Tampilkan postingan dengan label Love. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Love. Tampilkan semua postingan

20 desember 2010

Aku, kamu, dia, mereka, kita.. Hanya ingin mendapatkan yang terbaik. Meraih seperti yang diharapkan. Idealisme.

Aku ingin pria dewasa. Ya, aku mendapatkannya, dan bersama dia aku belajar serta mengajar menjadi manusia dewasa. Tidak hanya dewasa fisik, tapi seluruh aspek.

Aku mencari pengendaliku. Ya, aku mendapatkannya. Dia, yang mengendalikanku melalui kesalahan dan kekurangan dirinya. Menyadarkanku, hidup bersama adalah belajar dan mengajar menjadi seadanya. Bukan mengada-ada atau mentiadakan yang sudah ada.

Aku mencari sosok yang kuat dalam badai. Ya, aku mendapatkannya. Kuat dalam badai bukan hanya melewatinya tapi juga bertahan dalam segala keterbatasan dan hal-hal yang tak menyenangkan. Badai bukan cuma siklus derita-bahagia, ada hikmah dan perjuangan.

Aku mencari apa yang ku mau. Tidak, aku tak pernah mendapatkannya. Tapi aku menemukan apa yang kubutuhkan.

Dia, masa lalu dan masa depanku. Yang setia padaku, kini. Win.

Category: , Labels: , | 0 Comments

Mungkin takdir seperti bermain layanglayang.
Ada tarik ulur.
Rahasiarahasia tak menentu.
Wajahwajah silih berganti.
Itulah warnawarni hidup.
Namun pada akhirnya tetap bersatu.

Category: , Labels: , | 0 Comments

Langit yang sama, bulan seadanya
KAKIKAKI hujan berkejaran
SERAU meliputi HORIZON
Menuntunku :
Temui kembali asmara yang terusir

Hatimu,
LAUT tenang tanpa tanya
Samudra kelam sarat bongkahan karang
SETIA mendaras namaku
Pada langgam gelombang kerinduan
Meski acap kuTOLEHkan cintamu
Pada banyak babak cinta dan dendam

Noktahnoktah masa lalu dan kini
Terhubung, membentuk HIPERBOLA asa
Terbuka, menghadap masa depan
Di satu titik potong, rasa kita bersinggung
Kembali berpadu

EULOGI CANDA tawa mekar menebar
Mewarnai duapuluhempat jam sehari
Adakah bahagia paling bahagia
Selain penyatuan cinta kembali ?

Pada petakpetak cahaya di langit lapang
BERNAS berkah pagi tercurah
Selepas hujan badai sekian lama
Awal baru pun kita jelang



Untuk Arisan Kata edisi 11
http://topenkkeren.multiply.com/journal/item/158

Hasil karya peserta Arisan Kata edisi 11
http://topenkkeren.multiply.com/journal/item/159

Category: , Labels: , | 7 Comments

KAU

Memang di musim salju
Tak ada bunga kuncup walau sepucuk
Tapi di dasar kalbuku
Kau setangkai angkuli
Mekar sudah

Malam hanya angin dingin
Mengetuk-ngetuk jendela kamarku
Menggigilkan pepohonan
Tapi bara yang kau taruh dalam hatiku
Berkobar

Menjelma api,
menghangatkan pikir dan rasa
Mencairkan gairah hidupku yang nyaris beku
Sepadat batu

Di lain waktu
Kau adalah arus air
Mendenyutkan sungai yang dikerontangkan
Terik matahari

Kau arah yang kutuju
Bebas dari kehancuran

[Soni Farid Maulana, 2001]



Note :
Tak perlu kau Termangu
Cukup beri aku ilmu
Tak perlu bujuk rayu
Apalagi bunga yang cepat layu
Cukup untukku
Buku buku dan logikamu

This is for my sweetest thing, who always make me sweat when I train you become the great that I ever met.

Tingkat pemahaman seseorang yang tinggi terhadap keilahian, terkadang tak menjamin dirinya mempunyai kepekaan terhadap hubungan dia dengan manusia lain. Tapi yang pasti, seseorang yang memiliki hubungan baik dengan Alloh, akan mudah dan lapang dada menerima berbagai masukan dan ide dalam upaya mengislahkan diri.

Before you speak, ask yourself : is it kind ? Is it necessary ? Is it true ? Does it improve on the silence ?

I am only one, but I am still one. I cannot do everything but still I can do something. And because I cannot do everything, I will not refuse to do the something that I can do. (Helen Keller)

~ And maybe rain is all we need to come and wash the summer rubbish of the beach ~

aj.

Category: , , Labels: , , | 4 Comments

In love,
Nothing exists between heart and heart.
Speech is born out of longing,
True description from the real taste.

The one who tastes, knows ;
The one who explains, lies.

How can you describe the true form of Something
In whose presence you are blotted out ?
And in whose being you still exist ?
And who lives as a sign for your journey ?


- Rabia al Basri -

Ya Alloh, ya Robbi
Ini aku datang untuk berbicara lagi. Terlalu banyak perkara yang ingin ku luahkan. Yang ada dalam pikiran dan dada ini padaMu.

Telah ku dengar kabar gembira dan ancamanMu melalui kitabMu. Beserta beraneka keterangan dari ahli agama tentang perintah dan laranganMu. Namun, telah ku lalui hidup ini bertahun-tahun penuh kekurangan dan kealpaan.

Ya Alloh, ya Robbi
Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baiknya pemberi petunjuk. Engkau pula sebaik-baiknya pemberi kekuatan pada diri ini. Agar ku mampu menempuh segala kesenangan dan kedukaan.

Sesungguhnya hanya tersedia dua pilihan dalam hidupku ini. Percaya dan yakin padaMu atau sebaliknya. Bersyukur dan beramal sebulat hati semata-mata karenaMu atau sebaliknya.

Ya Alloh, ya Robbi
Sesungguhnya aku mengakui, pikiran dan hatiku ini masih lemah. Dan aku sadar selama ini, aku telah membiarkan hati dan perasaan serta kesukaanku lebih cenderung kepada selain Engkau.

Tanpa ku sadari, aku telah membiasakan diri dan hatiku ini cenderung kepada selain Engkau.

Tanpa disadari, aku telah lebih suka kepada bermacam perkara selain dari Engkau. Aku telah menumpuk hati dan sukaku kepada selain Engkau.

Maha Suci Engkau, ya Alloh. Yang telah memberi kesadaran kepadaku. Segala puji hanyalah kepadaMu, ya Alloh. Yang telah membuka pikiranku ini.

Ya Alloh, ya Robbi
Bantu aku ya Alloh, kuatkanlah hatiku. Aku akan berusaha di dalam hidupku, sepanjang hayatku untuk suka kepada Engkau. Aku akan berusaha mendidik hatiku supaya lebih cenderung dan suka kepadaMu, ya Alloh.

Aku akan coba mengurangi kesukaanku kepada perkara lain yang menjauhkanku padaMu. Supaya hatiku lebih suka kepadaMu, ya Alloh.

Tolonglah aku, ya Alloh. Tolonglah aku supaya hatiku lebih suka kepadaMu, ya Alloh. Aku takut jikalau hatiku menjadi kurang suka padaMu, apalah artinya hidup dan diri ini. Jikalau hatiku ini lebih suka kepada yang lain melebihi suka kepadaMu, celakalah diriku.

Apalah artinya diri ini yang telah percaya padaMu dan agamamu, sedangkan hatiku ini lebih cenderung dan suka kepada perkara lain melebihi suka kepada wajahMu, ya Alloh.

Apalah artinya segala ibadah dan zikirku kepadaMu jikalau hatiku lebih suka kepada perkara lain melebihi sukaku padaMu, ya Alloh.
Bagaimana aku bisa lari dari perkara ini sedangkan Engkau amat mengetahui apa yang hatiku lebih suka dan cenderungi, ya Alloh.

Ya Alloh, ya Robbi
Aku tidak mau mati dengan membawa sekeping hatiku yang amat kurang suka padaMu. Aku merasa malu dan bersalah jika mati dengan membawa sekeping hatiku yang kurang suka dan sayang padaMu, ya Alloh.

Ya Robbi, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada orangtuaku dan supaya aku dapat berbuat amal sholeh yang Engkau ridhoi. Berilah kebaikan kepadaku dengan memberi kebaikan kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.

Ya Robbana, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami. Dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau. Karena sesungguhnya Engkaulah Maha Pemberi Karunia.

Ya Robb kami, ampunilah bagi kami dosa-dosa kami dan hapuskanlah dari kami kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang berbakti.

Amiin Amiin Allohumma Amiin.

Category: , Labels: , | 2 Comments

Kamu
Debur ombak yang bergemuruh
Mengikis desir sepi di pantai nadi
Aku
Tergores sentuhanmu
Lalu tersedu

Kamu
Aksara yang pulang dari kembara
Tak putus bermuara di dada

Aku
Segala cerah pengumbar gairah
Kamu
Kata yang meraja
Menjadi semesta

Category: , Labels: , | 4 Comments

Aduhai, Cinta..
Latif pintamu, HATIF
TerSADAP bulir hujan malam
Larut di GAYUNG mimpi

O, Cinta..
Ingatkan aku, LANYAU bibirmu
MenCERABIH ASA
: Persenyawaan kita

(Ah, kita.. Sungkan meNOLAK takdir, enggan putuskan RANTAI nasib)

JINGGA berpendar, tersentak sentak
Laun berKOBAR, serentak
"Ya, aku mau. Cinta."



Untuk Arisan Kata edisi 9
http://topenkkeren multiply.com/journal/item/151

Hasil karya peserta Arisan Kata 9
http://topenkkeren.multiply.com/journal/item/153

"Mr. Man" dari Alicia Keys featuring Jimmy Cozier, lagu latar yang liriknya sangat sesuai, dan kutipan dari sebuah puisi singkat @therendra (Rendra Djakadilaga) mengawali tarian pena dan aksara ini.


"Mulai satu nada dalam senandungku. Kata ke mata"

Secercah JINGGA berpendar, laun berKOBAR
Pada binar jendela jiwa
Mata cinta kita

O, Cinta..
Ingatkan aku, LANYAU bibirmu
Kala kita saling bercumbu
MenCERABIH ASA
: Persenyawaan kita

Aduhai, Cinta..
Latif desahmu, HATIF
TerSADAP bulir hujan malam
Larut di GAYUNG mimpi
Menjelma khalifah kalbu

Ah, diriku..
Tak kuasa meNOLAK RANTAI takdir
Pada benang merahmu
"Ya, aku mau."

Category: , Labels: , | 0 Comments

Kupetik sakura dari bubus serbuk bintang
Asa tuai cinta panglima cahaya
Di tiupan 25 lilin merah
Asmara menyala bagai mawar merekah

Category: , Labels: , | 0 Comments

Sulur asa merambati hatiku perlahan
Mencari cahaya fotosintesa cinta
Mekar merekah tersiram cita

Unsur hara kenangan meresap merambati impian
Dipupuk tawa dan airmata
Selaksa romansa menyuburkan kuncup kuncup jiwa

Akulah anggrek cinta
Hidup merambati relung relung hati
Akarku menggantung menghiba sayang
Melilit erat angan, tak menjerat

Category: , Labels: , | 0 Comments

Love is about paying attention : attention for listening and attention for understanding.

-- Everything is different today. A butterfly caught in the cage --

Category: , Labels: , | 0 Comments

Don't talk about yesterday or tomorrow. One has gone, one here come. Just do it now. It's a real time. This the real life. Enjoy this real love..

-- Now tell me, what you gonna do when there ain't no where to run ? And what you gonna do when there ain't no where to hide ? Because, he is gonna come for me --