Hai, beranda !
Bagaimana kabarmu disana ?
Lama kita tak bersua
Bercanda berolah aksara dan makna

Ah, aku rindu padamu beranda
Menari bersama diantara bait kata
Mengasah jiwa, meresapi peristiwa
Meledakkan seluruh emosi jiwa

Waktuku belum memberi luang
Mengisi ruangmu yang lengang
Sabarlah menunggu senggang
Karena saat ini aku masih berjuang
Menciptakan peluang
Demi masa gemilang

Nah beranda,
Kusampaikan kabar gembira
Kini aku mengandung anak dara
Tak lama lagi dia lahir ke dunia
Entah September, entah Oktober pilihannya
Mohon doakan dia sehat sempurna
Kelak bernama Farzana


Baiklah beranda,
Demikian ku bagi berita
Kali ini bahagia, bukan angkara
Belum puas memang kita bercengkerama
Apa daya, tak banyak masa tersisa

Sampai jumpa beranda aksara berikutnya :)
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Category: | 0 Comments

Hello, there !! Hei, we meet again with my new experience and story.
Here we go :)

Gw baru aja selesai nonton film serial TV favorit gw neh. Judulnya
Once Upon A Time. Dan yang baru aja gw selesain itu adalah film
episode terakhir di season 3. Trus kenapa gitu, Mei ?? Penting ya ???

Hahahaa... Ya ya yaa... Gw kan suka film atau buku itu kalo ada suatu
nilai yang bisa gw ambil. Nilai itu pasti sesuatu yang positif dan
bisa gw terapin dalam hidup. Nah, sekarang gw mau berbagi hal itu
disini, dari episode terakhir film tersebut. Siapa tau kan buat yang
baca tulisan gw ini bisa juga mengambil nilai, entah sama atau beda
persepsi dengan gw ya tergantung yang mikir dan baca ini.

Singkat ceritanya tadi itu adalah tentang pemain utamanya kembali ke
masa lalu. Mereka kembali karena ga sengaja terseret ilmu sihir yang
bisa buka gerbang pintu waktu masa lalu. Ketika sudah masuk, mereka
sadar seharusnya ga melakukan suatu hal apa pun disitu, supaya ga
terjadi perubahan di masa depan. Namun masalah timbul ketika mereka ga
sengaja melakukan kesalahan yang bisa berakibat fatal. Otomatis lah ya
kalo melakukan kesalahan, sebisa mungkin harus bisa diperbaiki.
Apalagi kalo itu menyangkut masa depan. Jadi, film berjalan tentang
cerita mereka yang berusaha memperbaiki kesalahan itu dan kembali ke
masa tempat mereka berasal. Akhirnya mereka berhasil, tapi tetap aja
mereka melakukan suatu hal yang mengubah masa depan. Mereka mencoba
menyelamatkan seseorang yang akan dibunuh oleh penjahat di masa lalu
tersebut. Mereka sadar akan konsekuensi perubahan tersebut. Lalu
mereka pikir bahwa dengan membawa orang tersebut ke masa mereka, ga
bakal ada pengaruhnya.

Ternyata, orang yang dibawa itu pengaruhnya besar pada masa mereka.
Karena seharusnya orang tersebut meninggal di masa lalu. Dan
kematiannya itu membuat pasangan hidupnya bisa mendapat penggantinya
di masa depan. Dan memang di masa depan ini, pasangannya udah dapat
pengganti, tapi gegara dia dibawa lagi, reunianlah. Otomatis,
hancurlah hati pengganti pasangan itu di masa depan. Ga heran si
pengganti ini marah besar dengan pemain utama yang udah kembali tadi
dan sebenarnya ga tau siapa yang dibawa dari masa lalu tersebut, ya ga
bermaksud juga buat menghancurkan hidup pasangan pengganti tersebut.
Konflik berlanjut, ceritanya bersambung ke season 4.

Mungkin ga jelas ya dengan cerita gw diatas hehee.. Kalo mau jelas ya
harus nonton langsung. Tapi kan poin pentingnya bukan itu. Buat gw,
yang penting adalah konsep kembali ke masa lalu. Jujur deh, pasti
banyak diantara para pembaca ini yang pernah atau bahkan sering
berharap untuk bisa kembali ke masa lalu dan mengubah segala hal yang
perlu diubah supaya masa depan kalian menjadi lebih baik. Gw dulu
sering soalnya, sekarang juga masih kalo lagi marah dan putus asa
dengan masalah yang sedang gw hadapi.

Ternyata memang Alloh itu Maha Adil. Hal seperti itu ga pernah Alloh
ciptakan. Karena memang ga akan pernah berguna seperti manusia
bayangkan. Seperti cerita yang gw tonton tadi. Suatu hal yang kita
anggap atau bayangkan akan baik, ternyata malah buruk dan jauh dari
perkiraan. Begitu juga dengan kesempatan memperbaiki masa lalu dengan
cara mengubahnya.

Seharusnya, bila mau berubah, saat inilah, sekarang. Karena selama
masih diberi nafas hidup, selama itulah ada kesempatan. Bukan masalah
waktu untuk berubah, tapi kemauan dan kesempatan. Andaikan menyesal
dengan masa lalu, bukan dibuang atau diubah tetapi dengan menyimpan.
Bagaimanapun juga, kesalahan masa lalu yang membuat kita menjadi lebih
baik di masa ini. Karena ada perbandingan, pengalaman dan pelajaran
dari hal yang telah terlewati.

Makanya ada ungkapan, orang yang beruntung adalah orang yang lebih
baik dari hari kemarin. Dan orang yang merugi adalah orang yang lebih
buruk dari kemarin.

Memang ada saatnya manusia menjadi bagus atau buruk. Dan tergantung
kekuatan serta kemauan manusia itu juga untuk bisa mengubahnya menjadi
lebih baik atau tetap bertahan buruk atau bahkan menjadi lebih
terpuruk.

Intinya, kesempatan dan kemauan harus sekarang diperjuangkan untuk
memperbaiki keadaan. Nyerah itu bole, kalo udah mati. Masih hidup udah
nyerah, zombie lah namanya :)

Oke, itulah yang bisa gw bagi sekarang. Semoga dapat dipahami dan
bermanfaat yaa. Sampai jumpa di tulisan berikutnya ;)

--
Best regards,Wassalammualaikum.

Meillyssa ChandraH

Category: | 0 Comments

Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati

Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri

Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Hampamu takkan hilang semalam oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Ku percaya diri cintakulah yang sejati

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya

Kau selalu meminta terus ku temani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi karena tak sanggup sendiri

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu

Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini ooh silakan kau adu
Malaikat juga tahu, malaikat juga tahu
Aku yang jadi juaranya



Notes :
Maaf ya yank kl selama ini aku sering nyakitin kamu. Selalu meragukanmu, selalu merasa kurang n berusaha mencari yang lain. Kamulah yg mengerti aku tp aku yg belum mengerti dan menerima kamu.

Tapi ternyata, hatimu sangat lapang, sangat sabar menghadapiku. Dan kamu sudah membuktikan bahwa dirimulah pengendaliku dan belahan jiwaku. Kemana pun aku berlari, takdir cinta selalu membawaku kembali kepadamu.

Ya, kamulah juaranya. Kamu, suamiku tersayang. Tak akan ada lagi cerita aku yang mencoba berpaling darimu. Semua akan berakhir disini, detik ini. Makasih ya yank, kamu selalu menerima maafku dan sabar memelukku erat.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Category: | 0 Comments

Ini masih pagi, seharusnya pergi mandi tapi mengapa malah begini ?

Ahh begitu menjengkelkan hai kau cinta khayalan.. Mengapa sepagi ini kau melintas terbayangkan.. Aku kesiangan pun tak dapat kau pertanggungjawabkan hufftthh..

Ya Tuhan mengapa menjadi yakin itu akan terwujudkan.. Bagaimana perasaan bila menjadi kenyataan..

Sepagi ini.. Otak ku tumpul logika.. Nafsuku menggila.. Pada hati berkecamuk sepi, godaan menantang diri.. Ada sinyal cinta yang semakin banyak dan nyata diberi..
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Category: | 0 Comments

Waktu menunjukkan pukul tiga dinihari. Tanggal pun telah berganti, 22 September 2013. Tepat sebulan kita terpisahkan.

Mengapa masih terjaga ? Terjaga dengan khayalan membina cinta yang lain. Cinta yang dianggap sempurna. Hanya di kepala.

Padahal diri ini sepenuhnya sadar bahwa cinta yang lain itu tak akan pernah bisa diwujudkan. Karena banyak hal, tapi yang pasti, keadaan dan takdir tak berpihak. Selamanya hanya akan jadi khayalan semata.

Tak ada guna berpikir untuk mengejar 10 tahun lebih awal. Ataupun mengubah penampilan. Jika memang Tuhan tak menggariskan, tak akan pernah tersatukan. Jadi, mari lupakan cinta khayalan.

Padahal baru sebulan. Mengapa begitu ceroboh untuk cepat melupakan ? Mengapa begitu mudah tergoyahkan oleh godaan ?

Lalu... Kau tahu apa yang paling mengerikan dari terpisahkan ? Kerinduan. Rasanya mengerikan, membuat hati dan pikiranmu kacau berantakan. Hingga akhirnya mudah tergoda.

Jalan yang kutempuh masih panjang. Masih ada sebelas bulan ke depan. Bila masih bisa bertahan dari serangan kerinduan, mengapa harus memikirkan cinta yang lain ?

Cinta ini masih kuat. Masih telihat sempurna. Masih bisa dipertahankan.

Maka ucapkan selamat tinggal pada yang lemah. Siapa pun yang memberi perhatian lebih besar, dialah yang layak mendapatkan seutuhnya keseluruhan tanggapan.

Tertidurlah dengan tenang. Dengan harapan untuk terus bertahan dari serangan godaan. Lupakan cinta khayalan.

Cintamu yang sekarang adalah segalanya. Dia masa lalumu, mendampingimu sekarang, hingga ke masa depan. Pertahankan.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Category: | 0 Comments

Music by Kenny G & sing by Robin Thicke

It feels like a fire that burns in my heart
Every single moment that we spend apart.
I need you around for every day to start;
I haven't left you alone.

There's something about you, it's there in your eyes,
Everything I'm looking for I seem to find.
All this time away is killing me inside -
I need your love in my life.

I want to spend time 'til it ends,
I want to fall with you again.
Like we did when we first met,
I want to fall with you again.

We fought in a battle, but nobody won,
And now we face a mountain to be overcome.
You can't turn away: the past is said and done;
I need us to carry on.

I want to spend time 'til it ends,
I want to fall with you again.
Like we did when we first met,
I want to fall with you again.

You'll try everything
You never thought would work before.
When you live for, you love and you give 'em your all,
You can always give 'em some more.

Baby, nothin' means anything
Unless you're here to share with me.
I can breathe, I can bleed, I can die in my sleep
'Cause you're always there in my dreams.

I want to spend time 'til it ends,
I want to fall with you again.
Like we did when we first met,
I want to fall with you again.

I want to spend time till it ends,
I want to fall with you again.
Like we did when we first met,
I want to fall with you again.



Note :
Ternyata seperti ini rasanya jauh dari kamu, suamiku. Baru aku sadar, kamu itu penting untuk selalu hadir disisiku. Saat kita selalu bersama dan bertengkar, aku pikir aku bisa hidup tanpamu. Pada akhirnya, sekarang kita berpisah karena kewajiban profesiku. Baru saja sebulan, tapi berat sekali. Bagaimana harus melewati setahun ??

Kita memang harus bisa melewati tahap ini dan aku yakin aku bisa. Namun yang kubutuhkan sekarang adalah jatuh cinta lagi padamu, seperti dulu, seperti awal kita bertemu. Semoga cinta kita ini selalu terjaga baik hingga Alloh yang memisahkannya hanya melalui maut. Amiin.

I always love u, my lovely husband, Marwin.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Category: | 0 Comments

Sebenarnya ingin curhat tapi ahh... Tak perlu dan tak mau merepotkan orang lain. Lagipula sudah terbiasa jadi "tong sampah yang solutif" dan aku pun belum menemukan orang yang seperti itu untuk diriku sendiri. Biasanya suamikulah tempatku bersandar dan berdiskusi, namun kali ini aku butuh seseorang yang netral.

Awalnya pula ingin curhat disini, terserah tanggapan pembaca, yang penting puas tuntas. Kemudian setelah mengetik terpikirkan kembali, apa pentingnya dunia mengetahui urusanku sedangkan solusi saja tak akan aku dapatkan malah masalah baru dan menjadi tertawaan para musuh. Apa yang seperti itu aku harapkan ? Tentu tidak, aku yang sekarang harus berbeda dengan diriku dulu yang bangga mendapat perhatian dan belas kasihan orang lain yang tak mengerti posisiku sesungguhnya. Itu dulu, jaman diriku masih euforia dengan sosial media yang bertepatan dengan belum stabilnya pemikiranku. Sekarang ini sudah sadar hal seperti itu tak berguna, malah makin merusak jiwa.
Kini ada suatu kewajiban bahwa yang kutulis haruslah sesuatu yang bermanfaat, meskipun sedikit.

Nah, sekarang aku malah bingung mau menulis apa dan hal apa yang harus kubagi. Otak lagi kusut dan hati tak tenang seperti ini bagaimana bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat hmmm... Mari menelaah sedikit benang-benang kusut dikepalaku seiring dengan bertambah panjangnya tulisan yang kutulis namun entah apa ada nilainya ini.

Sepertinya akan kubahas suatu hal yang masih berkaitan dengan tulisan sebelumnya, susahnya menjadi baik. Sebenarnya yang lebih tepat itu adalah susahnya mempertahankan komitmen. Padahal suatu komitmen itu dibentuk dan tercapai untuk diwujudkan dengan perjuangan panjang dan menghabiskan banyak hal. Namun ketika sudah terwujud, setelah melewati masa senang dan bangga bisa meraihnya, tibalah sekarang saatnya mempertahankan. Hilang masa senang, timbul rasa bosan. Karena setiap komitmen memiliki konsekuensi. Dan setiap konsekuensi mempunyai resiko yang mengakibatkan perjuangan tahap selanjutnya dimulai.

Saat inilah semua idealisme dipertaruhkan dan dihadapkan kepada fakta. Dulu, saat membentuk komitmen, pemikiran yang terjangkau hanyalah sejauh pembentukan dan usaha mewujudkannya. Ada hal-hal tak terduga dan tak menyenangkan yang memang terpikirkan namun dulu masih menyebutnya sebagai suatu resiko dan itu dipikirkan bila terjadi. BILA.. Duh, padahal sekarang terjadi dan menjadi konsekuensi berjangka panjang. Maklumlah masih muda, pengalaman belum ada tapi keras kepala menerima tantangan dan sibuk membuktikan diri sebagai pejuang pemberani. Dan inilah yang harus dibuktikan seorang pemberani, menjalani setiap konsekuensi dan tak boleh undur diri selangkah pun.

Mempertahankan komitmen dan menjalani konsekuensi ternyata membutuhkan suatu kerjasama. Kerjasama yang utama adalah antara kesadaran diri dan kemampuan menelaah fakta di luar diri. Ketika kerjasama ini susah diwujudkan, akhirnya timbul rasa bosan dan putus asa. Kesenangan akan berhasilnya perjuangan meraih keberhasilan mulai memudar. Bila tak kuat iman, timbul penyesalan. Biasanya setelah menyesal, setan akan menghasut untuk menyalahkan hal yang tak berkaitan, umumnya berwujud orang lain. Setelah itu akan terpiculah pertengkaran karena menuruti hasutan setan. Terlalu sering bertengkar dan masih menuruti hasutan setan, timbul perpecahan. Akibatnya, kekalahan.

Naahhh.. Aku tak mau berakhir dengan kekalahan seperti itu. Terlalu memalukan. Maka, saat seperti ini dibutuhkan hal lain yang bersifat netral dan membantu. Biasanya, iman itulah yang menjadi pegangan. Namun, diri ini masih manusia yang imannya turun naik. Bila sedang naik, tak akan ada keluhan, namun bila sedang turun akan mencari pelarian. Bila pelariannya bagus, masalah mungkin bisa selesai atau mendapat waktu dan pemikiran baru yang segar untuk mencari jalan keluar. Tapi bila pelariannya salah, hancur sudah.

Pelarian yang kuanggap benar ya seperti ini, menulis. Bila keinginan curhat terlalu menggebu, maka aku akan menulis di atas kertas kemudian kubaca lalu kusobek atau kubakar. Namun bila masih mengendalikan diri, aku akan menulis seperti ini. Karena dengan menulis akan mendorongku untuk merenung yang ternyata bisa meningkatkan keimanan karena berusaha mencari hikmah dan bersyukur. Dan menulis disini memaksa diriku untuk memberikan manfaat sama seperti aku curhat dengan diriku yang berusaha memberikan suatu solusi ketika orang lain mencurahkan keluhannya padaku. Biasanya setelah lelah menulis dan merenung, aku akan tertidur dan ketika bangun akan terasa kesegaran dan siap bangkit kembali.

Aku pernah menawarkan cara ini pada teman-temanku namun ternyata setiap orang punya caranya sendiri. Aku pun tak mau memaksakan karena mereka bukanlah diriku dan aku pun bukanlah mereka. Akhir kata, aku sekarang telah selesai menulis dan ingin diteruskan dengan merenung lalu tidur. Semoga tulisan ini bermanfaat :)
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Category: | 0 Comments

By : Justin Timberlake


Aren't you somethin' to admire
Cause your shine is somethin' like a mirror
And I can't help but notice
You reflect in this heart of mine
If you ever feel alone and
The glare makes me hard to find
Just know that I'm always
Parallel on the other side

Cause with your hand in my hand and a pocket full of soul
I can tell you there's no place we couldn't go
Just put your hand on the glass
I'm here tryin' to pull you through
You just gotta be strong

I don't wanna lose you now
I'm lookin' right at the other half of me
The vacancy that sat in my heart
Is a space that now you hold
Show me how to fight for now
And I'll tell you, baby, it was easy
Comin' back into you once I figured it out
You were right here all along

It's like you're my mirror
My mirror staring back at me
I couldn't get any bigger
With anyone else beside me
And now it's clear as this promise
That we're making
Two reflections into one
Cause it's like you're my mirror
My mirror staring back at me, staring back at me

Aren't you somethin', an original
Cause it doesn't seem really as simple
And I can't help but stare, cause
I see truth somewhere in your eyes
I can't ever change without you
You reflect me, I love that about you
And if I could, I
Would look at us all the time

Cause with your hand in my hand and a pocket full of soul
I can tell you there's no place we couldn't go
Just put your hand on the glass
I'm here tryin' to pull you through
You just gotta be strong

I don't wanna lose you now
I'm lookin' right at the other half of me
The vacancy that sat in my heart
Is a space that now you hold
Show me how to fight for now
And I'll tell you, baby, it was easy
Comin' back into you once I figured it out
You were right here all along

It's like you're my mirror
My mirror staring back at me
I couldn't get any bigger
With anyone else beside me
And now it's clear as this promise
That we're making
Two reflections into one
Cause it's like you're my mirror
My mirror staring back at me, staring back at me

Yesterday is history
Tomorrow's a mystery
I can see you lookin' back at me
Keep your eyes on me
Baby, keep your eyes on me

I don't wanna lose you now
I'm lookin' right at the other half of me
The vacancy that sat in my heart
Is a space that now you hold
Show me how to fight for now
And I'll tell you, baby, it was easy
Comin' back into you once I figured it out
You were right here all along

It's like you're my mirror
My mirror staring back at me
I couldn't get any bigger
With anyone else beside me
And now it's clear as this promise
That we're making
Two reflections into one
Cause it's like you're my mirror
My mirror staring back at me, staring back at me

You are, you are the love of my life [x10]

Baby, you're the inspiration for this precious song
And I just wanna see your face light up since you put me on
So now I say goodbye to the old me, it's already gone
And I can't wait wait wait wait wait to get you home
Just to let you know, you are

You are, you are the love of my life [x8]

Girl you're my reflection, all I see is you
My reflection, in everything I do
You're my reflection and all I see is you
My reflection, in everything I do

You are, you are the love of my life [x16]
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Category: | 0 Comments

Ya aku tahu bahwa jalan menuju surga itu amatlah sulit dan itulah seleksi sejati untuk menjadi yang terbaik. Kadang terbetik tanya, mengapa jalan menuju surga begitu sulit ? Untuk apakah kesulitan itu ? Bukankah di surga kita sudah bebas dari segala pikiran dan pemikiran.

Maka yang aku paham hanyalah teori "reward". Semua proses yang terjadi dari setiap rintangan yang terlewati akan berakhir pada titik kesuksesan mencapai surga. Bila seperti ini, proseslah yang berperan penting karena hasil sudah sangat pasti, tinggal dipilih antara surga dan neraka. Nah, walaupun tahu proses adalah yang terpenting tapi melewatinya dengan berat membuat jiwa bersifat sangat dinamis. Kadang jiwa bisa jernih, tapi lebih sering menjadi keruh dan terpuruk. Seperti saat ini. Aku hanya berharap semoga Alloh mencodongkan kejernihan jiwa padaku. Amiin.

Saat seperti ini, sering mencari sumber kesalahan. Biasanya manusia lain, na'udzubillah ada sampai menyalahkan Alloh. Disinilah kedewasaan diuji dan diangkat. Bila bisa tahu kesalahan, bukan menyalahkan diri secara berlebihan, maka Alloh pun akan memberikan ilmu hikmah yang akan membukakan pikiran dan menjernihkan jiwa. Tapi ini sulit, sangat sulit bila ditambah dengan karakter jiwa pendendam. Hanya doa kepada Alloh yang mampu meluruskannya.

Ada satu fakta yang aku temui sepanjang perjalanan hidup. Banyak nasehat yang mengatakan untuk curhat saja hanya kepada Alloh. Faktanya, bila seseorang baru mengenal dirinya dan Alloh, ini sangatlah sulit. Dia tetap membutuhkan sosok manusia untuk berbagi beban. Aku mengalaminya sendiri namun sejarah mengajariku bahwa memang berharap pada manusia tak akan bisa sepuas berharap kepada Alloh. Lambat laun pun aku mulai bisa dan terbiasa untuk pasrah hanya kepada Alloh. Dan itulah proses yang sulit tersebut.

Mungkin sekarang adalah saatnya aku belajar untuk menurunkan standar keegoisanku. Belajar kembali menerima kesalahan, mencari hikmah dan kebaikan dari proses yang telah terlewati dan belajar melembutkan hati kepada orang lain. Intinya, belajar bersabar. Sesungguhnya, dibalik ketidakberhasilanku yang nyata terlihat orang lain, ada keberhasilan lain yang telah kucapai tanpa orang lain tahu. Bahwa proses berat yang kulewati tak akan pernah ada setitik pun nilai kesia-siannya, haruslah aku sangat sadari, pahami dan resapi saat ini.

Inilah yang dinamakan proses dan pembelajaran seumur hidup. Mudah-mudah Alloh selalu tetap bersamaku. Mungkin surgaMu sulit kucapai, maka saat ini yang aku harapkan hanyalah kebersamaan dan kedekatan kepada Alloh yang terus menerus. Aku sekarang lebih takut jauh dari Alloh daripada memikirkan surgaNya. Diri ini masih banyak yang harus diperbaiki. Dan Alloh pun membantuku memperbaiki diri dengan masalah yang terus datang agar aku selalu ingat dan dekat padaNya. Semoga Alloh memberiku kekuatan, keteguhan dan kesabaran untuk selalu tetap di jalanNya dalam menghadapi setiap ujianNya. Dan semoga aku selalu diluluskan dalam semua jenis ujianNya. Amiin.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

Category: | 0 Comments

Seharusnya malam ini dilewati dengan belajar dan tidur, bukan dengan menonton film di bioskop. Apalagi ditambah dengan kondisi sehabis jaga malam dan besok harus jaga malam kembali. Kemudian, ditambah hutang tugas presentasi dan setumpuk bahan yang harus dipelajari untuk bimbingan besok. Bagaimanapun kondisi yang saya hadapi kini, keegoisanlah yang menjadi pemenang hati saat ini. Saya biarkan diri ini melepaskan pengendaliannya sedikit untuk menenangkan dan menyeimbangkan kejiwaan saya. Maka, malam ini saya habiskan dengan menonton film di bioskop.

Ternyata tak ada yang sia-sia, saat ini. Saya sangat puas dan tak menyesal dengan pilihan tindakan yang saya ambil malam ini. Film tontonan pilihan saya malam ini memang bagus dan masuk menjadi film favorit pribadi : Sherlock Holmes.

Jujur, novel tentang detektif terkenal yang satu ini hanya satu kali saya baca dan saya pun tak pernah tertarik untuk membacanya kembali. Saat pertama membacanya, saya merasa bosan. Mungkin karena saya terlalu lama terpaku kepada novel detektif terkenal yang lain, Hercule Poirot. Dan, apa yang tersaji dalam film kali ini sangatlah berbeda dengan cerita di novel. Saya pun akan lebih memilih menonton filmnya kembali dibandingkan mencoba kembali untuk membaca novelnya.

Poin penting dari film ini adalah, saya menjadi tersadar mengapa saya dipilih Alloh untuk masuk kedokteran dan menjadi dokter. Dulu, saya menolak menjadi dokter karena berpikir bahwa seorang dokter harus teliti dan tekun sehingga sangat kontras dengan diri saya yang ceroboh dan pemalas. Namun film ini membuat pikiran saya terbuka dan menemukan tanda bahwa bukan sifat itu saja yang harus ada pada seorang dokter. Dasar seorang dokter adalah pengamat, peneliti, dan ilmuwan. Dan saya, memiliki ketiganya meskipun baru satu saja yang benar-benar nyata saya akui kehandalannya dalam diri saya.

Saya memang hobi mengamati dan menghubungkan pikiran saya dengan logika lalu menarik kesimpulan. Dan dalam film ini pula saya temukan bahwa sesungguhnya seorang dokter pun bekerja seperti seorang detektif. Hal lainnya, dokter tidak harus menjadi dokter, namun ilmu kedokteran yang sudah dimiliki pasti akan selalu berguna untuk pribadi maupun orang-orang sekitarnya.

Pikiran lain yang terbuka saat ini, memicu pemikiran lain tentang dokter yang saya dapatkan dari salah satu film Jackie Chan, yang saya lupa judulnya, tentang Dr. Sun Yat Sen. Dalam film itu, meski saya tak suka dengan ideologi komunisnya, ditampilkan seorang dokter sebagai perancang revolusi sejarah dan motor pemberontakan. Kembali saya temukan dalam diri ini bahwa saya seorang radikalis dalam artian saya tipe pemikir yang sering berlawanan dengan mayoritas pemikiran orang.

Mungkin semua pemaparan ini terlihat konyol tapi bagi saya ini merupakan titik penting penerimaan diri dan prinsip. Mind-set dokter merupakan obsesi mama harus bergeser sedikit demi sedikit menjadi dokter adalah takdir yang harus saya jalani. Dan ini berarti, satu kemenangan dari keegoisan tinggi dalam diri saya tercapai. Alhamdulillah.

Sesungguhnya, ibu yang baik hanyalah memberikan pengarahan yang terbaik kepada anak-anaknya. Namun sebagai manusia, beliau pun pasti memiliki kelemahan dalam mengarahkan anak-anaknya dan bila sang anak tak mampu memahami ibunya akan melihat sang ibu sebagai manusia yang jahat. Alloh menugaskan seorang anak untuk berbakti dan tidak membantah kedua orang tuanya selama mereka berada dalam jalan yang benar. Maka, seorang anak seharusnya mau belajar memahami kedua orang tuanya untuk dapat mengerti bahwa kedua orang tuanya merupakan "nabi" baginya.

Mama, semoga semua doa dan air matamu di sana demi diriku bisa menjadikanku orang tua yang lebih hebat dari kalian. Amiin. In the name of Alloh, I love you, mam.
Sent from my BlackBerry®

Category: | 0 Comments

Tak terasa sudah setahun kami menikah.

Dari hari pertama aku menikah hingga detik ini aku menulis, sering merasa tak percaya bahwa aku sekarang bukanlah seorang gadis biasa lagi. Namun pada tiap pagi, tiada henti ku bersyukur atas rahmat Alloh yang menganugrahkan cinta di antara aku dan suamiku.

Ternyata firman Alloh itu memang benar adanya : menikah itu menyenangkan dan cintu itu indah.

Mungkin kata-kata itu klise, tapi itulah fakta yang aku rasakan. Mungkin orang lain memaklumi karena kami masih terhitung pasangan baru, maka wajarlah cinta yang dirasa masih hangat dan hidup terasa manis.

Orang bilang, 5 tahun lagi baru kami terserang bosan dan akan berhadapan dengan realita rumah tangga. Jawabku ? "Persetan nanti !"

Biarkan orang berbicara nanti dan biarkan kami menikmati saat ini.

Faktanya, rumah tanggaku normal seperti rumah tangga lainnya yang memiliki masalah dan terjadi pertengkaran. Kami pun juga mengalami kesulitan-kesulitan seperti rumah tangga biasa.

Tak selamanya hidup berjalan tenang. Tapi inilah hidup, tanpa ada masalah maka kita tak akan pernah menghargai ketenangan hidup.

Bagian paling menyenangkan saat ini adalah setiap bangun pagi. Saat membuka mata, maka indra perabaku yang pertama bekerja. Aku tahu bahwa aku bangun di atas dada seorang pria dan berada dalam pelukan hangatnya. Dan pria ini adalah pria yang aku cintai dan mencintaiku serta menjadi pasanganku seumur hidup.

Jika telah menyadari hal ini, selanjutnya nuraniku mengucapkan rasa syukur kepada Alloh, "Alhamdulillah." Hariku pun akan terasa baru meski aku tahu hari itu akan berat dan rasa malas yang segera melintas saat teringat tugas.

Selanjutnya adalah bagian menggoda pria ini di saat pagi agar dia bangun. Sungguh ini kegiatan yang menyenangkan. Betapa tidak, aku bisa kembali seperti anak kecil yang sangat jahil kepada temannya. Tak puas aku menggoda suamiku sampai dia terbangun dengan rasa kesal dan mengejarku untuk mencubit. Bila dia sudah bangun, maka keributan kecil akan terjadi di kamarku dengan jeritan dan tawa.

Bagian lainnya yang menyenangkan yaitu saat menunggu pria ini pulang kerja. Menunggu merupakan kegiatan yang tidak menyenangkan. Jadi, aku selalu memasang telinga untuk memastikan bahwa kendaraan suamiku telah sampai di rumah. Seringkali diriku jengkel sendiri bila sudah bosan menunggu. Aku pembosan dan paling benci bila disuruh menunggu.

Namun karena sifat itulah maka ketika suamiku datang aku menjadi sangat girang. Biasanya sambil membunuh waktu menunggu, aku habiskan dengan mengerjakan tugas atau tidur.

Sangat mudah membuat suamiku senang ketika pulang. Tak perlu banyak berhias, cukuplah sudah mandi dan penampilan seadanya. Maka saat suamiku pulang, giliran dia yang akan menjahiliku dengan menggelitikku sampai aku berteriak memohon kepadanya untuk berhenti. Jadi, keributan kecil akan kembali terjadi di kamarku.

Bila pria ini telah selesai membersihkan diri dan kami selesai makan malam, maka sambil menunggu waktu tidur, dia akan menemaniku kembali mengerjakan tugas. Bila tak ada tugas, biasanya kami menonton DVD bersama atau berkelana di dunia maya.

Saat-saat seperti inilah yang menjadi masaku untuk dimanja. Biasanya suamiku cukup memanjakanku dengan membelai atau menyisiri rambutku. Terlihat seperti kucing dan memang inilah saatnya aku mengulang masa kecilku ketika sering dibelai mama.

Tak selamanya kami betah tinggal di rumah hanya berdua. Bila ingin berganti suasana, kami pun pergi untuk berkumpul dengan keluarga besar suamiku atau melewati malam bersama teman-teman suamiku. Aku senang dengan sikap suamiku yang selalu membawaku ke mana pun dirinya pergi. Aku pun juga berusaha selalu berbaur dengan teman-temannya dan selalu siap bila berada di posisi satu-satunya wanita di antara banyak pria.

Suamiku tak pernah peduli dengan ejekan teman-temannya yang mengatakan suamiku merupakan suami yang takut istri sehingga harus membawa istrinya selalu seperti anjing penjaga. Jawaban suamiku ringan, "Sirik tanda tak mampu !" Atau, "Istri dinikahi memang untuk dibawa-bawa, bukan cuma jadi pajangan rumah !"

Kadang pertengkaran besar bisa membuat kami memisahkan diri sementara waktu. Namun ini tak pernah bertahan lebih dari satu hari karena kami sudah merasa bahagia saat bersama. Masa-masa kami bersama menjadi perekat rindu yang mengobati pertengkaran kami. Karena menikah itu menyenangkan dan cinta itu indah, hanya bila dijalani bersama-sama.
Sent from my BlackBerry®

Category: | 0 Comments

Sing by Nina Tamam

Cinta itu indah
Saat kita senang atau saat susah

Tak pernah ku menyesal
Ku telah memilih dirimu
Dengan perbedaan yang ada
Namun kita masih bersama

Kadang aku yang selalu egois
Dan kamu yang selalu tak perduli..i..i..
Dengan sikapku yang tak mau tahu
Dan kamu yang tak bisa tuk mengalah

Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Tak perduli saat senang dan saat susah
Kita kan selalu mencinta

Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Dan bila bosan benci menghampiri
Cinta kan membawa kita kembali
Di satu lollipop love, lollipop love
It's like a lollipop love, lollipop love

Satu dua kali kita pernah saling membenci
Ketiga empat kali kita juga saling tak bicara

Namun tak sanggup ku berlama-lama
Dengan hari-hari tanpa dirimu
Aku butuh teman untuk bicara
Dan kamu selalu ada tuk mendengar

Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Tak perduli saat senang dan saat susah
Kita kan selalu mencinta

Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Dan bila bosan benci menghampiri
Cinta kan membawa kita kembali
Di satu lollipop love, lollipop love
It's like a lollipop love, lollipop love

Kadang merah kadang biru
Kadang hijau dan ungu
Berwarna warni cinta kita
It's like a lollipop, lollipop love
It's like a lollipop, lollipop love

Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Tak perduli saat senang dan saat susah
Kita kan selalu mencinta

Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Dan bila bosan benci menghampiri
Cinta kan membawa kita kembali
Di satu lollipop love, lollipop love
It's like a lollipop love, lollipop love

Oh love, lollipop love, lollipop love
Love love, lollipop love
Oh love, lollipop love
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Category: | 0 Comments

Hai Mam !
Apa kabarmu saat ku tulis ini untukmu ?
Semoga kau dan Ayah serta Albar selalu dalam lindungan dan limpahan rahmat dari Alloh.
Amiin.

Lama kita tak saling bercerita (lebih tepatnya aku bercerita).
Ya, kita berdua tahu bahwa aku saat ini telah berada diposisimu, Mam.
Menjadi seorang istri.
Dan seperti yang pernah kau ajarkan padaku, dulu.
Bahwa apapun masalah rumah tangga seorang anak perempuan yang telah menikah, jangan pernah dia bercerita pada siapa pun, terutama ibunya !
Kau dan aku, Mam, memegang prinsip itu. Teguh dan utuh.
Dan kita berdua bersama-sama menghargai prinsip itu.

Aku disini pun sudah merasakan dan paham apa yang terjadi antara kau dan Ayah dulu.
5an aku mengerti bahwa tak ada rumah tangga dimanapun itu, bahkan pada kehidupan Nabi sekalipun, yang tak mengalami pertengkaran.
Itulah yang dinamakan proses berumah tangga.
Dan setiap masalah datang untuk diselesaikan.
Dan setiap masalah datang sebagai ujian untuk kematangan jiwa.
Dan aku dengan suamiku, melewati masalah, demi kebersamaan kami.
Dan seperti kau, Mam, dan Ayah, kami pun akan berusaha sekuat tenaga mempertahankan pernikahan kami sampai sejauh usia pernikahan kalian saat ini.

Mam, kita tahu bahwa langkah yang aku ambil ini adalah tindakan pemaksaan kehendakku kepadamu.
Sama seperti dirimu yang memaksakan menjalani kehendakmu.
Dan seperti semua konsekuensi pemaksaan akan penuh dengan masalah, maka aku akan terus bertahan sampai pilihan ini selesai terwujudkan.
Dan sama seperti semua langkah yang aku ambil, aku akan bertanggung jawab dan menyelesaikannya sampai selesai.

Aku tak kan mengeluh, apalagi menyesal dengan semua yang telah aku pilih.
Aku yang memilih,
Aku yang menjalankan,
Aku yang merasakan,
Dan aku yang akan menyelesaikan.

Pertama, sebentar lagi aku menyelesaikan impianmu, Mam.
Kedua, aku yang telah mewujudkan impian pertamaku, akan mulai mengambil alih penuh semua yang menjadi tanggung jawab dalam hidupku. Albar dan pernikahanku.
Ketiga, aku akan mewujudkan impian keduaku, melihat dunia !

Kau tahu semua impianku ini dan kau pun tak setuju.
Namun dirimu sadar bahwa seselesainya aku mewujudkan impianmu merupakan kebebasanku untuk mewujudkan impianku.
Kita telah sepakat akan hal ini dan aku pun telah berjanji padamu, Mam, sampai mati aku tak kan pernah menelantarkan keluargaku !

Aku akan menjadi sepertimu, Mam.
Menjadi wanita hebat dan aku akan memperbaiki kesalahanmu.
Aku berjanji, kau akan bangga melihatku nanti.
Semua ini kutulis sebagai bentuk janjiku padamu,
Mamaku tercinta.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Category: | 0 Comments

by :Henry Krieger; Scott Cutler; Beyonce Giselle Knowles; Anne Preven


Listen,
To the song here in my heart
A melody I've start
But can't complete

Listen, 

to the sound from deep within
It's only beginning
To find release

Oh,
the time has come
for my dreams to be heard
They will not be pushed aside and turned
Into your own
all cause you won't
Listen....

Listen,
I am alone at a crossroads
I'm not at home, in my own home
And I tried and tried
To say whats on my mind
You should have known


Oh,
Now I'm done believing you
You don't know what I'm feeling
I'm more than what, you made of me
I followed the voice
you gave to me
But now I gotta find, my own..

You should have listened
There is someone here inside
Someone I'd thought had died
So long ago

Oh I'm screaming out, for my dreams to be heard
They will not be pushed aside or worse
Into your own
All cause you won't
Listen...

I don't know where I belong
But I'll be moving on
If you don't....
If you won't....

LISTEN!!!...
To the song here in my heart
A melody I've start
But I will complete

Oh,
Now I'm done believing you
You don't know what I'm feeling
I'm more than what, you made of me
I followed the voice, you think you gave to me
But now I gotta find, my own..
my own... 

Category: Labels: | 0 Comments

by Christina Perry

I know I can't take one more step towards you 
'Cause all that's waiting is regret 
And don't you know I'm not your ghost anymore? 
You lost the love I loved the most 

And I learned to live, half-alive 
And now you want me one more time 

And who do you think you are? 
Runnin' 'round leaving scars 
Collecting your jar of hearts 
And tearing love apart 

You're gonna catch a cold 
From the ice inside your soul 
So don't come back for me 
Who do you think you are? 

I hear you're asking all around 
If I am anywhere to be found 
But I have grown too strong 
To ever fall back in your arms 

And I learned to live, half-alive 
And now you want me one more time 

And who do you think you are? 
Runnin' 'round leaving scars 
Collecting your jar of hearts 
And tearing love apart 

You're gonna catch a cold 
From the ice inside your soul 
So don't come back for me 
Who do you think you are? 


Dear, it took so long just to feel alright
Remember how to put back the light in my eyes
I wish I had missed the first time that we kissed
Cause you broke all your promises

And now you're back
You don't get to get me back

And who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart

You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Don't come back at all

And who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart

You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
Don't come back for me
Don't come back at all

Who do you think you are?

Who do you think you are?

Who do you think you are?

Takutlah terhadap Alloh dalam agamamu, berharaplah kepadaNya dalam setiap urusanmu dan bersabarlah atas penderitaan yang menimpamu. [Al Harits Al Muhasibi]

Everyone in the dark can see a light.. Everyone in the sorrow can see a happines.. Everyone in the silent can see a friend.. And now I can see you.. Thank you for giving me the sweetest friendship in the silent.. Saudariku, jangan pernah engkau merasa sendiri di keramaian.. Inni uhibbukifillah.

Wahai diriku, masihkah kau di dalam gelanggang dakwah ? Menjadi pengumpul hati, pendidik, penyandang dana dan sekedar berinfak dengan peluh otot ? Atau kau sudah jadi penonton dan pendengar dakwah yang mencari pembelaan dari keluarga dan pekerjaan ? Sudahkah kau sedemikian kaya dan kuat hingga kau menantang diluputkan dari penjagaan dan rahmat Alloh azza wajalla ?

Seorang ksatria bukanlah orang yang mempermainkan hatimu tapi ksatria adalah orang yang dengan gagah memintamu kepada orangtuamu untuk menjadi pendamping hatinya.

Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Rabbnya dan mencegah diri dari kuasa hawa nafsunya, maka surgalah tempat tinggalnya. (QS. An Naazi'aat:40-41)

Berbicara yang baik lebih baik daripada diam. tetapi diam lebih baik daripada berbicara yang tidak baik.

Ibadah itu adalah kata yang merangkum segala sesuatu yang disukai dan diridhai Alloh yang meliputi perkataan ataupun perbuatan, baik yang batin ataupun yang dzahir.[Ibnu Taimiyah]

Perjalanan hitam boleh saja ada di setiap kehidupan seseorang. Siapapun, sehitam dan sekelam apapun.. tapi siapapun orang yang berada dalam gelap pasti mendambakan cahaya. Siapapun yang sudah mendapatkan cahayapasti berusaha untuk tetap berada dan memegang kuat cahaya itu. Siapapun yang sudah terterangi, tak mungkin rela berjalan menjauh untuk sekedar tersandung, terantuk batu, apalagi tersesat dan jatuh ke dalam jurang. Kita adalah sekelompok orang yang dimuliakan Alloh melalui Islam. Andai kita mencari kemuliaan dari selain Islam pasti Alloh akan menghinakan kita. [Umar bin Khattab]

Janganlah engkau biarkan hatimu mengeras, dimana tak ada lagi perasaan menyesal ketika berbuat dosa dan maksiat, tak bersemangat ketika berbuat kebaikan. Hati tak tersentuh dengan segala nasehat.

Jika hanya memaki dan menyalahkan kondisi, orang kafir pun bisa melakukannya. Tapi kita adalah umat pilihan yang mengembalikan misi kekhalifahan, yang takkan berhenti mengusahakanperbaikan demi perbaikan hingga kondisi menjadi semakin baik. Atau jika tidak, jangkauan kebaikan kita semakin meningkat.

Recontemplation of life destination. Long time ago, a child asked to his father, "Dad, when will we rest from our busy (struggle)?" And his father answered, "Later, when we enter into paradise." Subhanallah, it's the most   wise answer. Do you know whose talking is it ? They are Imam Syafi'i and his son.

Pada umumnya laki-laki adalah makhluk yang ingin selalu tampil kuat, tegar, dan bisa melakukan segala hal. Namun ketika dia didera penyakit, dia bisa berubah menjadi bayi besar yang super manja. Pahamilah wahai para istri !

Tersanjungkah engkau yang bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudhu di dingin malam, lapar perut karena shaum atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang ? Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur sementara dalam hatimu tak ada apa-apa ? Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid. Lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri ? [Kematian Hati - Ust. Rahmat Abdullah]

Jauhilah api neraka meski hanya bershodaqoh dengan separuh biji kurm. [Muttafaqalaih]

Jika kita yakin bahwa dunia dan seisinya adalah milik Alloh, seharusnya kita juga yakin bahwa Alloh tahu dimana pun kita berada, apapun yang kita lakukan, serta apapun yang kita sembunyikan.

Untukmu ukhti yang ku cinta, aku rindu untuk berjumpa. Jika di dunia kita tak bisa bersua, semoga nanti kita bersama di surgaNya.

Category: Labels: | 0 Comments

Mengapa harus terus kabar-kabar tentang kalian sampai padaku, tanpa ku cari tahu ? Padahal, telah semua jalan dari dan menuju kalian telah ku tutup.

Ahh diri.. Mengapa masih begitu sulit memaafkan mereka yang telah menyakiti ? Ayolah.. Biarkan Alloh yang mengurusnya dan bersabarlah, biar di akhirat nanti semua rasa sakit itu ku tagih menjadi amalan yang memberatkan timbangan kebaikanku. Janganlah mendengki dengan setitik kebahagiaan yang mereka punya. Jangan sampai tabungan akhiratku dari sakit hati yang mereka beri terhapus sia-sia.

Apa yang kurang dari kebahagiaanku sekarang ? Tak ada, ini semua telah sempurna. Maka itu, jangan sampai hancur karena dendam. Bukankah balas dendam paling sempurna adalah terus hidup bahagia dan menjadi yang terbaik, tanpa mempedulikan mereka lagi ? Let it flow with your glow, not with your sorrow.

Bila nanti garis jodoh mempertemukan aku dan kalian kembali, mungkin hati ini bergejolak hebat untuk mencaci maki, meludahi dan menyakiti kalian. Tapi semua akan ku tahan, karena ku tahu akulah sang pemenang dan kalian hanyalah pecundang yang pengecut dan tak bertanggung jawab.

Kebahagiaan yang kalian rasakan adalah balasan Alloh atas 'kebaikan' yang kalian berikan padaku. Ya, berkat rasa sakit itu aku bisa menjadi lebih kuat dan mempecundangi kalian. Tanpa permintaan maaf kalian, pundi-pundi akhiratku menjadi lebih berat.

Aku tak pernah menyumpahi kalian, tapi Alloh memang Maha Adil. Kesusahan kalian yang terus membayangi karena menyakitiku adalah hasil ulah kalian sendiri. Ulah kesombongan kalian yang sulit memimta maaf.

Jadi, selamat menikmati dan terima kasih !

Category: Labels: | 2 Comments

Suatu kesalahan tidak akan diketahui oleh si pembuat kesalahan. Jika kesalahan itu tidak diberitahukan kepada si pembuat kesalahan.

Jangan menunggu termotivasi untuk bergerak tetapi bergeraklah maka akan termotivasi. Jangan menunggu dipahami orang lain tetapi pahamilah orang lain maka akan dipahami. Jangan menunggu orang peduli padamu tetapi pedulilah pada orang lain maka akan banyak orang peduli. Jangan menunggu kaya untuk memberi tetapi memberilah maka akan menjadi kaya. Jangan menunggu bisa melakukan tetapi lakukanlah maka akan bisa. Jangan menunggu sukses untuk bersyukur tetapi bersyukurlah maka sukses akan datang. Jangan menunggu bahagia untuk tersenyum tetapi tersenyumlah maka akan bahagia.

Di setiap zaman selalu ada pejuang-pejuang dakwah yang kelelahan. Jika mereka lelah karena mengusung kebenaran, maka Alloh akan menguatkannya kembali. Akan tetapi jika mereka lelah karena tergoda dunia, maka akan ada banyak pejuang yang rela menggantikannya dengan ikhlas karena dakwah tak pernah kehabisan pejuang. Kereta dakwah akan terus melaju.

Karena tulang rusuk takkan pernah tertukar, maka cukuplah bersabar sebagai ikhtiar. Apapun yang terjadi hari ini, semoga bisa dipahami sebagai jalan yang terbaik.

Aku ingin beribadah dengan doa dan aku juga yakin suatu saat doaku pasti dikabulkan. Hanya saja, mungkin tidak sekarang dikabulkan, demi kemaslahatanku yang akan datang pada waktunya nanti. Dan jika tidak dikabulkan pun, aku sudah beruntung bisa beribadah dan menyerahkan diri kepada Alloh. [Ibnu Jauzi]

Aku kuatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan. Keyakinan hanya tinggal pemikiran yang tak berbekas dalam perbuatan. Banyak orang baik tapi tak berakal, ada orang berakal tapi tak beriman, ada lidah fasih tapi berhati lalai, ada yang khusyu namun sibuk dalam kesendirian, ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis, ada ahli maksiat rendah hati bagaikan sufi, ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat dan ada yang banyak menangis karena kufur nikmat. Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat dan ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut, ada yang berlisan bijak tapi tak memberi teladan dan ada pelacur yang tampil menjadi figur, ada yang berakhlak tapi tak bertuhan. Lalu diantara semua itu, dimana aku berada ? [Ali bin Abi Tholib]

Tak akan memburu puncak ilmu kecuali seorang pecinta ilmu sejati dan seorang pecinta sejati wajib bersabar dalam menghadapi hal-hal yang tidak menyenangkan. [Ibnu Jauzi]

Bukan karena hari ini indah kita bahagia tetapi karena kita bahagia hari ini menjadi indah. Bukan karena tidak ada rintangan kita menjadi optimis tapi karena kita optimis rintangan menjadi tidak ada. Bukan karena mudah kita yakin bisa tapi karena kita yakin bisa semuanya menjadi mudah. Bukan karena semua baik kita menjadi tersenyum tapi karena kita tersenyum maka semua menjadi baik.

Dari Aisyah, Rasulullah bersabda bahwa amalan yang paling dicintai oleh Alloh Ta 'ala adalah amalan yang kontinyu walaupun itu sedikit [HR Muslim no.783]

Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang. [Imam Syafi'i]

Some of us get dipped in flat. Some in satin. Some in gloss. But every once in a while, you find someone who's irisdescent and once you do, nothing will ever compare. 

Dari air kita belajar ketenangan, dari batu kita belajar ketegaran, dari tanah kita belajar kehidupan. Dari kupu-kupu kita belajar mengubah diri, dari padi kita belajar rendah hati, dari Alloh kita belajar tentang kasih sayang yang sempurna. Melihat ke atas, memperoleh semangat untuk maju. Melihat ke bawah, bersyukur atas semua yang ada. Melihat ke samping, semangat kebersamaan. Melihat ke belakang, sebagai pengalaman berharga. Melihat ke dalam untuk introspeksi dan melihat ke depan untuk menjadi lebih baik. [Khairunnas]

Para pencari dunia tak tahu bahwa kelezatan di dunia yang sebenarnya ada pada kemuliaan ilmu, kehormatan diri, kenyamanan qana'ah, dan kelezatan memberikan sesuatu kepada sesama. [Ibnu Jauzi]

Sesungguhnya Alloh telah menjadikan bagi segala sesuatu kunci untuk membukanya. Alloh menjadikan kunci pembuka shalat adalah bersuci, kunci kebajikan adalah kejujuran, kunci surga adalah tauhid, kunci ilmu adalah bagusnya bertanya dan mendengarkan, kunci kemenangan adalah kesabaran, kunci ditambahnya nikmat adalah syukur. [Ibnul Qayyim]

Ketahuilah wahai hamba Alloh bahwa Alloh menjadikan manusia sebagai manusia yang lemah. Sementara dalam An Nisa : 76 Alloh berfirman, "Sesungguhnya hanya tipu daya setan adalah lemah." Dua makhluk yang lemah jika beradu kekuatan dan masing-masing tak ada yang membantunya maka salah seorang dari mereka takkan ada yang berhasil mengalahkan lawannya. Karena itu, Alloh memerintahkan manusia untuk meminta bantuan dan pertolongan Alloh dari tipu daya setan yang lemah itu agar dijaga darinya dan dibantu dalam menaklukannya. [Ibnu Jauzi]

Tiada seseorang berdoa kepada Alloh dengan suatu doa kecuali dikabulkanNya dan dia memperoleh salah satu dari tiga hal yaitu dipercepat terkabulnya di dunia, disimpan untuknya sampai di akhirat nanti, atau diganti dengan mencegahnya dari musibah yang serupa. [HR Ath Thabrani]

Jika kabur bagimu 2 perkara maka perhatikanlah salah satu dari keduanya yang paling terasa berat bagi nafsu lalu ikutilah ia karena tidak ada sesuatu yang terasa berat bagi nafsu kecuali sesuatu itu benar. [Ibnu Athaillah]

Cinta itu mensucikan akal, mengenyahkan kekhawatiran, memunculkan keberanian, menjaga akhlak mulia, membangkitkan semangat, mengenakan wewangian, memperlihatkan pergaulan yang baik, serta menjaga adab dan kepribadian. Tapi cinta juga merupakan ujian bagi orang shalih dan cobaan bagi ahli ibadah. [Ibnul Qoyyim]
Mari belajar mencintaiNya dan Dia akan memberimu cinta tak terhingga.

Jadilah matahari bagi orang lain. Orang lain boleh menjadi awan, rumput ataupun tanah tetapi kau, jadilah matahari ! selalu bersinar dan bersyukur kapan pun meski tak seorang pun melihat. [Fortune Cookies]

Hidup manusia seperti sebuah buku. Sampul depan adalah tanggal lahir, sampul belakang adalah tanggal pulang. Tiap lembaran adalah hidup kita. Ada buku yang tebal dan ada yang tipis. Sehebat dan seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman berikutnya yang bersih, baru, tiada cacat. Sama dengan hidup, seburuk apapun kemarin, Alloh selalu menyediakan hari yang baru untuk kita untuk melakukan sesuatu yang benar setiap hari. Memperbaiki kesalahan, melanjutkan alur cerita yang sudah ditetapkanNya. Maka, mari lebih fokus menghias buku kehidupan kita !

Seseorang bertanya kepada Hasan Al Bashri tentang dunia dan hakikat keberadaannya, beliau pun menjawab, "Kamu bertanya tentang dunia dan akhirat ? Sesungguhnya perumpamaan dunia dan akhirat adalah bagaikan timur dan barat. Setiap salah satunya bertambah dekat, maka yang satunya akan menjauh. Dan kamu berkata sebutkanlah karakteristik dunia ini kepadaku ! Apa yang harus aku sebutkan kepadamu tentang rumah yang awalnya melelahkan sedangkan akhirnya membinasakan. Di dalam kehalalannya ada perhitungan dan di dalam keharamannya ada siksaan ? Siapa yang tidak membutuhkannya terkena fitnah dan siapa yang membutuhkannya akan sedih."

Ya Alloh, jika saat ini ia tersenyum, semoga menjadi ibadah. Jika ia marah, semoga tak melampaui batas. Jika ia sedih, semoga kesedihan yang bisa menghidupkan hati dan jiwa. Jika ia lelah, semoga menjadi penggugur dosa. Semoga apa yang ia lakukan hari ini jauh lebih baik dari waktu yang telah lalu. Semoga kebahagiaan dan keberkahan selalu menyertainya. Amiin.

Ikhlas itu ada dalam ketiadaan, yaitu dalam ketiadaan apresiasi terhadap amal kita maka kita akan baik saja dan tak sakit hati. Kala shalat, puasa, sedekah, dan ibadah lain yang kita lakukan tak mendapat pujian dan apresiasi orang lain.

Mintalah kepada Alloh dan jangan bosan meminta karena bencana orang yang meminta adalah kebosanan. ['Aidh al Qarni]

Berapa banyak permintaan yang dipinta seseorang dengan sangat bahkan merasa akan sangat rugi bila tak memperolehnya. Tapi, di waktu berikutnya saat permintaan itu tidak diperoleh ternyata terbukti menjadi jalan keselamatan dari berbagai keburukan yang diberikan Alloh. Berapa banyak ujian yang dirasakan seseorang hampir saja memutuskan harapannya. Kemudian ia melihat ternyata ujian itulah yang dapat menumbuhkan kebaikan dari hidupnya. [Sayyid Quthb]

Bukan karena hidup bahagia lalu kamu tersenyum tetapi tersenyumlah dahulu maka hidupmu akan bahagia. Bukan karena semua orang bersahabat lalu kamu tersenyum tetapi karena kamu tersenyum maka semua orang menjadi bersahabat. Bukan karena pekerjaan menyenangkan lalu kamu tersenyum tetapi karena kamu tersenyum maka pekerjaan menjadi terasa menyenangkan. Bukan karena keluarga harmonis lalu kamu tersenyum tetapi tersenyumlah maka keluarga yang harmonis akan menjadi milikmu. Bukan karena dunia yang membuatmu tersenyum tetapi senyumanmulah yang membuat dunia menjadi tersenyum.

Opportunity berarti kesempatan. Pada kata YESTERDAY tak ada huruf O, berarti yang kemarin sudah tak ada kesempatan lagi. Pada kata TODAY ada huruf O berarti hari ini masih ada kesempatan.Pada kata TOMORROW terdapat lebih banyak huruf O sehingga masih banyak kesempatan di hari esok untuk menjadi lebih baik.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda bahwa semua umatnya akan masuk surga kecuali yang enggan. Siapakah mereka ? Dan Rasulullah menjawab bahwa mereka adalah orang-orang yang bermaksiat. [HR. Bukhari]

Saudara seiman itu adalah dirimu. Hanya saja dia itu orang lain. Sebab kita saling percaya maka kita adalah satu jiwa. Hanya saja kini sedang hinggap di jasad yang berbeda. [Al Kindi]
Terkadang kita tidak boleh percaya pada apa yang kita lihat atau yang kita dengar. Tapi kita harus percaya pada apa yang kita rasakan. Dan jika kita ingin agar orang lain mempercayai kita, kita juga harus merasa bahwa kita bisa mempercayai mereka. Bahkan meski kita sedang berada dalam kegelapan bahkan ketika kita sedang jatuh.

Di antara banyak ciri wanita shalihah, yang paling menonjol adalah kesabarannya. Menjadi mujahidah yang siap mendukung jihad suami dan yang paling berat adalah tetap taat jika suami berpoligami. Ujian terberat para rijal adalah jihad fil sabilillah. Sedangkan ujian terberat para nisa adalah tetap istiqomah dalam bingkai syariat ketika suami berpoligami.

Tak selalu apa yang ada di hadapan kita sesuai dengan apa yang kita lihat, apa yang kita dengar, apa yang kita rasakan atau apa yang kita pikirkan. Karena dunia ini memang bukan punya kita seorang. Tapi seberapa sama atau seberapa beda pun itu, perlihatkanlah tiga hal untuk memvalidasinya : logika, nurani, dan Tuhan. [Nazrul Anwar]

Rasa malu dan keimanan adalah dua sisi sebuah mata uang. Jika salah satunya hilang, hilang pula yang lainnya. [HR Ath Thabarani]

When you're down and many problems disturbing you, please remember and thinking all of the happy things around you. No matter it's small or big things. And the million reasons that you should be smiling. Let's say "Hey problem, no matter how big you are, I have Alloh who's always be there, guiding me to face you up."

Jabir radiyallohu anhu berkata bahwa Rasulullah bersabda, "Setiap kebaikan adalah shodaqoh." [HR Bukhari-Muslim]

Bagi orang yang tak tahu, semua hal selalu terlihat rumit. Tetapi tidak bagi orang yang tahu. Maka agar kita tak terjebak dalam kerumitan hidup, belajarlah untuk tahu hari demi hari.

Membersamai orang-orang shalih memang perintah Alloh. Memang keniscayaan bagi ikrar taqwa. Tetapi meletakkan harapan atau menggantungkan kebaikan diri padanya, pada sosok itu, adalah kesalahan dan kekecewaan. Semakin mengenali manusia, yang makin akrab bagi kita pastilah aib-aibnya. Sedangkan mengenali Alloh pasti membuat kita mengakrabi kesempurnaanNya. Maka gantungkanlah harapan dan segala niat untuk menjadi baik. Hanya padaNya.

Hathim Al Ashom berkata, "Aku tahu rezekiku tak akan diambil orang lain karena itu hatiku pun menjadi tentram. Aku tahu amalku tak akan bisa dilakukan oleh selainku, karena itu aku pun sibuk beramal. Aku pun tahu kematian menungguku karena itu aku mempersiapkan bekal untuk berjumpa denganNya. Aku tahu Alloh selalu mengawasiku, karena itu aku malu jika Dia melihatku di atas kemaksiatan." [Shifatus Shofwah, 4/161]

Ada kalanya Alloh menguji kita dengan masalah yang solusinya kita nasehatkan kepada orang lain. Pada saat seperti itu, bersyukurlah karena kita sudah tahu jawabannya bahkan sebelum masalah itu menimpa.

Ketahuilah bahwa tidak ada jalan yang lebih singkat daripada kejujuran, tak ada petunjuk yang lebih tepat daripada ilmu, dan tak ada bekal yang lebih cukup daripada takwa. [Al Muhasibi, "Risalah Al Mustarsyidin]

'Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu "Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Alloh" kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu ? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat ? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan di akhirat) hanyalah sedikit." [QS. Al Hajj :38]

Rasulullah bersabda, "akan datang pada manusia satu zaman dimana himmah (cita-cita) mereka adalah perut dan kemuliaan mereka diukur dengan harta yang dimiliki dan kiblat mereka adalah wanita dan agama mereka adalah dirham dan dinar. Sungguh mereka adalah makhluk yang paling buruk dan Alloh sama sekali tak menginginkan mereka. [Jaami'ul Hadits]

Lafaz-lafaz mulia adalah obat kegelisahan walaupun kesulitan dan tantangan menghadang selama perjalanan ini. Karena kita menjadi tahu dimana letak penangkalnya sehingga kita layak mendapat janji Alloh untuk hamba-hambaNya. "Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran di muka dan di belakangnya. Mereka menjaganya atas perintah Alloh." [QS. Ar Ra'du : 11]

Tidaklah seorang muslim berbuat dosa kecuali malaikat berhenti tiga jam menunggu setelah ia berbuat dosa. Apabila ia memohon ampunan Alloh atas dosanya dalam rentang waktu itu, maka malaikat tidak akan mencatatnya dan Alloh tak akan menyiksanya pada hari kiamat. [HR. Al Hakim]

Setiap orang Islam yang berdoa kepada Alloh pasti doanya dikabulkan. Mungkin ia akan langsung dikabulkan dan mungkin ia akan ditunda pengabulannya dan bisa jadi Alloh menyimpan untuknya di akhirat. [HR. Ahmad]

Sebuah senyuman kecil atau pujian sederhana mungkin saja bisa mengalirkan ruh baru pada jiwa-jiwa yang nyaris putus asa. Atau mungkin bisa membuat sekeping hati kembali percaya bahwa ia berhak dan layak untuk berbuat baik.

Ilmu itu ada tiga jengkal, barangsiapa mencapai satu jengkal pertama ia akan bersikap sombong, bila mencapai dua jengkal ia akan bersikap tawadhu dan bila mencapai tiga jengkal ia akan merasa bahwa ia tidak tahu apa-apa. [Imam Ghazali]
Alloh menggambarkan betapa tak berdayanya kita bila dibandingkan ilmuNya. Ia berfirman dalam Al Kahfi 109 dan Luqman 27. Semoga Alloh menjauhkan kita dari kesombongan terhadap ilmu. Amiin.

Setiap potongan waktu dalam hidup kita adalah kesempatan untuk berbuat. Di atas bumi dan di bawah langit, kita punya pilihan dan kesempatan untuk menjadi sesuatu. panjang pendeknya waktu kadang bukan masalah utama. Bila engkau ingin langit dan bumi menangisimu saat engkau kelak pergi selamanya, ukirlah sejak sekarang amal-amal unggulan di atas kehidupanmu sekarang. Bumi dan langit hanya akan bersikap sesuai amalan kita. Seperti apa kita hidup, seperti itu pula kematian kita. Hanya ada satu kata dalam perputaran waktu yaitu SEKARANG, hanya ada satu kebahagiaan yaitu KERIDHAANNYA. [dr. Aidh Al Qarni]

Para pemburu surga tak akan berhenti pada tahap mimpi. Ada asa yang harus diwujudkan, ada pengorbanan yang harus dikeluarkan, ada amal dan karya nyata yang harus dipersembahkan. Maka yakinlah ada kemudahan di balik semua kesulitan.

Category: Labels: | 0 Comments

Menilai negatif orang lain itu selalu lebih mudah dibandingkan belajar memahami posisinya. Jujur, saya sendiri masih sering seperti itu hingga tersadar ketika saya mengalami posisi orang yang saya nilai negatif tersebut. Ketika saya di posisi itu, barulah saya pahami dengan jelas mengapa seseorang bisa bereaksi dengan bersikap tertentu, sesuai karakter dan sudut pandangnya.

Yang menjadi permasalahan bagi saya, apakah saya harus selalu mengalami dulu setiap situasi dan kondisi yang tak enak bagi orang lain (dan pastinya juga tidak enak bagi saya) ? Setelah direnungkan, ternyata itulah manfaat mempunyai banyak teman berbagi pengalaman hidup. Memang, sering cerita yang dibagi oleh orang lain tak sesuai dengan prinsip hidup kita. Namun satu yang pasti, kita akan mendapatkan sudut pandang berbeda dan sedikit pemahaman tentang jenis-jenis watak manusia.

Hikmah besar itu pasti tak akan bisa didapat jika Alloh tak memberikan hidayahNya kepada kita untuk sekedar memahami hikmah kehidupan orang lain. Ilmu tanpa tuntunanNya adalah omong kosong, kesia-siaan, dan tak akan melekat pada jiwa. Saya tak sedang sok religius. Ini hanyalah sebuah ajakan untuk sering merenung tentang kehidupan.

Mungkin kita tak sehebat Mario Teguh yang bisa memotivasi orang lain. Namun setidaknya, ketika kita sering mendekatkan diri pada Alloh sambil merenungi kehidupan, ada hikmah yang bisa memotivasi diri sendiri untuk menjadi lebih bijak, lebih berpikir positif, dan berusaha menjadi pribadi lebih baik.

Mudah-mudahan Alloh selalu melimpahkan hidayah dan rahmatNya kepada kita. Amiin.

Sindrom malabsorbsi adalah kelainan-kelainan yang terjadi akibat penyerapan zat gizi yang tidak adekuat dari usus kecil ke dalam aliran darah. Malabsorbsi dapat terjadi karena kelainan yang berhubungan langsung dengan pencernaan makanan maupun karena kelainan yang secara langsung mempengaruhi proses penyerapan makanan. Salah satu penyebab adalah kurangnya enzim pencernaan.

Enzim merupakan suatu protein yang dibutuhkan tubuh untuk memecah makanan sehingga menjadi bagian yang lebih mudah diserap oleh dinding dalam usus. Dalam keadaan normal, makanan dicerna dan zat-zat gizinya diserap ke dalam aliran darah, terutama dari usus kecil. Pada sebagian orang, enzim yang dihasilkan tubuh tidak mencukupi karena berbagai faktor misalnya genetik, usia, atau penyakit tertentu. Pada beberapa penyakit, tubuh menghasilkan enzim atau empedu yang jumlah atau jenisnya tidak sesuai dengan yang diperlukan untuk mencerna makanan, diantaranya pankreatitis, fibrosis kistik, penyumbatan saluran empedu, dan lainnya.

Penderita sindrom malabsorbsi biasanya mengalami gejala seperti kembung di perut, nafsu makan menurun yang menyebabkan penurunan berat badan, diare, rasa tidak nyaman di perut, dan suara usus meningkat. Gejalanya bervariasi tergantung dari jenis enzim yang mengalami kekurangan. Contohnya jika terjadi kekurangan enzim laktase akan mengalami diare yang menyemprot, perut kembung dan flatulen (banyak buang angin) setelah minum susu.

Biasanya, masyarakat menilai bahwa gejala penuh di lambung, produksi gas berlebih dan nyeri di ulu hati sebagai gastritis. Padahal, ada begitu banyak organ saluran cerna yang bila salah satunya terganggu akan menimbulkan gejala klinis yang kadang tumpah tindih. Misalnya, nyeri di ulu hati bukan hanya disebabkan tukak lambung tetapi bisa juga karena radang pankreas, radang kandung empedu, hepatitis, atau bahkan radang paru-paru dan serangan jantung. Gejala serupa bisa juga terjadi karena enterokolitis usus, tumor usus, atau sindrom malabsorbsi.

Pada pasien yang dicurigai mengalami sindrom malabsorbsi perlu dilakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan lcoratorium. Pada pemeriksaan feses biasanya ditemukan adanya lemak, protein, dan karbohidrat. Jika lemak tidak diserap normal maka feses akan berwarna terang, kembek, berbau busuk, dan jumlahnya sangat banyak. Feses semacam ini disebut steatorrhea. Adanya sisa-sisa makanan yang tak tercerna menunjukkan bahwa makanan terlalu cepat melewati usus.

Pengobatan untuk sindrom malabsorbsi diantaranya dengan diet yang tepat. Pasien diminta mengurangi makanan berlemak seperti coklat dan keju. Bila disebabkan infeksi, bisa diberikan antibiotik. Jika masalahnya ada pada enzim, pasien akan diberi suplemen yang memiliki kandungan enzim lengkap terutama amilase, protease, dan lipase untuk membantu mencerna karbohidrat, protein, dan lemak. Suplemen enzim juga kadang dilengkapi dengan zat anti kembung seperti dimetilpolisiloksan dan vitamin B kompleks untuk membantu metabolisme energi.