Tampilkan postingan dengan label Suasana Perasaan (Mood). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suasana Perasaan (Mood). Tampilkan semua postingan

Dulu, gw sempat memiliki prinsip hidup : jika orang berbuat baik kepada gw maka gw bisa lebih baik kepadanya. Daann.. Jika orang berbuat jahat kepada gw maka gw pun akan membalas jauh lebih jahat kepadanya. Intinya, gw pendendam.

Seiring perjalanan waktu, pengalaman pun mengajarkan bahwa prinsip hidup gw itu ada yang salah dan harus diubah. Gw merasakan sendiri betapa tersiksanya hidup digerogoti amarah. Sama sekali tak ada ketenangan dan kenyamanan, lebih baik mati sekalian. Sekilas, bila kemarahan telah diledakkan dan sumpah serapah diluahkan tepat pada sasaran memang sedikit lega dan puas. Tapi setelahnya, hampa mencekam meliputi diri. Layaknya candu, hampa setelah ledakan amarah menuntut dosis pengeluaran yang lebih tinggi lagi. Akhirnya, tak ada rasa puas yang usai. Hati berkecai, terbengkalai.

Dari itulah, gw beranikan diri untuk berubah sedikit. Awalnya berusaha memaafkan kesalahan orang jahat itu di hati. Ternyata belum cukup. Nurani gw menuntut tindak nyata. Gw, manusia egois dan gengsian harus menaklukan keangkuhan, semua pikiran buruk yang melemahkan niat baik, dan godaan setan yang terus menuntut meledakkan amarah. Asli, sumpah, susah banget. Hingga sesak yang akut dan kritis menjepit lebih pedih dari luka hati.

Sampailah pada realisasi, asli lega banget. Hidup gw jadi jauh lebih ringan dan bahagia. Gw ga peduli jatuh gengsi. Yang penting kemenangan dan ketenangan nurani gw. Memang masih terlihat egois, anggap saja simbiosis mutualisme. Cuma, jangan terlalu berharap gw akan tetap dekat. Bersikap baik tetap dan tak akan menghindar. Namun untuk kelegaan, gw akan menjauh bahkan menghilang dari orang jahat itu.

Jadi sekarang, prinsip gw adalah meminta maaf terlebih dahulu dan berikan satu kesempatan lagi. Jika memang membaik, lanjutkan. Jika tak ada perubahan, segera menjauh. Gw percaya banget Alloh itu Maha Adil dan doa orang yang dizhalimi pasti dikabulkan segera. Jadi, tetap hidup bahagialah terus.

KAU

Memang di musim salju
Tak ada bunga kuncup walau sepucuk
Tapi di dasar kalbuku
Kau setangkai angkuli
Mekar sudah

Malam hanya angin dingin
Mengetuk-ngetuk jendela kamarku
Menggigilkan pepohonan
Tapi bara yang kau taruh dalam hatiku
Berkobar

Menjelma api,
menghangatkan pikir dan rasa
Mencairkan gairah hidupku yang nyaris beku
Sepadat batu

Di lain waktu
Kau adalah arus air
Mendenyutkan sungai yang dikerontangkan
Terik matahari

Kau arah yang kutuju
Bebas dari kehancuran

[Soni Farid Maulana, 2001]



Note :
Tak perlu kau Termangu
Cukup beri aku ilmu
Tak perlu bujuk rayu
Apalagi bunga yang cepat layu
Cukup untukku
Buku buku dan logikamu

Ini rasanya bila sedang malas berpuisi. Entah mati kata atau hibernasi rasa, yang jelas : Mati Gaya hahahahaa

Kemarin, walaupun malas masih bisa dipaksa karena hati masih berniat dan meronta-ronta. Kini, sedetik pun tak ada terbetik untuk tertarik membuat rangkaian kata unik nan menarik. Entah sampai berapa lama seperti ini. Mungkin kali ini giliran gw telat setor karya Arisan Kata. Mungkin.. Soalnya, dari kemarin diniatin telat tapi nyatanya tak pernah terwujud hehehee..

Lagi sibuk berasyik masyuk dengan berita dan info makanya resisten dengan sastra. Tadi sempat jalan-jalan berkunjung blog-blog penyair favorit tapi malah jemu. Isinya umum, tentang perasaan hati : cinta, rindu, putus cinta, dan lain-lain sejenisnya. Ingin gw, tentang alam atau lingkungan sekitar. Jangan agama dan kritiklah, sedang jenuh juga dengan tema itu.

Tadi sempat terlintas ide untuk puisi gw : ciuman. Tapi, namanya juga terpaksa ya jadinya maksa gitu rangkaian kata-katanya. Dosis stimulusnya perlu ditambah neh, mari besok mencoba. Asalkan jangan ketagihan menambahkan dosis malah lupa setor karya, konyol wkwkwk

Ah entah.. Sepertinya kali ini akan bertahan lama.. Ya, dilihat kelanjutannya sajalah.. Nikmati dan pasrahkan.. Bila dapat, alhamdulillah. Lepas lagi, qadarullah. Semua sudah ada ketentuan waktunya. Kun fayakun.

Di dalam diri setiap manusia pasti telah tercipta sifat bosan sebagai salah satu kelemahannya. Dgn sifat ini pula kehidupan manusia senantiasa berubah dan dinamis,maka mustahil ada seorang manusia yg tidak mengalami perubahan dalam dirinya selama dia hidup. Rasa bosan tidak mungkin dihilangkan karena sudah menjadi kodrat,tetapi dapat diatasi dgn cara2 yg menyenangkan bahkan karena ada rasa bosan hidup dapat lebih menjadi berwarna dan menarik.

Salah satu cara mengatasi bosan adalah dgn bermain. Bermain bukanlah hak anak kecil saja melainkan hak semua umur. Pada jaman sekarang,yg menjadi trend adalah bermain game,baik itu game dari handphone,komputer maupun konsol game. Permainan tradisional sudah menjadi hal yg langka saat ini. Selain game,ada juga permainan ketangkasan yg cenderung menjadi olahraga. Nah permainan seperti ini lebih dianjurkan karena pemain diharuskan bergerak sehingga lebih membakar kalori dan tentu saja menyehatkan.

Apa pun cara Anda mengatasi kebosanan,yg terpenting adalah kenikmatan dan kontrol diri utk tidak berlebihan melakukannya. Jika bosan telah teratasi dan pikiran sudah segar kembali maka lakukanlah rutinitas pekerjaan Anda lagi karena bagaimanapun kewajiban merupakan prioritas utama. Jika pintar mengatasi bosan dan memanfaatkannya secara efektif,niscaya Anda menjadi cerdas dan sehat tapi bila berlebihan justru merusak dan merugikan diri sendiri.

Segala sesuatu tercipta dalam keseimbangan dan tersedia dgn jumlah cukup berdasarkan ketentuan yg telah diatur. Jika jumlahnya kurang atau lebih maka tidak akan ada manfaat lagi,yg ada hanyalah kerusakan.

Have u feel empty ? Is it empty a feel ? Cause i think if u feel empty then u can't feel anything so that calling empty feel... So what could u do if u feel empty ? Doesn't need some symphaty or emphaty ? I think that useless,both of them.. Cause u know, what your feeling is empty now.. Is it right if u feel like that ? Is it important thing and it could be a part of your psychology development ? Or it could be a damn think that should u resolve as soon as possible ? I don't have idea about that.. I just spending my time with that feel and let it flow..

That one important thing i have known,empty is the beginning of refilling.. And empty is the peak of everything that should be decrease soon,like an inertia point.. Maybe it's a cycle,and when u feel empty then is a sign to start a new period.. Maybe u should know this.. When i want to write something in here,i feel empty and no idea,nothing !!! But i keep write something and thinking.. And u have seen now,i've got one posting hahaa..

If u feel empty is not mean that u stop to thinking.. The feel it's not equal with the think,that totally definitely zackly different.. Thinking make you keep it flow and pass this feel.. Be sure with what your thinking and the empty is refilling.. Gud luck ^_^