsumsi.

3. Makanlah dengan Tujuan Memiliki Badan Sehat
Makan atau menghindari makan agar badan menjadi langsing justru dapat menjadi beban dan berisiko besar untuk gagal. Yang sebaiknya dilakukan adalah menjadikan pola makan sehat sebagai bagian dari gaya hidup. Pilihlah pola makan yang tidak menyulitkan. Jika sesekali ingin makan steak, makanlah dengan porsi sedang dan ingat untuk selalu menyertakan sayuran. Nikmatilah rasa makanan sehingga efeknya akan terasa pada tubuh. Artinya, yang perlu diubah bukan makanannya tetapi tingkah laku terhadap makanan

4. Makanlah dengan Tenang
Yang tak kalah penting adalah cara makan yang tenang dan tidak terburu-buru sehingga makanan dapat dikunyah sampai halus. Dengan demikian, makanan dapat dicerna dengan baik sehingga menimbulkan rasa kenyang yang mencegah makan secara berlebihan.

5. Bedakan Lapar dengan Gejala Detoks
Jika seseorang makan makanan kurang gizi (makanan yang diproses, makanan tak alami) maka sel-sel tubuh akan menumpuk racun. Jika kemudian seseorang melakukan diet yang baik dengan meningkatkan konsumsi sayuran dan buah, maka tubuh akan melepaskan racun dan ampas dari dalam tubuh yang gejalanya menyerupai sakau. Proses yang dalam istilah kedokteran modern disebut withdrawal syndrome ini seringkali disalahartikan dengan lapar sehingga banyak orang yang mencoba mengatasinya dengan makan lagi. Akibatnya bukan menjadi langsing sebaliknya berat badan justru merangkak naik.

7. Jangan Tergantung pada Produk Makanan Diet
Makanan diet berupa minuman bergizi, susu kedelai, atau sup mungkin memang dapat menurunkan berat badan dalam waktu singkat namun biasanya setelah berhenti mengkonsumsinya berat badan akan kembali naik. Sementara itu mengkonsumsinya dalam jangka panjang akan beresiko kurang gizi. Karena itu makanan diet sebaiknya digunakan sebagai tambahan saja dan tetap memilih makanan alami yang terbaik bagi tubuh.

8. Berhati-hatilah dengan Obat Pelangsing
Obat pelangsing walaupun diresepkan dokter harus disikapi secara hati-hati terutama bila bermaksud mengkonsumsinya tanpa pengawasan dokter. Tidak semua orang dapat menyesuaikan diri dengan zat kimia yang terkandung dalam obat-obatan pelangsing. Tanyakan pada dokter, isi kandungan obat tersebut dan konsultasikan riwayat kesehatan Anda.

Category: Labels: | 0 Comments

Pengaturan gizi juga diperlukan pada penyakit tiroid. Pengaturan tersebut diperlukan untuk mencegah komplikasi berbahaya yang mungkin timbul. Pada hipertiroid dapat terjadi penurunan berat badan berlebih karena metabolisme tubuh yang meningkat. Bahayanya adalah banyak turun bukan lemaknya melainkan massa otot. Massa otot adalah protein yang jika turun terlalu banyak dapat menyebabkan kematian.

Kebalikan dari hipertiroid, pada penderita hipotiroid tubuh cenderung menjadi gemuk karena laju metabolisme menurun sehingga zat gizi makro (karbohidrat, protein, dan lemak)banyak yang dialihkan metabolismenya dan tertimbun dalam tubuh sebagai sel lemak. Akibat dari penumpukan sel lemak tersebut dapat mengakibatkan resistensi insulin (penyakit diabetes melitus) dan mempercepat aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah).

Kalau penderita sudah tahu gejala hipotiroid seperti cepat lelah, peningkatan berat badan padahal makan sama seperti biasa, serta depresi, sebenarnya sudah harus dilakukan pengaturan diet. Pada hipertiroid gejala akan lebih jelas seperti tremor (gemetar) dan gelisah. Pada keadaan tersebut, pengaturan makanan sudah diperlukan agar kelainan tidak berlanjut pada penurunan berat badan atau gangguan metabolisme energi.

Penderita hipertiroid harus menghindari penurunan berat badan yang terlalu drastis dengan menunjang pengobatannya. Waktu meminum obat harus benar-benar dipantau karena obat dapat mempengaruhi penyerapan zat gizi, contohnya seng, besi, dan yodium akan terganggu penyerapannya jika dimakan bersama obat. Jarak antara makan dan minum obat paling tidak antara 2-4 jam.

Pada hipertiroid dianjurkan menghindari makanan yang menyebabkan peningkatan aliran darah seperi kopi, coklat, teh kental. Peningkatan aliran darah akan menyebabkan naiknya laju metabolisme.

Penderita hipotiroid harus benar-benar mengontrol pola makannya. Timbang berat badan setiap satu kali seminggu untuk mengontrol adanya peningkatan berat badan atau tidak. kalau ada, porsi makan harus dikurangi namun dengan komposisi yang tetap yaitu 50-60% karbohidrat, protein 15%, dan lemak 25%. Waktu meminum obat seperti hormon tiroid harus 2-4 jam setelah atau sebelum makan.

Untuk hipotiroid harus dihindari makanan yang mengandung zat goitrogenik. Zat ini merupakan senyawa kimia beracum terhadap tiroid sehingga jika dimakan akan semakin memperburuk keadaan. Sebenarnya hampir setiap sayur pasti mengandung zat tersebut namun sayuran yang cukup banyak memilikinya antara lain bayam, brokoli, kangkung, dan kacang tanah. Kandungan paling banyak terdapat pada singkong. Kandungan zat goitogenik pada sayuran bisa dikurangi dengan proses memasak seperti sayur dicacah kemudian direbus.

Penderita hipotiroid dianjurkan untuk meningkatkan konsumsi mineral yang penting untuk mensekresi tiroksin dan mengubah tiroksin T4 jadi T3 seperti seng, selenium, dan coper yang banyak terdapat pada hati dan makan a yang bersumber dari daging hewan. Biasanya dianjurkan juga lebih banyak mengkonsumsi makanan laut seperti ikan, kerang, namun usahakan yang masih segar bukan yang sudah diolah seperti ikan asin.

Vitamin A dan asam lemak omega 3 juga penting untuk dikonsumsi. Hal itu disebabkan vitamin A dan asam lemak omega 3 bisa meningkatkan pengikatan hormon tiroid dalam proses metabolisme. Vitamin A banyak terdapat di sayuran berwarna oranye seperti wortel dan tomat sementara omega 3 banyak di ikan dan minyak goreng. Kandungan omega 3 akan lebih maksimal jika minyak goreng hanya digunakan untuk satu kali pemakaian.

Hypnolangsing merupakan sebuah program penurunan berat badan dengan menggunakan metode Hypnotherapy dan Neuro Linguistic Programming (NLP). Metode Hypnotherapy dan Neuro Linguistic Programming merupakan sebuah teknik untuk menjangkau pikiran bawah sadar, menginstal sebuah program di pikiran bawah sadar, lalu memodifikasi program tersebut dan memberikan pengarahan agar program ini dapat dilakukan dalam kehidupan pesertanya sehari-hari dengan mudah dan menyenangkan. Hypnolangsing hadir karena banyak problema di masyarakat mengenai berat badan. Misalnya pada program penurunan berat badan yang mengandalkan faktor eksternal malah menambah permasalahan baru yaitu ketergantungan alat dan obat. Atau ketika program diet yang dijalankan malah menjadikan tubuh merasa lemah dan dirasakan sebagai program yang sulit dan menyiksa.

Hypnolangsing bukanlah program yang membuat pemakainya tersiksa menghindari makanan tertentu ataupun mengkonsumsi banyak obat. Pada hypnolangsing, peserta ditekankan cara untuk mengkonsumsi sesuai dengan yang dibutuhkan. Maka titik berat program ini adalah perubahan gaya hidup menjadi lebih menghargai tubuh, mengasup makanan sesuai dengan yang diinginkan tubuh, mampu meredam keinginan makan secara emosi, juga ketagihan makanan tertentu. Dengan program ini diharapkan peserta memiliki gaya hidup sehat dan aktif. Prinsip program ini adalah "Gemuk Bukan Salah Anda, Tetapi Pikiran Bawah Sadar Andalah Yang Perlu Diprogram Kembali !"
Hypnolangsing dijalankan melalui prosedur yang telah dirancang secara ilmiah dan tidak menggunakan ritual-ritual tertentu yang dilarang agama apapun. Penghipnotis hanya melakukan proses inisiasi kesadaran tentang pengkonsumsian makanan dan berprilaku aktif sehari-hari dengan kesadaran yang dimasukkan ke dalam pikiran bawah sadar melalui 5 magic rules yang mudah dan menyenangkan. Semakin mudah dan menyenangkan sebuah program maka semakin permanen hasilnya. 

Untuk mengikuti program ini, peserta akan dibuatkan menjadi kelompok yang biasanya terdiri dari sepuluh orang atau lebih. Cara kerjanya dititikberatkan pada proses identifikasi dan edukasi pikiran bawah sadar kepada tiap peserta sehingga mampu menyingkirkan mitos-mitos keliru seperti "tubuh saya gemuk karena keturunan", "tulang saya besar, tidak mungkin memiliki tubuh langsing" dan lain sebagainya. Kemudian peserta diperkenalkan dengan 5 magic rules yang akhirnya membuat peserta mampu menjalankan program ini dengan menyenangkan. Hal ini dilakukan melalui tiga sesi pertemuan yang berjeda waktu beberapa hari dan melakukan instalasi serta variasi program. Metode ini sangat aman dan tidak menimbulkan efek samping karena metode ini tidak menggunakan obat atau alat tertentu. Metode ini juga efektif karena bersifat permanen yang artinya berhasil untuk jangka panjang.

Keberhasilan program antara satu orang dengan orang lain sangat mungkin berbeda. Tapi jangan khawatir akan gagal melaksanakan program ini karena selama peserta memiliki motivasi kuat untuk langsing maka lambat laun akan timbul kesadaran yang makin tinggi untuk langsing. Pada program ini juga disediakan sesi pemantapan pada peserta yang belum berhasil karena kondisi sugestivitas peserta pada satu kondisi tertentu bisa berbeda dan hal ini akan mempengaruhi proses terapi. Program ini tidak akan berhasil jika peserta tidak mengizinkan dirinya sendiri untuk berhasil. Yakinlah pada diri sendiri dan rileks selama mengikuti program ini maka peserta akan mendapatkan tubuh yang ideal dan sehat.

Category: Labels: | 2 Comments

Kata diet umumnya berkonotasi buruk di mata orang awam. Diet biasanya berarti makan sedikit, tidak enak, banyak larangan dan membosankan. Jadi memang diperlukan persiapan jika ingin berdiet. Padahal pengertian itu tidak bisa dibenarkan. Diet adalah kombinasi makanan dan minuman di dalam hidangan makan yang dikonsumsi sehari – hari. Bukan mempunyai arti tidak makan atau mengurangi intensitas untuk makan agar berat badan turun. Berdiet tidak perlu persiapan khusus dan harus dilakukan oleh semua orang karena memang setiap orang perlu melakukan pengaturan pola makan. Pada umumnya orang mengatakan diet adalah diet untuk menurunkan berat badan. Padahal manfaat diet tak hanya itu saja. Diet yang seimbang akan membuat badan kita pun terjaga kesehatannya.

Diet adalah pengaturan pola makan yang dalam pengaturannya tergantung dari kebutuhan nutrisi yang diperlukan individu tersebut. Misalnya diet rendah kalori, diet untuk penderita penyakit diabetes mellitus (kencing manis), diet untuk orang yang menderita sakit jantung atau ginjal dan lainnya. Artinya, bagi yang sehat harus mengatur pola makan sesuai kebutuhannya, sedangkan diet penyakit tertentu harus dilakukan oleh penderita yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi saat menderita penyakit tersebut.

Sekarang ini ada berbagai macam pola diet. Sebut saja diet rendah protein yang biasanya diberikan pada orang – orang gangguan fungsi ginjal atau penyakit lain yang berhubungan dengan organ tersebut. Diet rendah lemak yang biasanya disarankan untuk orang – orang yang kegemukan, penderita diabetes, jantung dan kolesterol tinggi. Lalu diet rendah karbohidrat dan diet rendah kalori yang biasanya diberikan pada orang yang ingin menurunkan berat badan.

Diantara pilihan diet, yang dapat dijalankan adalah yang sesuai dengan kemampuan diri kita. Dalam memilih diet untuk dijalankan, penting untuk memilih diet yang paling mudah dan nikmat dilaksanakn dalam waktu jangka panjang, sehat dan tidak mengakibatkan kekeurangan zat gizi. Hal ini penting karena proses penurunan berat badan adalah suatu proses jangka panjang. Diet paling sederhana, mudah dilaksanakan tanpa harus menderita dan enak adalah pola makan sehat dengan diet rendah lemak sedang (moderate low fat diet). Tidak perlu persiapan khusus untuk melaksanakan diet rendah lemak sedang.

Para dokter menyarankan diet yang harus dilakukan adalah diet gizi seimbang yaitu melakukan diet dengan total asupan per harinya dikurangi sekitar 500 – 1000 kalori, namun tetap lengkap zat gizinya. Cara sederhananya adalah dengan tetap mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein dan lemak. Komposisinya, karbohidrat 50 – 65%, protein 12 – 15%, lemak 20 – 25%. Perlu diingat bahwa kebutuhan kalori setiap orang berbeda. Hal ini dilihat dari umur, jenis kelamin, tinggi badan , berat badan serta sakit yang diderita.

Mengenai patokan diet gizi seimbang harus disesuaikan dengan kebutuhan akan nutrisi masing – masing orang, yang ditentukan oleh :
  1. Umur
Anak – anak dan remaja membutuhkan zat gizi untuk pertumbuhan, perkembangan, dan aktivitas fisik sehingga kebutuhan energinya lebih banyak. Untuk orang dewasa, kebutuhan energi tergantung dari aktivitas fisik, yaitu banyaknya aktivitas yang melibatkan fisik dan banyaknya kebutuhan oksigen. Oleh karena itu diet harus disesuaikan dengan umur. Sebuah contoh, diet rendah karbohidrat tentunya tidak boleh dilakukan oleh anak – anak.

  1. Jenis kelamin
Laki – laki pada umumnya memerlukan energi lebih banyak daripada perempuan. Hal ini dikarenakan laki – laki lebih banyak bergerak dibandingkan dengan perempuan. Tinggi badan dan berat badan juga berpengaruh terhadap kebutuhan energi. Semakin tinggi dan semakin berat, kebutuhan energi juga harus ditambah.

  1. Aktivitas atau pekerjaan
Makin banyak menggunakan aktivitas fisik, maka energi yang dibutuhkan juga banyak.

Pada orang yang kelebihan berat badan, yaitu orang yang perhitungan indeks massa tubuhnya (IMT) bernilai lebih besar dari 23 kg/m2, maka disarankan untuk melakukan diet rendah kalori. Tujuannya adalah menurunkan IMT menjadi dalam batas normal, yaitu 18,5 – 22,9 kg/m2. Indeks massa tubuh dapat ditentukan dengan cara membagi berat badan tubuh (dalam kilogram) dengan kuadrat tinggi badan (dalam meter). Berikut ini merupakan kriteria penggolongan IMT.
  • Di bawah normal : perempuan < 18, pria < 19
  • Normal            : perempuan 19 – 25, pria 20 – 25
  • Kegemukan     : perempuan 26 – 30, pria 26 – 30
  • Obesitas          : perempuan 30, pria 30
Kriteria IMT normal Asia – Pasifik 18,5 – 22,9. Kriteria IMT normal WHO 18,5 – 24,9.

Jika seseorang ingin melakukan diet maka disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter dan disarankan ke dokter spesialis gizi. Tujuannya agar proses diet tetap di bawah pengawasan dokter yang bersangkutan. Hal ini dikarenakan pola diet yang akan dijalani setiap orang memiliki perbedaan, apalagi jika memiliki penyakit. Belum lagi jika harus mengkonsumsi obat – obatan karena tidak boleh sembarangan mengkonsumsi obat dan tidak semua obat diet dapat dikonsumsi untuk semua orang. Jangan lupa pula bahwa orang yang melakukan diet harus berolahraga.

Selama masa diet cobalah untuk mulai mengadopsi pola makan sehat sehingga menjadi gaya hidup yang diterapkan untuk seumur hidup. Setiap kali makan atau  minum diusahakan untuk selalu melaksanakan pedoman pola makan sehat. Walaupun sesekali boleh saja ada pelanggaran seperti pada acara keluarga, reuni, atau ketika bepergian. Pada masa penurunan berat badan diperlukan juga peningkatan aktivitas fisik seperti jalan kaki, senam, atau bahkan mengikuti program fitness.

Dalam menjalankan diet,perlu diperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, misalnya karbohidrat, pilihlah karbohidrat kompleks yang proses penyerapannya di usus memerlukan waktu, seperti havermut, roti gandum, nasi merah, dan lainnya. Pilihlah protein yang lebih rendah lemaknya seperti ikan, ayam, putih telur, tahu, tempe dan lainnya. Tambahkan pula sedikit lemak, misalnya dengan menambahkan sedikit olive oil/canola oil pada salad.

Makanan yang harus dihindari adalah makanan tinggi kalori seperti makanan yang banyak mengandung minyak dan gula. Seperti halnya makanan tinggi minyak, segala sesuatu yang digoreng (kerupuk, keripik, tahu dan tempe goring, batagor, pastel, risoles, kroket, perkedel, ayam goreng, organ dalam hewan seperti hati dan usus, kaki, kulit, sayap, buntut, dan iga). Selain itu hindari makanan dan minuman tinggi gula, semua minuman ringan dengan gula asli ( kecuali bila memakai pemanis buatan rendah kalori) dan jus buah  dengan tambahan gula, kue, biskuit, coklat. Bila Anda ingin makan kue atau coklat, konsumsilah sedikit saja misalnya 2 – 3 keping kecil. Mengurangi asupan makanan berlemak dan berkadar gula tinggi akan sangat banyak mengurangi asupan kalori harian tanpa harus menderita kelaparan atau kekurangan gizi yang bisa menyebabkan gampang jatuh sakit.

Sebagai langkah awal, cobalah menghilangkan kebiasaan mengemil kue – kue dan permen coklat. Cobalah menggantinya dengan buah. Lalu hindarilah minuman yang mengandung gula seperti soft drink atau teh manis. Gantilah minuman tersebut dengan air putih atau jus buah tanpa disaring dan tanpa gula. Lalu kemudian mengurangi porsi dari yang biasa dikonsumsi,misalnya hanya mengkonsumsi tiga perempat dari porsi biasa.

Makanan yang harus diperbanyak adalah makanan sehat. Sebaiknya dalam porsi seimbang. Asupan serat makanan diperbanyak dengan cara makan sayur setengah sampai satu gelas (gelas belimbing) setiap kali makan dan makan 1 buah ukuran sedang setiap kali cemilan pada saat pergantian waktu makan. Jangan lupa juga asupan kalsium yang cukup dari 2 gelas susu rendah lemak atau tanpa lemak yang tinggi kalsium.  Semua itu tergantung aktivitas fisik, usia, dan jenis kelamin Anda. Jika Anda masih kesulitan mengatur pola makan, mintalah bantuan dokter gizi untuk membantu menentukan porsi makan harian Anda. Sebenarnya tidak ada makanan yang paling baik atau paling buruk, yang penting mengkonsumsinya sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.

Mengenai perhitungan/penjabaran jumlah kalori tiap – tiap bahan makanan dapat ditemui pada table atau buku tentang kalori makanan dan minuman yang banyak beredar di toko buku. Memang tidak perlu menjadi seorang ahli gizi untuk memulai pola makan sehat. Secara ilmiah, asupan kalori selama masa penurunan berat badan sebaiknya dibatasi antara 1200 – 1500 kkal/hari, agar terjadi penurunan berat badan dan gizi tetap terjaga dengan baik. Kenyataannya, cukup mengurangi 500 – 1000 kkal/hari dari asupan rata – rata harian agar terjadi penurunan berat badan antara 0,5 – 1 kg/minggu.

Telah terbukti secara teori dan penelitian bahwa dasar dari diet seimbang adalah piramida makanan. Penggambaran diet yang seimbang sebagai berikut.
  • Pada dasar piramida ada kelompok karbohidrat (nasi, roti, mie, bihun, pasta, sereal). Dasar piramida merupakan sumber energi utama. Jumlah yang dapat diasup dari kelompok ini berkisar 60 – 70 % dari total kalori.
  • Baris kedua adalah kelompok sayur dan buah yang merupakan sumber vitamin dan serat. Kelompok ini masih boleh diasup dengan porsi banyak tetapi tak sebanyak porsi karbohidrat. Sayur - sayuran perlu diasup lebih banyak.
  • Baris ketiga merupakan kelompok sumber protein dan mineral. Terbagi dua yaitu makanan yang bersumber dari protein hewani dan nabati, serta susu dan produknya. Kelompok ini mengandung cukup banyak lemak, oleh karena itu kebutuhannya lebih sedikit dan jumlah yang dapat diasup adalah 10 – 15%.
  • Kolom puncak terdiri atas kelompok lemak dan minyak. Didalamnya termasuk antara lain : minyak goreng, lemak dari daging sapi/ayam, saus salad, minuman bersoda, permen dan coklat. Kelompok ini menghasilkan banyak kalori namun sedikit kandungan zat gizinya. Maka dianjurkan untuk mengkonsumsi sedikit saja, jumlah yang dapat diasup 20 – 25 %.

Orang yang ingin melakukan diet, perlu juga memperhatikan proses makanan yang akan dikonsumsi. Lebih baik memasak makanan dengan cara ditumis, kukus, pepes, tim atau sop. Lalu hindarilah makanan yyang digoreng dan bersantan. Apalagi jika santannya kental, sebab hal ini akan menaikkan kalori.

Jika sudah mencapai  berat normal, maka sebaiknya tetap memperhatikan makanan yang dikonsumsi dan jangan lupa untuk tetap berolahraga agar menjaga metabolisme badan tidak turun. Hal itu dikarenakan jika metabolisme badan turun, maka akan menyebabkan berat naik lagi. Apalagi jika makanan yang dikonsumsi masih sama atau bahkan lebih banyak. Selain itu aktivitas yang biasanya dilakukan tidak boleh terhenti. Penurunan berat badan akan diikuti oleh mekanisme pertahanan tubuh untuk mengembalikan berat badan yang hilang. Akibat terpedaya tidak mempertahankan berat badan yang sudah dimiliki, sering terjadi kenaikan berat badan setelah penurunan berat badan. Misalnya malas berolahraga karena merasa sudah memiliki tubuh yang ideal. Mekanismenya adalah adanya peningkatan nafsu makan dan penurunan tingkat kecepatan pembakaran tubuh (metabolisme tubuh). Karena itu penting tetap mengikuti pola makan sehat yang dianjurkan untuk penurunan berat badan seumur hidup agar memiliki berat badan yang stabil dan tubuh ideal. Sertai pula sengan aktivitas fisik.

Dalam berolahraga, disarankan untuk melakukan olahraga 5 kali dalam seminggu selama 1 jam atau dapat juga membiasakan diri untuk melakukan olahraga rutin setiapa hari selama 30 menit/hari. Olahraga yang dilakukan cukup dalam bentuk jalan cepat atau sepeda, berenang, atau bila ke tempat kebugaran dapat melakukan olahraga misalnya treadmill,crosstrainer, sepeda statis dan lainnya.

Penurunan berat badan itu penting karena resiko untuk terkena berbagai penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, jantung, kencing manis dan lain – lain akan meningkat bila seseorang kelebihan berat badan. Resiko itu akan semakin meningkat bila lingkar pinggang lebih besar dari 90 cm pada pria dan 80 cm pada wanita. Ada pula hal penting lainnya yang harus diingat yaitu menghitung kalori dalam makanan bukanlah suatu hal yang mudah apalagi untuk orang awam. Karena itu penting untuk berkonsultasi dengan pakar gizi sebelum memulai program diet agar dapat dievaluasi pola makan hariannya.

Category: Labels: | 2 Comments

Anda bisa jadi sudah mendengar tentang herbal pelangsing. Betapa tidak, banyak iklan di media massa setiap harinya yang mempromosikan berbagai produk yang mengklaim mengandung berbagai bahan alam yang bermanfaat untuk melangsingkan tubuh. Sekilas, bila kita mendengar kata alamiah, kita merasa yakin bahwa hal tersebut pastilah aman. Padahal tak melulu rumus itu yang berlaku. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dalam pemanfaatan bahan – bahan alam untuk tubuh, apalagi bila produk tersebut dikonsumsinya setiap hari. Bagaimana produk tersebut mempengaruhi sistem organ tubuh haruslah benar – beanr dimengerti. Masalahnya, masih jarang produk tradisional yang telah menjalani riset atau penelitian ilmiah. Walhasil efektivitas dan keamanannya masih bersifat meraba – raba.

Selama ini produk yang sudah dikeluarkan untuk melangsingkan tubuh adalah dalam bentuk teh dan minuman yang mengandung antara lain daun jati belanda. Itupun sebenarnya bukan secara langsung untuk melangsingkan tubuh melainkan melalui proses penghambatan absorpsi nutrisi terutama lemak dalam saluran cerna oleh bahan yang terkandung dalam daun jati belanda. Daun teh jati belanda memiliki kandungan zat tannin yang tinggi. Zat tannin dalam saluran cerna dapat menyerap nutrisi, protein atau karbohidrat yang dikonsumsi. Jadi, teh daun jati belanda itu bukan langsung membuat orang gemuk jadi kurus tapi lebih pada menghambatan penyerapan makanan yang dikonsumsi sehingga pada proses yang lama akan menimbulkan gangguan absorpsi nutrisi dan dapat mengganggu keseimbangan tubuh.

Meskipun teh daun jati belanda bisa dikatakan sebagai herbal pelangsing, jika orang yang telah berhasil langsing tapi berhenti mengkonsumsi maka tidak menutup kemungkinan berat badan akan naik lagi. Hal itu dikarenakan sudah tidak adanya proses penghambat penyerapan nutrisi dalam tubuh.

Uji keamanan teh daun jati belanda memang sudah lama ada akan tetapi uji klinik untuk kasus obesitas atau efeknya sebagai pelangsing belum pernah dilakukan. Selama ini yang dilakukan adalah uji farmakodinamik pada hewan dan penggunaan herbal pelangsing secara empiris dan turun temurun. Mekanismenya untuk melangsingkan tubuh pun belum teruji karena belum ada tolok ukurnya. Untuk menghambat proses penyerapan memang sudah teruji. Tidak hanya teh daun jati belanda, herbal lain pun belum ada lagi yang teruji untuk melangsingkan tubuh. Masyarakat sebaiknya waspada terhadap herbal lain. Apalagi jika herbal tersebut memiliki efek diuretik yaitu kencing terus menerus dan efek pencahar.

Selain herbal pelangsing, masyarakat juga mengenal jenis jamu - jamuan. Jamu memang memiliki efek yang lama akan tetapi demi mendapatkan hasil yang cepat, ada oknum yang mencampurkan antara herbal dengan obat konvensional (bahan kimia obat) yang seharusnya tidak boleh dicampurkan ke dalam herbal pelangsing. Bila itu dilakukan maka dapat membahayakan penggunanya karena belum diketahui interaksi yang dapat terjadi antara herbal dengan obat – obat konvensional. Selain itu kandungan serat didalam jamu terdiri dari berbagai campuran beberapa tanaman yang dapat menarik cairan di rongga usus. Bahkan pada beberapa tanaman memang berkhasiat sebagai pencahar atau diuretik yang dapat menyebabkan dehidrasi bila dikonsumsi tanpa aturan dan takaran yang benar. Diare akibat efek pencahar dan atau kencing yang berlebihan (diuresis) akibat  efek diuretik dari tanaman obat akan mengakibatkan dehidrasi karena kehilangan cairan dan elektrolit seperti kalium dan natrium. Karena itu perlu perhatian khusus bagi pengguna jamu pelangsing yang mempunyai kelainan pada jantung atau ginjal. Efek terhadap proses penyerapan nutrisi dan atau terjadinya diare atau diuresis itu berbeda pada tiap individu tergantung mekanisme penyerapan pada usus atau metabolisme jamu pelangsing, terutama pada usia lanjut.

Selain herbal pelangsing dan jamu, banyak  pula beredar obat – obat kimia yang juga ditujukan untuk hal serupa. Walau seharusnya dikonsumsi dengan pengawasan dokter tapi tampaknya obat – obat tersebut dapat dengan mudah dibeli oleh mereka yang berminat. Hal itulah yang perlu diwaspadai. Obat kimia untuk melangsingkan tubuh memiliki efek yang cukup beragam. Kadang timbul dampak yang bisa membahayakan pemakainya, apalagi jika sudah ada penyakit atau sedang dalam pengobatan lainnya. Jadi, sebelum mengkonsumsinya, haruslah berkonsultasi dahulu dengan dokter dan jangan sampai lepas kontrol.

Penggunaan obat pelangsing secara medis memang diperbolehkan. Tetapi peranan obat – obat tersebut harus ditempatkan sedemikian rupa dan dipakai secara proporsional. Hal ini mengingatkan makin banyaknya obat pelangsing yang beredar namun tidak memenuhi syarat secara klinis. Obat pelangsing di dunia kedokteran bermacam – macam. Meski begitu, obat pelangsing yang direkomendasikan dari sisi kedokteran hanya 3 jenis, yaitu :
1.                  Obat pelangsing yang bekerja menghambat enzim pencernaan. Obat itu bekerja pada saluran pencernaan dengan cara menghambat penyerapan lemak. Lemak dilarutkan bersama obat yang kemudian dikeluarkan bersama kotoran.
2.                  Obat pelangsing yang bekerja mengatur dan membatasi nafsu makan. Obat itu bekerja pada susunan saraf pusat yaitu dengan mengendalikan nafsu makan seseorang.
3.                  Obat pelangsing yang membuat pengosongan lambung lebih lama. Obat itu bekerja pada lambung dengan cara memperlambat proses pengosongan lambung sehingga rasa lapar dating lebih lama.

Kebanyakan orang berpatokan bahwa obat pelangsing yang bagus adalah yang cepat memberikan efek yaitu turunnya berat badan yang banyak dalam jangka waktu yang singkat. Hal ini salah. Obat pelangsing bekerja dengan membakar lemak. Jika pembakaran tersebut tidak sempurna akan menghasilkan produk pembakaran yang tidak sempurna pula. Hal ini malah akan membuat munculnya banyak penyakit. Secara medis obat pelangsing bekerja secara pelan yaitu 4-6 bulan. Dengan perkiraan penurunan berat badan sekitar 10-20%.

Untuk penggunaan obat pelangsing, seseorang harus terlebih dahulu mengerti peranan obat pelangsing yang sebenarnya. Obat pelangsing memiliki 2 peranan yaitu :
  1. obat sebagai lini pertama atau primer, maksudnya obat mulai dapat diberikan untuk pasien yang memiliki kepatuhan jelek.
  2. obat sebagai pelengkap yaitu obat yang dapat diberikan pada pasien yang telah melakukan terapi gizi dan olahraga namun tidak ada perubahan terhadap tubuhnya.

Selain memperhatikan kedua hal di atas, juga harus diperhatikan penyakit yang dimilikinya saat itu. Seseorang tidak boleh mengkonsumsi obat pelangsing bila memiliki kondisi (penyakit atau sedang minum obat lain dalam masa pengobatan) yang kontraindikasi terhadap obat tersebut. Jika dipaksakan malah bisa membuat parah penyakitnya. Setiap individu akan mengalami efek samping yang berbeda. Obat pelangsing yang diberikan dokter sudah teruji keamanannya serta efek sampingnya sangat kecil. Biasanya hanya keluhan ringan seperti pusing dan mual. Untuk mengantisipasi efek – efek tersebut, dapat dilakukan penyesuaian dosis atau penyesuaian cara minum.

Obat pelanggsing dapat dimanfaatkan selama memilki kandungan yang tidak berbahaya. Sayangnya kebanyakan obat pelangsing yang ada di pasaran memiliki kandungan yang belum tentu dapat dibenarkan secara klinis. Sangat disayangkan dengan maraknya obat golongan diuretik yang beredar bebas di pasaran padahal obat golongan tersebut (furosemid, aldacton) dianggap sangat berbahaya dan semua jajajran medis sangat mengecamnya bila tetap digunakan sebagai obat pelangsing. Obat dari golongan diuretik merupakan obat yang bekerja dengan cara mengurangi penyerapan cairan. Setelah cairan terbuang maka pasien akan mengalami dehidrasi kemudian barulah akan terjadi pembakaran lemak. Kondisi ini bukan membuat pasien langsing untuk meningkatkan kesehatan namun justru menimbulkan penyakit ginjal dan bisa – bisa merampas nyawa.

Golongan diuretik selain mampu membuat dehidrasi, sifat kerjanya yang mengurangi cairan dapat merusak keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Jika elektrolit dalam tubuh terganggu maka akan mengangguu sistem organ tubuh lainnya. Salah satu elektrolit yang penting adalah kalium yang berfungsi sebagai proses hantaran listrik di jantung. Jika obat pelangsing merusak keseimbangan elektrolit termasuk kalium maka dapat terjadi gangguan di jantung bahkan bisa menyebabkan kematian.

Selain obat dari golongan diuretik, suplemen tiroid juga dilarang keras penggunaannya untuk melangsingkan tubuh. Obat golongan tiroid akan memacu kerja jantung serta meningkatkan metabolisme tubuh. Hal itu akan menyebabkan efek samping ke seluruh tubuh.

Untuk mencapai kesuksesan upaya pelangsingan secara optimal, tujuan pelangsingan tubuh harus juga benar dan terencana. Mengembalikan arti langsing sendiri sangat penting, yaitu tidak hanya turun berat badan saja tetapi juga meningkatkan kualitas kesehatan seseorang. Oleh sebab itu dalam melakukan proses pelangsingan tubuh yang baik benar serta aman harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter. Cobalah melakukan kendali dengan tetap mengikuti aturannya. Jangan mengambil jalan pintas untuk memperoleh hasil yang cepat tetapi tidak tepat dan tak lupa untuk melengkapinya dengan berolahraga secara teratur.

Category: Labels: | 0 Comments

Kegemukan (obesitas) terkait 2 hal yakni asupan makan berlebihan dan aktivitas fisik yang kurang. Obesitas terjadi karena ketidakseimbangan asupan makanan yang melebihi kebutuhan tubuh dalam jangka waktu tertentu, yang menyebabkan terjadinya akumulasi lemak tubuh secara berlebihan sehingga berat badan meningkat. Faktor genetik juga berpengaruh terhadap obesitas. Selain itu ada juga faktor resiko lain yang dapat menyebabkan obesitas misalnya faktor psikologis, kehamilan, konsumsi alkohol, merokok, dan faktor usia. Beberapa jenis obat juga bisa mengakibatkan peningkatan berat badan, diantaranya obat golongan steroid dan obat untuk mengatasi depresi (tricylic antidepressants). Hal lain yang menyebabkan obesitas adalah adanya kelainan tubuh. Misalnya penurunan fungsi kelenjar tiroid, peningkatan produksi hormon kelenjar adrenal (penyakit Cushing). Bahkan gangguan keseimbangan hormon seperti pada penyakit sindrom ovarium polikistik juga bisa mengakibatkan peningkatan berat badan.

Oleh karena itu berat badan ideal sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan. Berat badan ideal juga dapat membuat Anda lebih percaya diri dalam pergaulan. Untuk mengetahui apakah berat tubuh Anda termasuk ideal atau tidak, cara yang paling mudah adalah mengukur indeks massa tubuh (IMT). Berbagai penelitian menyebutkan bahwa berkurangnya berat badan sekitar 5 – 15 % dalam 6 bulan sangat bermakna untuk kesehatan. Penurunan berat badan yang aman sekitar 1 kg per minggu. Ada 4 program untuk melawan kegemukan yaitu pengaturan pola makan, olah raga, berpikir positif, dan penunjang.

Pengaturan pola makan adalah makan yang seimbang. Bagi yang sudah obesitas, konsumsi lemak wajib dikurangi. Agar sukses menjalankan program tersebut, diperlukan komitmen dan disiplin yang tinggi. Bagi yang menderita kegemukan atau penyakit lain seperti kencing manis, dianjurkan berkonsultasi lebih dahulu dengan ahli gizi. Untuk menjaga berat badan ideal, Anda harus mengetahui hubungan antara kalori yang diperoleh dengan kalori yang dikeluarkan tubuh saat melakukan kegiatan. Dengan menghitung perkiraan kalori tersebut, Anda dapat memperhitungkan berapa banyak kalori yang masuk dan berapa banyak kalori yang harus dikeluarkan. Diet dengan puasa mati – matian adalah salah besar sebab tubuh memerlukan energi. Dengan puasa secara ekstrim, kebutuhan energi yang diperlukan tubuh tidak terpenuhi dan dapat menyebabkan sakit.

Program kedua adalah olahraga. Banyak yang salah kaprah mengartikan semakin berat olah raga, semakin banyak kalori yang hilang, maka penurunan berat badan dapat dicapai dengan mudah. Hal tersebut tidak benar. Olahraga yang penting dilakukan untuk melawan kegemukan adalah olahraga ringan sampai sedang yaitu jalan kaki, kalau bisa jalan cepat, naik tangga, atau aktivitas lain yang berhubungan dengan pekerjaan. Aktivitas yang dilakukan secara teratur sangat membantu mempertahankan berat badan. Olahraga harus selama 30 menit terus menerus atau lebih per hari dan dilakukan 3 – 5 kali per minggu. Olah raga yang terlalu berat justru dapat membahayakan karena dengan aktivitas fisik berat dapat meningkatkan kadar radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas itulah yang berpotensi menimbulkan penyakit seperti kencing manis, tekanan darah tinggi (hipertensi), dan penyakit sendi (osteoarthritis). Anda harus tetap bergerak karena semakin banyak berdiam diri, semakin sedikit kalori yang dikeluarkan. Artinya semakin besar kemungkinan berat badan bertambah

Selanjutnya adalah pola pikir yang positif. Banyak pasien obesitas berpikir kalau kegemukannya tidak dapat diatasi karena gemuk sejak kecil, atau sudah keturunan. Itu salah. Untuk menurunkan berat badan pikiran positif sangat diperlukan. Motivasi jelas penting untuk menjaga komitmen dan kedisplinan. Oleh karena itu selalulah berpikir positif bahwa program penurunan badan tersebut bermanfaat untuk menurunkan obesitas.

Langkah terakhir adalah penunjang. Banyak yang salah dengan mendahulukan tahap ini tetapi mengabaikan pola makan, olah raga dan berpikir positif. Penunjang adalah konsumsi obat – obat atau tindakan baik operatif atau non operatif yang dapat membantu menurunkan berat badan, jadi yang utama tetap 3 program yang telah disebutkan sebelumnya. Penunjang hanya bersifat membantu bila target penurunan berat badan belum tercapai dengan 3 tahap utama tersebut. Jika obesitas sudah berlebihan dan mengakibatkan masalah serius, tindakan pembedahan baru diperlukan. Parahnya, banyak obat atau zat yang sebenarnya tidak diindikasikan untuk menurunkan kadar lemak atau berat badan  digunakan oleh masyarakat untuk mengatasi obesitas. Beberapa zat dan obat yang disalahgunakan adalah obat diuretik (obat darah tinggi), amfetamin, efedrin (obat dekongestan), obat pencahar, dan kafein. Penyalahgunaan tersebut bukanlah solusi yang tepat bahkan salah.

Penunjang boleh dilakukan tetapi harus diawasi dan dilakukan oleh ahlinya. Beberapa obat yang dapat membantu menurunkan berat badan antara lain dengan obat  - obatan yang berfungsi sebagai penekan selera makan atau penghambat penyerapan lemak dan karbohidrat  seperti phentermine, sibutramin, mazindol, phaesolamin vulgaris, dan orlistat.

Orlistat prinsip kerjanya menghambat enzim lipase pancreas, enzim yang dihasilkan pancreas berguna untuk memecah lemak sebelum dicerna tubuh. Dengan dihambatnya enzim ini di dalam saluran cerna, sebagian besar lemak tidak dipecah dan diserap masuk ke dalam tubuh. Lemak yang diserap tersebut langsung dibuang melalui kotoran. Dengan obat ini dapat terjadi penurunan penyerapan lemak sampai 30 %. Efek sampingnya terjadi peningkatan gerakan usus dan tinja terasa berlemak, membuat rasa kurang nyaman saat buang air besar. Efek samping ini akan semakin terasa jika konsumsi lemak makin meningkat. Penggunaan obat ini juga bisa mengakibatkan beberapa vitamin penting mengalami gangguan penyerapan sehingga dokter biasanya merekomendasikan konsumsi suplemen multivitamin.

Sementara sibutramin, menurunkan energi intake dan mempertahankan penurunan pengeluaran energi setelah penurunan berat badan. Pada penelitian ternyata terbukti sibutramin menurunkan asupan makanan dengan cara mempercepat timbulnya rasa kenyang dan mempertahankan penurunan pengeluaran energi setelah penurunan berat badan. Efek samping akibat obat ini diantaranya peningkatan tekanan darah, sakit kepala, mulut kering, konstipasi dan insomnia (gangguan tidur).

Sekali lagi, penggunaan dan pelaksanaannya harus berdasarkan konsultasi dokter dan harus mengikuti petunjuk dokter. Penunjang tersebut belum tentu efektif melawan obesitas sampai ke akarnya. Jalan terbaik untuk terhindar dari obesitas adalah melakukan gaya hidup sehat.

Tips untuk mengurangi berat badan
  1. Perhatikan menu harian.
Cobalah untuk menyusun menu berdasarkan kebutuhan kalori. Misalnya untuk sarapan membutuhkan teh manis, sepiring nasi dan lauknya, serta roti dengan mentega dan coklat. Hitung berapa asupan kalori dari menu tersebut (perhitungan kalori dapat diperoleh dari buku gizi dan nutrisi). Untuk makan siang dan malam juga demikian. Cobalah untuk menghitung kalori dari variasi makanan yang Anda makan. Dengan demikian Anda dapat memperhitungkan berapa banyak kalori yang masuk dalam 1 hari.
  1. Perhatikan pula peningkatan asupan karbohidrat kompleks dan serat dengan memperbanyak sayuran dan buah - buahan. Hindarilah karbohidrat sederhana (gula/makanan manis), kurangi lemak dan minyak atau gorengan
  2. Jika memungkinkan sebaiknya juga membuat perkiraan kalori dalam makanan saat Anda makan di luar.
Perhatikan bahwa minuman bersoda juga mengandung kolesterol dan kalori yang cukup tinggi. Simpan makanan yang diperlukan saja jangan menyimpan makanan untuk cemilan seperti coklat, minuman bersoda, es krim, atau makanan dan minuman lain yang dapat menambah asupan kalori.
  1. Saat makan di restoran, cobalah mengkonsumsi setengah porsi dari menu yang disediakan.
Jika memungkinkan mintalah agar setengah makanan dikemas untuk dibawa ke rumah. Saran ini mungkin kurang nyaman, namun setidaknya Anda dapat menahan asupan kalori.
  1. Hindari makan sambil menonton televisi.
Cobalah makan di meja makan. Kebiasaan makan sambil menonton televisi, terlebih bila bersamaan dengan cemilan akan membuat kalori yang masuk lebih besar.
  1. Realistis dalam menurunkan berat badan.
Terlalu berlebihan dalam mengurangi makanan dapat membuat Anda tertekan, bahkan dapat menimbulkan depresi.
  1. Mintalah dukungan keluarga atau teman dekat.
  2. Hidup aktif dengan melakukan aktivitas yang mungkin Anda anggap sederhana namun dapat mengeluarkan banyak kalori seperti melakukan pekerjaan rumah tangga, berkebun, ataupun mencuci mobil, naik tangga, menonton televisi tidak menggunakan remote control, memarkir mobil agak jauh dari pintu masuk, atau kegiatan kecil lainnya.
  3. Jika cuaca buruk dan Anda tidak dapat melakukan aktivitas di luar, cobalah untuk melakukan aktivitas di dalam ruangan.

Category: Labels: | 0 Comments

Secara umum, penurunan berat badan sampai 1 kilogram dalam 1 minggu sudah cukup sebagai parameter keberhasilan penurunan berat badan. Namun perlu dicatat bahwa penurunan berat badan bersifat individual. Bergantung pada umur, berat badan awal dan adanya usaha penurunan berat badan sebelumnya serta ada tidaknya penyakit penyerta. Sasaran penurunan berat badan yang realistik adalah 5 - 10% dari berat badan awal dalam kurun waktu 6 – 12 bulan. Belakangan ini muncul beragam teknik penurunan berat badan. Semua metode memiliki karakteristik tersendiri. Keberhasilan dari metode yang akan Anda pilih tergantung seberapa besar motivasi Anda. Seseorang bisa mempunyai motivasi kuat bila dia memahami pentingnya mengatur diet untuk kesehatannya. Pengaturan diet harus menyenangkan dan tidak menyiksa serta tidak membosankan.

I. INTERVENSI DIET

Metode ini tidak memerlukan biaya sama sekali. Yang dibutuhkan hanya kemauan kuat untuk menurunkan berat badan menjadi sehat. Lamanya penurunan berat badan menggunakan intervensi diet ini tergantung dari banyaknya berat badan yang akan diturunkan. Ada banyak jenis diet untuk penurunan berat badan. Salah satunya adalah diet rendah kalori.

Pengaturan asupan makanan dengan diet rendah kalori dilakukan untuk menurunkan dan mengontrol berat badan ideal. Diet rendah kalori ini digolongkan menjadi 3 jenis, yaitu :
  1. Diet rendah kalori I dengan asupan kalori perhari 1200 kalori, jenis ini mampu menurunkan berat badan dengan cepat namun beresiko tubuh kekurangan vitamin B kompleks. 
  2. Diet rendah kalori II dengan asupan kalori 1500 kalori terbukti efektif menurunkan berat badan. 
  3. Diet kalori golongan III dengan asupan 1700 kalori/hari, diet golongan ketiga asupan kalorinya lumayan banyak sehingga harus diimbangi dengan olahraga teratur agar lebih efektif menurunkan berat badan.
Dari ketiga jenis ini. Diet golongan II paling banyak dilakukan karena tidak terlalu sedikit sehingga tidak menimbulkan rasa terlalu lapar bagi yang menjalaninya.

Tips sukses diet rendah kalori
  • Konsultasi ke dokter Anda dan targetkan penurunan berat badan yang ingin dicapai.
  • Makan jangan tergesa – gesa dengan suapan tidak besar agar dapat mempengaruhi volume makanan.
  • Bila nonton tv dan membaca jangan sambil mengemil.
  • Hindari cemilan berkalori tinggi ( tinggi lemak dan tinggi gula) seperti gorengan, makanan bersantan, makanan cepat saji berlemak tinggi, biscuit, krim, cake, minuman manis, kue – kue manis berbahan tepung, coklat dan es krim. Walaupun dikonsumsi sedikit, bahan – bahan pangan ini berkalori tinggi.
  • Jika timbul rasa lapar dan belum saatnya makan, atasi dengan mengkonsumsi buah dan sayuran karena bahan pangan ini kaya serat yang akan memberikan rasa kenyang lebih lama.
  • Batasi lemak/minyak/mentega/margarine dan gunakanlah low fat milk/dressing salad. Jangan mengolah bahan pangan dengan digoreng, gunakan metode memasak dikukus, direbus atau dipanggang. Metode memasak ini tidak menggunakan minyak sehingga meminimalkan konsumsi lemak.
  • Hindari sumber karbohidrat sederhana seperti gula, permen dan sirup. Konsumsi karbohidrat kompleks seperti kentang, nasi, roti, dan jagung, jenis karbohidrat ini lebih lambat diserap tubuh.
  • Jika membeli daging, pilihlah daging tanpa lemak, hindari jeroan, kulit dan pantat ayam. Bagian ini merupakan sumber lemak. 
  • Minta dukungan keluarga dan teman.
  • Olah raga teratur agar kelebihan lemak bisa dibakar.
  • Kontrol diri dan disiplin yang tinggi sangat mempengaruhi keberhasilan diet Anda.
  • Jangan ingat – ingat kegagalan diet di masa lampau dan berpikirlah positif untuk keberhasilan diet di masa selanjutnya.

II. TEKNIK SEDOT LEMAK (LIPOSUCTION)

Liposuction merupakan teknik mengeluarkan lemak tubuh dengan cara disedot. Tindakan ini juga bermanfaat untuk body contouring, yakni membuang lemak bagian tubuh yang tidak diinginkan, sehingga bentuk tubuh secara kosmetik lebih baik. Liposuction juga digunakan sebagai pengobatan kegemukan sehingga mengurangi penyakit – penyakit sistemis akibat kegemukan dan membuat kualitas hidup penderita menjadi lebih baik.

Mekanisme liposuction adalah sebagai berikut. Bagian tubuh yang akan dikeluarkan lemaknya diberi tanda. Setelah daerah tersebut steril, dibuat sayatan kecil (4 mm) untuk memasukkan kanula (jarum suntik tumpul panjang) guna memasukkan cairan bius lokal pada lemak. Setelah 15 menit, dilakukan penyedotan dengan menggunakan kanula yang lebih besar yang digunakan untuk suntikan. Tenaga sedot didapatkan dari mesin vakum atau tabung suntik (spuit) 60 cc.

Kelebihan teknik ini adalah efektif untuk menghilangkan lemak di bagian yang disedot. Lemak itu langsung keluar dari tubuh, bisa dilihat dan diukur volumenya. Sementara kerugiannya adalah harus dioperasi di kamar bedah.

Ada beberapa kemungkinan komplikasi yang terjadi pada tindakan liposuction. Secara umum komplikasi akibat pembedahan adalah infeksi,perdarahan, dan sumbatan pembuluh darah (tromboemboli). Sedangkan komplikasi akibat liposuction adalah kulit tidak rata, terjadi pengumpulan darah (hematoma), dan pengumpulan cairan serus (seroma). Selain itu dapat terjadi penimbunan cairan infus (intravena) yang berkumpul di paru – paru hingga menimbulkan bengkak pada paru (pulmonary oedema). Komplikasi yang paling ditakutkan adalah penyumbatan pembuluh darah oleh lemak (fat emboli) karena hal ini bisa mengakibatkan kematian jika terjadi penyumbatan pada daerah yang vital.

Kasus kematian pada liposuction sangat mungkin terjadi jika menggunakan bius total serta terlalu banyaknya lemak yang dibuang dalam satu saat (sesi pembedahan). Pada dasarnya setiap orang yang sehat jasmani dan rohani bisa mengikuti prosedur sedot lemak namun  sebelumnya dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan  kelayakan kondisinya. Teknik yang sarat teknologi ini membutuhkan biaya yang cukup besar yaitu sekitar 10 – 15 juta rupiah dalam satu sesi. Syarat untuk pasien yang akan melakukan sedot lemak
  1. telah berusia 18 tahun.
  2. berbadan sehat dan fit.
  3. sudah menjalani program diet dan olahraga sehingga tersisa 10 – 15% kelebihan berat badan ideal.
  4. berat badan yang relative stabil dan menjalani pola hidup sehat.

Mereka yang sedang hamil, mengidap diabetes, penyakit infeksi, penyakit jantung dan pembuluh darah serta gangguan perdarahan tidak boleh melakukan prosedur ini. Begitu pula dengan  pasien yang keadaan umumnya buruk (gangguan jantung,paru, dan sebagainya). Pasien yang meminum aspirin (asam asetosalisilat) harus dihentikan 1 - 2 minggu sebelum pembedahan untuk menghindari perdarahan saat operasi. Bagi yang berusia 35 – 55 tahun atau yang pernah gemuk dan melahirkan, biasanya kondisi kulit sudah tidak elastis dan terdapat kelebihan kulit bahkan mungkin terdapat striae (guratan pada kulit) maka diperlukan tambahan prosedur lifting (penarikan) kulit.

Seseorang yang hendak menggunakan teknik sedot lemak ini harus mewaspadai efek sampingnya yaitu menjadikan kulit kurang rata. Tetapi itu semua tergantung operatornya sehingga harus menggunakan dokter terlatih. Secara umum teknik ini cukup aman apabila dokter mengikuti prosedur standar, membatasi cairan bius serta memperhitungkan banyaknya lemak yang dikeluarkan.

III. TEKNIK INJEKSI LEMAK

Metode injeksi lemak (mesolipolisis) merupakan metode untuk menghancurkan lemak dengan obat suntik di daerah tertentu dengan cara menyuntikkan zat pembakar lemak dan pengangkut lemak menggunakan jarum khusus yang sangat halus. Biasanya digunakan phosphatydyl-choline atau de-oxycolic acid. Teknik ini berasal dari Perancis dan ditemukan oleh DR. Michele Pistor pada tahun 1952 untuk menghancurkan lemak mesoderm di perut, pinggul, betis, paha, lengan atas, dan daerah sekitar payudara.  Bedanya dengan sedot lemak, pada suntik lemak, lemak tersebut tidak dikeluarkan. Tetapi dibiarkan hancur dalam tubuh. Di samping itu, prosesnya memakan waktu lama sehingga harus dilakukan berulang – ulang serta ada batasan area setiap kali suntik. Metode ini kurang praktis jika dibandingkan dengan liposuction.

Mesolipolisis mempunyai beberapa keuntungan yaitu :
  1. menghilangkan lemak langsung di lokasinya
  2. dapat membentuk siluet tubuh yang indah secara bertahap
  3. tak perlu dioperasi
  4. pasien dapat langsung pulang dan beraktivitas seperti biasa

Prosedur untuk melaksanakan mesolipolisis adalah sebagai berikut.
  1. konsultasi dengan dokter
  2. pemeriksaan kadar lemak, air, indeks massa tubuh, visceral fat, kebutuhan kalori per hari dengan alat khusus
  3. tubuh diberi krim antiselulit dan anti sakit
  4. terapi
  5. penggunaan bio slim infra merah
  6. pemberian petunjuk gizi dan obat pembakar lemak alami

Makan tapi tetap sehat, itulah filosofis yang ditawarkan mesolipolisis. Pasien dimotivasi dokter tentang gaya hidup sehat. Prinsipnya adalah bagaimana memilih makanan yang sehat. Misalnya mengganti nasi putih dengan nasi merah, mengganti snack dengan buah. Jadi tetap kenyang dengan makanan yang sehat. Oleh sebab itu, mesolipolisis dikombinasikan dengan olah raga dan pengaturan pola makan yang dibantu oleh ahli gizi dan dokter olah raga. Setelah gaya hidup sehat terbentuk, pasien tidak lagi tergantung dengan suntikan pembakar lemak. Terapi mesolipolisis biasanya dilakukan dalam rentang waktu 3 bulan dengan frekuensi 1 minggu sekali.

Setelah penyuntikan, pasien disarankan tidak berenang  atau melakukan spa dalam 2 – 3 jam. Aktivitas lain seperti fitness atau ke kantor dapat langsung dilakukan tanpa halangan. Jadi proses penyembuhan cepat, relatif aman, nyaman dan singkat. Biayanya 1 paket berkisar antara 5 – 7,5 juta dengan waktu terapi hanya 30 – 40 menit. Tidak ada batasan usia untuk terapi mesolipolisis. Di samping itu obat yang digunakan sangat aman tanpa mengandung doping dan disarankan menjalani terapi ini dengan dokter yang telah memperoleh sertifikat mesolipolisis karena mesolipolisis tidak diajarkan dalam ilmu kedokteran atau spesialis apa pun.

IV. TEKNIK PEMBEDAHAN

Teknik lain yang dapat digunakan adalah teknik pembedahan.  Pembedahan tidak pernah ditujukan untuk menurunkan berat badan. Tetapi untuk membentuk (shaping) badan sehingga tampil lebih ramping. Prosedur pembedahan yang dilakukan seperti operasi lainnya. Pasien harus dalam keadaan sehat tidak menderita penyakit kencing manis atau sakit jantung yang dapat membahayakan dirinya saat operasi.

Setelah pembedahan, keberhasilannya sepenuhnya tergantung pasien. Apakah pasien teratur dengan pola makan ataukah tidak. Yang penting pasien mempertahankan diet. Kalau tidak timbunan lemak pasti akan muncul lagi. Mengenai harga, semuanya tergantung pada banyak variable. Antara satu orang dengan yang lainnya pasti berbeda.

Ada beberapa pilihan pembedahan seperti laparoscopic adjustable gastric binding, vertical banded gastroplasty, roux-en-Y gastric bypass. Laparoscopic adjustable gastric binding merupakan tindakan bedah generasi mutakhir untuk menangani penderita dengan obesitas berat dimana hanya dengan membuat lubang/irisan kecil di perut (diameter 0,5 – 1 cm).

Dengan pita/plaster silicon yang dilekatkan seputar lambung bagian atas sehingga terbentuk satu kantng kecil. Apabila penderita makan, kantong kecil tadi akan cepat penuh dan ini akan memberikan sensasi kenyang. Pengosongan makanan dari kantong kecil tersebut akan secara pelan – pelan memlaui ikatan yang dibuat dan penderita tidak akan merasa lapar sampai beberapa jam.


V. TEKNIK LANGSING ALA IMPRESSION BODY CARE

Untuk merampingkan badan ada 3 jenis metode yang ditawarkan pada tempat ini. Ketiga metode tersebut adalah detoksifikasi, penghancuran selulit dengan menggunakan mesin ‘Cellu M6’ dan body wraping. Durasi waktu yang dibutuhkan untuk melakukan ketiganya sekitar 2 jam, minimal 2 - 3 kali seminggu. Jika sudah mencapai hasil yang diinginkan bisa mengurangi frekuensinya, misalnya jadi 1 kali seminggu.

Di Impression, ada juga teknik elektro sauna yang berfungsi untuk membakar kalori dan menghancurkan lemak dalam tubuh. Metodenya dengan menggunakan selimut panas dengan kontrol panas yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Sebelum melakukan semua teknik ini terlebih dahulu dilakukan tes lemak untuk mengetahui kadar lemak dalam tubuh. Keuntungan dari metode ini adalah selain mengatasi obesitas atau mendapatkan tubuh yang ramping juga bias mengencangkan sehingga tubuh bisa ramping tanpa menggelambir. Di samping itu membuat permukaan kulit tampak lebih halus.

Keuntungan lainnya dengan Impression seseorang tidak perlu lagi melakukan olahraga sebab jika melakukan olah raga maka efek dari metode ini membuat otot menjadi besar. Jadi cukup praktis karena tidak lagi memerlukan olah raga lagi.

Faktor yang mempengaruhi keberhasilan antara lain disiplin, faktor genetic, pola makan teratur. Juga tergantung metabolisme seseorang. Jika usia remaja atau belasan tahun maka hasil yang didapat akan lebih maksimal. Sebaliknya pada usia 40 tahun ke atas metabolisme seseorang mulai menurun sehingga hasilnya kurang maksimal.

Harganya bervariasi sebab tiap orang berbeda – beda kondisinya tergantung dari kondisi tubuhnya. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai hasil yang ideal juga tergantung individunya. Hal – hal yang harus dilakukan setelah mencapai berat badan ideal versi Impression adalah :
  1. mengatur pola makan sesuai dengan kebutuhan kalori per hari
  2. menghindari kebiasan – kebiasan buruk seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol agar metabolisme tubuh tidak terganggu.

VI. AKUPUNKTUR


Salah satu metode untuk mengatasi obesitas yang kini mulai menarik perhatian adalah akupunktur. Penggunaan metode ini sebagai salah satu alternative untuk membantu program pengurangan berat badan dan telah terbukti sangat efektif serta tanpa efek samping. Khusus mengenai penanganan obesitas, akupunktur memang menjadi salah satu pilihan terapi. Para dokter ahli akupunktur yang telah melakukan berbagai riset menyimpulkan bahwa akupunktur pada telinga memberikan efek yang baik untuk menangani masalah obesitas.

Dari sekian banyak titik akupunktur telinga yang digunakan, titik lapar (T18/dekat daun telinga) adalah yang paling efektif. Penekanan jarum pada telinga merangsang ramus auricularis dari nervus vagus (terkait dengan istilah meridian dalam dunia akupunktur,dimana setiap organ mempunyai hubungan). Dari nervus vagus kemudian disalurkan ke cabang2 yang mempengaruhi sistem gastrointestinal atau sistem pencernaan bagian atas. Metode ini akan menekan kontraksi otot sehingga keadaan lambung menjadi tenang akibatnya rasa lapar berkurang.

Mekanisme metode ini yaitu memakai jenis jarum telinga (press needle) yang direkat dengan plester karena terdiri dari jarum – jarum kecil. Kemudian penderita diminta memegang jarum selama 2 – 3 menit pada saat lapar, setengah jam sebelum makan sebanyak 3 kali sehari.

Dengan tindakan tersebut orang akan lebih mudah menahan lapar. Untuk melakukan evaluasi keberhasilan dilakukan satu minggu sekali. Evaluasi respon subyektif dinilai seberapa banyak rasa lapar berkurang. Sedangkan respon obyektif yang diukur adalah seberapa besar penurunan berat badan yang terjadi.

Keberhasilan akupunktur untuk mengatasi obesitas sangat bervariasi antara orang yang satu dengan yang lain. Rata – rata antara 2 – 10 kg per 1 paket atau 12 kali dating. Pengaturan diet dan olahraga sangat dianjurkan untuk keberhasilan program.

Category: Labels: | 0 Comments

Selama ini banyak persepsi salah tentang sedot lemak,antara lain anggapan melakukan sedot lemak dapat mengatasi kegemukan. Terapi sedot lemak bukanlah utk terapi penurunan berat badan,tetapi perbaikan kontur (bentuk) tubuh. Sedot lemak merupakan pengurangan jumlah lemak di bawah kulit dgn tenaga vakum sehingga proporsi tubuh menjadi lebih baik. Lemak yg dapat dikurangi antara lain adalah pd bagian wajah (sangat terbatas),pinggang,pinggul,dan betis. Bagian yg paling sering diminati utk disedot adalah bagian perut,bagian paha (sisi luar/dalam),lengan,leher,dan punggung.

PRASYARAT DAN PERSIAPAN OPERASI

Pasien haruslah mempunyai berat badan yg stabil selama 6 bulan,menghargai diri sendiri dan berpandangan positif,serta realistis. Biasanya pasien adalah orang dewasa yg ingin membentuk tubuh pd bagian yg sulit dibuang lemaknya,setelah tidak berhasil dgn diet dan olahraga. Lemak tubuh pasien harus berada minimal dalam kisaran 30% dari berat badan idealnya dan memiliki kulit yg kenyal,elastis serta memiliki otot yg kekenyalannya baik.

Persiapan operasi meliputi pemeriksaan fisik bagian tubuh yg akan dioperasi dan organ2 vital lainnya. Sebaiknya pasien berhenti merokok dan minum alkohol selama 2 minggu sebelum operasi. Konsumsi suplemen yg mengandung ginkobiloba,ginseng,vitamin E,garlic (bawang),pien tse huang dan obat2an pengencer darah juga harus dihentikan. Pasien harus mendiskusikan keinginan dan tujuannya melakukan sedot lemak dgn dokter bedah plastik yg menanganinya agar dokter tersebut mengetahui keinginan pasien dan dapat diperkirakan perlunya rawat inap/tidak karena area tubuh yg akan disedot mempengaruhi jenis pembiusan (lokal atau bius total) dan masa perawatan.

PROSEDUR OPERASI

1. Pasien akan dibius (anetesi) utk menghilangkan rasa nyeri.
2. Dokter akan melakukan insisi (sayatan) sekitar 6-8 mm sebagai tempat memasukkan alat dan prosedur tumescent (pengisisan dgn cairan).
3. Kemudian dokter memasukkan cairan steril ke dalam jaringan lemak agar mengurangi perdarahan serta nyeri.
4. Sebuah tabung kecil berongga (kanula) dimasukkan melalui sayatan yg telah dibuat tadi dan digerakkan maju mundur utk membebaskan jaringan lemak dari jaringan sekitarnya.
5. Seperti halnya penggunaan vakum cleaner sebagai pembersih debu,lemak yg dilepaskan akan dihisap keluar oleh mesin vakum yg terhubung dgn kanula. Teknik penyedotan dapat dilakukan secara standar (manual) atau dapat dibantu dgn tambahan USG,laser,tenaga vibrasi,atau tenaga elektris.

PASCA OPERASI

Setelah pasien tersadar dari bius dan operasi telah sukses dilaksanakan,maka dokter akan meminta pasien utk menggunakan pressure garments yg menutupi area liposuction dan diperbolehkan pulang pd hari yg sama atau dirawat inap,tergantung dari besar kecilnya operasi. Tubuh akan terlihat memar dan bengkak sebagai keadaan yg wajar setelah operasi. Setelah 2 minggu dari hari dioperasi,memar akan hilang. Tubuh yg membengkak membutuhkan waktu lebih lama,mencapai 2-3 bulan. Pasien harus banyak istirahat dan baru boleh bekerja setelah 7-10 hari pasca operasi.

Janganlah beranggapan bahwa setelah operasi maka bentuk tubuh sudah baik lalu menyepelekannya. Pasien harus menghargai diri sendiri,diet dgn mengubah pola hidup lebih baik dan rajin berolahraga 3-4 kali seminggu. Memperhatikan dan menjaga keseimbangan asupan makanan dan minuman dgn kalori yg dibakar.

KOMPLIKASI

Komplikasi yg dapat terjadi adalah :
- bentuk tubuh menladi tidak rata,
- kulit menggelambir setelah jaringan lemak berkurang,
- kerusakan saraf dan kulit,
- pigmentasi,
- perdarahan,
- nyeri dan cedera organ dalam rongga perut.

Sekedar mengingatkan,yg berhak melakukan sedot lemak adalah dokter spesialis bedah. Jangan percayakan tubuh Anda dieksekusi yg bukan ahlinya,seperti di salon2 kecantikan. Salah2 tubuh Anda dapat menjadi cacat atau bahkan mengalami kematian.

Category: Labels: | 0 Comments

1. ZONE DIET

- Penemu : Dr. Barry Sears,berprofesi sebagai ahli biokimia.
- Aturan : Komposisi makanan dgn hitungan 40% protein,30% lemak,dan 30% karbohidrat. Anda bisa makan 1/2 piring sayur,1/4 makanan berprotein,dan 1/4 lagi makanan dari biji2an (gandum,beras). Hindari makanan berkarbohidrat tinggi.
- Kekurangan : Jika hanya 40% karbohidrat yg dikonsumsi setiap kali makan,bukanlah jumlah yg cukup bagi individu yg aktif. Akibatnya diet itu membuat cepat lelah dan lemas. Pola tersebut menyebabkan seseorang menjadi terlalu mempertimbangkan jenis makanan yg mereka konsumsi sehingga melewatkan zat2 gizi dari makanan lain yg belum tentu ditemui di menu zona diet. Bagi usia pertumbuhan dan orang2 dgn aktivitas tinggi,diet ini mungkin tidak pas. Beda halnya utk kondisi usia tertentu yg aktivitas fisiknya mulai menurun atau orang dgn aktivitas fisik yg sedikit,maka bisa mengurangi karbohidrat lebih sedikit dari patokan yg ada (60-70%).

2. ATKINS DIET (DIET TINGGI PROTEIN)

- Penemu : Dr. Robert Atkins
- Aturan : Hindari mengkonsumsi karbohidrat dalam bentuk apapun seperti roti,kue ataupun pastry,bahkan beras,kentang maupun mie. Sebagai gantinya,konsumsi protein dan lemak seperti keju,daging,telur,dan mentega.
- Kekurangan : Mengurangi asupan karbohidrat dan mempertinggi konsumsi protein yg akan memperberat kerja ginjal. Diet ini tidak boleh dilakukan pasien dgn fungsi ginjal yg buruk. Orang dgn aktivitas tinggi juga tidak disarankan utk mengikuti pola diet ini. Minimnya asupan karbohidrat tidak bisa mengimbangi tingginya aktivitas seseorang. Efeknya,timbul rasa lemas dan mudah lelah karena kekurangan sumber energi dari karbohidrat. Diet ini juga tidak boleh dilakukan anak2 karena bisa mempengaruhi masa pertumbuhannya.

3. DIET TIPE GOLONGAN DARAH

- Penemu : Dr. Peter J. D'Adamo,ahli naturopati
- Aturan : Semua makanan yg cocok dgn golongan darah masing2. Misalnya,orang bergolongan darah O dianjurkan mengkonsumsi makanan tinggi protein tp rendah karbohidrat,seperti daging merah dan seafood. Orang dgn golongan darah A,dianjurkan menjadi vegetarian,atau hanya mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan rendah lemak. Orang bergolongan darah B bisa mengkonsumsi makanan lebih variatif. Adapun mereka yg bergolongan darah AB sebaiknya menerapkan pola makanan gabungan antara golongan darah A dan B.
- Kekurangan : Teori ini dianggap banyak ahli gizi tidak didukung oleh penelitian ilmiah. Penelitian ini pun belum dibuktikan oleh ahli lain. KESIMPULAN Diet memiliki makna sebagai pengaturan makan. Sayangnya seringkali diet dianggap sebagai upaya penurunan berat badan saja. Bahkan,tidak jarang diet yg tidak teruji secara klinis dilakukan dgn harapan mencapai titik target turunnya berat badan. Padahal kembali lagi,perlu diingat,diet yg benar dan aman adalah diet yg seimbang nilai gizinya sesuai rujukan para dokter spesialis gizi klinik atau ahli gizi.

Category: Labels: | 0 Comments

Terapi bedah lipat lambung ditujukan utk orang yg mempunyai berat badan berlebih (obesitas). Manfaat dari operasi ini selain utk menurunkan berat badan,secara otomatis pula menurunkan beban jantung,paru dan ginjal,serta yg paling penting adalah nilai estetik dari tubuh yg ideal. Terapi ini terbagi menjadi 3 macam yaitu gastric bypass,gastric pacing,dan gastric banding.

Tingkat keberhasilan dari operasi bedah lambung masih <50%. Maksudnya adalah,penurunan berat badan bukan langsung terjadi karena operasinya saja,tetapi pasien juga harus konsisten mengikuti aturan diet yg berlaku. Dgn terapi bedah ini maka lambung pasien menjadi lebih kecil,sehingga pasien akan cepat merasa kenyang dan pengosongan makanan pun akan berlangsung perlahan. Pasien tidak akan merasakan lapar hingga beberapa jam,kalaupun dipaksakan makan,dia akan merasa penuh dan muntah. Akibatnya,keinginan makan bisa dikendalikan dan lambat laun berat badan akan turun.

Ada pasien tertentu yg tidak diperbolehkan menjalankan prosedur bedah lipat lambung,yaitu pasien diabetes disertai keluhan sering lelah. Selain itu juga sangat tidak dianjurkan pd orang yg mempunyai berat badan normal karena akan berbahaya. Utk menjalani operasi ini,selain dilakukan pemeriksaan kesehatan yg meliputi tekanan darah,jantung,dan kolesterol,pasien juga harus mempersiapkan diri secara psikologis. Pasien harus sudah memantapkan niatnya utk mengikuti operasi ini,mengubah pola hidupnya termasuk pola makan dan minumnya. Perawatan pasien yg menjalani operasi ini pd umumnya sama dgn operasi besar lainnya,namun yg membedakannya adalah dietnya harus diatur. Diet dalam arti pasien harus makan makanan yg mempunyai kalori,protein,vitamin dan mineral secukupnya dan jangan berlebih.

Operasi tersebut akan menimbulkan risiko seperti infeksi,perdarahan dan gangguan pencernaan lainnya. Bisa juga terjadi hipoglikemi (kadar gula darah menurun di bawah normal) karena masukan makanan akan berbeda dari sebelumnya,padahal kebutuhan tubuhnya masih besar. Utk mengatasinya,dokter harus siap dgn memberikan penanganan yg lain. Reaksi pasca operasi memang dapat timbul,namun bila sudah dipersiapkan dgn baik maka tentu tidak akan terjadi hal yg membahayakan. Pasien juga tidak perlu melakukan pantangan makanan,hanya saja makannya jangan berlebih dan harus cukup mengandung kalori,vitamin protein,dan mineral,yg paling penting empat sehat lima sempurna.

Setelah berat badan pasien turun banyak pasca operasi bedah lambung,pasien dianjurkan ke dokter spesialis bedah plastik utk menjalani operasi pengurangan kelebihan kulit yg berlipat2 sebagai pengaruh dari gemuk ke kurus. Teknik operasinya didasarkan dari bagian yg akan dibuang,bisa dari lengan,paha,perut atau lainnya.