Hai, beranda !
Bagaimana kabarmu disana ?
Lama kita tak bersua
Bercanda berolah aksara dan makna
Ah, aku rindu padamu beranda
Menari bersama diantara bait kata
Mengasah jiwa, meresapi peristiwa
Meledakkan seluruh emosi jiwa
Waktuku belum memberi luang
Mengisi ruangmu yang lengang
Sabarlah menunggu senggang
Karena saat ini aku masih berjuang
Menciptakan peluang
Demi masa gemilang
Nah beranda,
Kusampaikan kabar gembira
Kini aku mengandung anak dara
Tak lama lagi dia lahir ke dunia
Entah September, entah Oktober pilihannya
Mohon doakan dia sehat sempurna
Kelak bernama Farzana
Baiklah beranda,
Demikian ku bagi berita
Kali ini bahagia, bukan angkara
Belum puas memang kita bercengkerama
Apa daya, tak banyak masa tersisa
Sampai jumpa beranda aksara berikutnya :)
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
Hello, there !! Hei, we meet again with my new experience and story.
Here we go :)
Gw baru aja selesai nonton film serial TV favorit gw neh. Judulnya
Once Upon A Time. Dan yang baru aja gw selesain itu adalah film
episode terakhir di season 3. Trus kenapa gitu, Mei ?? Penting ya ???
Hahahaa... Ya ya yaa... Gw kan suka film atau buku itu kalo ada suatu
nilai yang bisa gw ambil. Nilai itu pasti sesuatu yang positif dan
bisa gw terapin dalam hidup. Nah, sekarang gw mau berbagi hal itu
disini, dari episode terakhir film tersebut. Siapa tau kan buat yang
baca tulisan gw ini bisa juga mengambil nilai, entah sama atau beda
persepsi dengan gw ya tergantung yang mikir dan baca ini.
Singkat ceritanya tadi itu adalah tentang pemain utamanya kembali ke
masa lalu. Mereka kembali karena ga sengaja terseret ilmu sihir yang
bisa buka gerbang pintu waktu masa lalu. Ketika sudah masuk, mereka
sadar seharusnya ga melakukan suatu hal apa pun disitu, supaya ga
terjadi perubahan di masa depan. Namun masalah timbul ketika mereka ga
sengaja melakukan kesalahan yang bisa berakibat fatal. Otomatis lah ya
kalo melakukan kesalahan, sebisa mungkin harus bisa diperbaiki.
Apalagi kalo itu menyangkut masa depan. Jadi, film berjalan tentang
cerita mereka yang berusaha memperbaiki kesalahan itu dan kembali ke
masa tempat mereka berasal. Akhirnya mereka berhasil, tapi tetap aja
mereka melakukan suatu hal yang mengubah masa depan. Mereka mencoba
menyelamatkan seseorang yang akan dibunuh oleh penjahat di masa lalu
tersebut. Mereka sadar akan konsekuensi perubahan tersebut. Lalu
mereka pikir bahwa dengan membawa orang tersebut ke masa mereka, ga
bakal ada pengaruhnya.
Ternyata, orang yang dibawa itu pengaruhnya besar pada masa mereka.
Karena seharusnya orang tersebut meninggal di masa lalu. Dan
kematiannya itu membuat pasangan hidupnya bisa mendapat penggantinya
di masa depan. Dan memang di masa depan ini, pasangannya udah dapat
pengganti, tapi gegara dia dibawa lagi, reunianlah. Otomatis,
hancurlah hati pengganti pasangan itu di masa depan. Ga heran si
pengganti ini marah besar dengan pemain utama yang udah kembali tadi
dan sebenarnya ga tau siapa yang dibawa dari masa lalu tersebut, ya ga
bermaksud juga buat menghancurkan hidup pasangan pengganti tersebut.
Konflik berlanjut, ceritanya bersambung ke season 4.
Mungkin ga jelas ya dengan cerita gw diatas hehee.. Kalo mau jelas ya
harus nonton langsung. Tapi kan poin pentingnya bukan itu. Buat gw,
yang penting adalah konsep kembali ke masa lalu. Jujur deh, pasti
banyak diantara para pembaca ini yang pernah atau bahkan sering
berharap untuk bisa kembali ke masa lalu dan mengubah segala hal yang
perlu diubah supaya masa depan kalian menjadi lebih baik. Gw dulu
sering soalnya, sekarang juga masih kalo lagi marah dan putus asa
dengan masalah yang sedang gw hadapi.
Ternyata memang Alloh itu Maha Adil. Hal seperti itu ga pernah Alloh
ciptakan. Karena memang ga akan pernah berguna seperti manusia
bayangkan. Seperti cerita yang gw tonton tadi. Suatu hal yang kita
anggap atau bayangkan akan baik, ternyata malah buruk dan jauh dari
perkiraan. Begitu juga dengan kesempatan memperbaiki masa lalu dengan
cara mengubahnya.
Seharusnya, bila mau berubah, saat inilah, sekarang. Karena selama
masih diberi nafas hidup, selama itulah ada kesempatan. Bukan masalah
waktu untuk berubah, tapi kemauan dan kesempatan. Andaikan menyesal
dengan masa lalu, bukan dibuang atau diubah tetapi dengan menyimpan.
Bagaimanapun juga, kesalahan masa lalu yang membuat kita menjadi lebih
baik di masa ini. Karena ada perbandingan, pengalaman dan pelajaran
dari hal yang telah terlewati.
Makanya ada ungkapan, orang yang beruntung adalah orang yang lebih
baik dari hari kemarin. Dan orang yang merugi adalah orang yang lebih
buruk dari kemarin.
Memang ada saatnya manusia menjadi bagus atau buruk. Dan tergantung
kekuatan serta kemauan manusia itu juga untuk bisa mengubahnya menjadi
lebih baik atau tetap bertahan buruk atau bahkan menjadi lebih
terpuruk.
Intinya, kesempatan dan kemauan harus sekarang diperjuangkan untuk
memperbaiki keadaan. Nyerah itu bole, kalo udah mati. Masih hidup udah
nyerah, zombie lah namanya :)
Oke, itulah yang bisa gw bagi sekarang. Semoga dapat dipahami dan
bermanfaat yaa. Sampai jumpa di tulisan berikutnya ;)
--
Best regards,Wassalammualaikum.
Meillyssa ChandraH
Lelahmu jadi lelahku juga
Bahagiamu bahagiaku pasti
Berbagi takdir kita selalu
Kecuali tiap kau jatuh hati
Kali ini hampir habis dayaku
Membuktikan padamu ada cinta yang nyata
Setia hadir setiap hari
Tak tega biarkan kau sendiri
Meski seringkali kau malah asyik sendiri
Karena kau tak lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Hampamu takkan hilang semalam oleh pacar impian
Tetapi kesempatan untukku yang mungkin tak sempurna
Tapi siap untuk diuji
Ku percaya diri cintakulah yang sejati
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu siapa yang jadi juaranya
Kau selalu meminta terus ku temani
Engkau selalu bercanda andai wajahku diganti
Relakan ku pergi karena tak sanggup sendiri
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini silakan kau adu
Malaikat juga tahu
Namun tak kau lihat terkadang malaikat
Tak bersayap, tak cemerlang, tak rupawan
Namun kasih ini ooh silakan kau adu
Malaikat juga tahu, malaikat juga tahu
Aku yang jadi juaranya
Notes :
Maaf ya yank kl selama ini aku sering nyakitin kamu. Selalu meragukanmu, selalu merasa kurang n berusaha mencari yang lain. Kamulah yg mengerti aku tp aku yg belum mengerti dan menerima kamu.
Tapi ternyata, hatimu sangat lapang, sangat sabar menghadapiku. Dan kamu sudah membuktikan bahwa dirimulah pengendaliku dan belahan jiwaku. Kemana pun aku berlari, takdir cinta selalu membawaku kembali kepadamu.
Ya, kamulah juaranya. Kamu, suamiku tersayang. Tak akan ada lagi cerita aku yang mencoba berpaling darimu. Semua akan berakhir disini, detik ini. Makasih ya yank, kamu selalu menerima maafku dan sabar memelukku erat.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Ini masih pagi, seharusnya pergi mandi tapi mengapa malah begini ?
Ahh begitu menjengkelkan hai kau cinta khayalan.. Mengapa sepagi ini kau melintas terbayangkan.. Aku kesiangan pun tak dapat kau pertanggungjawabkan hufftthh..
Ya Tuhan mengapa menjadi yakin itu akan terwujudkan.. Bagaimana perasaan bila menjadi kenyataan..
Sepagi ini.. Otak ku tumpul logika.. Nafsuku menggila.. Pada hati berkecamuk sepi, godaan menantang diri.. Ada sinyal cinta yang semakin banyak dan nyata diberi..
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Waktu menunjukkan pukul tiga dinihari. Tanggal pun telah berganti, 22 September 2013. Tepat sebulan kita terpisahkan.
Mengapa masih terjaga ? Terjaga dengan khayalan membina cinta yang lain. Cinta yang dianggap sempurna. Hanya di kepala.
Padahal diri ini sepenuhnya sadar bahwa cinta yang lain itu tak akan pernah bisa diwujudkan. Karena banyak hal, tapi yang pasti, keadaan dan takdir tak berpihak. Selamanya hanya akan jadi khayalan semata.
Tak ada guna berpikir untuk mengejar 10 tahun lebih awal. Ataupun mengubah penampilan. Jika memang Tuhan tak menggariskan, tak akan pernah tersatukan. Jadi, mari lupakan cinta khayalan.
Padahal baru sebulan. Mengapa begitu ceroboh untuk cepat melupakan ? Mengapa begitu mudah tergoyahkan oleh godaan ?
Lalu... Kau tahu apa yang paling mengerikan dari terpisahkan ? Kerinduan. Rasanya mengerikan, membuat hati dan pikiranmu kacau berantakan. Hingga akhirnya mudah tergoda.
Jalan yang kutempuh masih panjang. Masih ada sebelas bulan ke depan. Bila masih bisa bertahan dari serangan kerinduan, mengapa harus memikirkan cinta yang lain ?
Cinta ini masih kuat. Masih telihat sempurna. Masih bisa dipertahankan.
Maka ucapkan selamat tinggal pada yang lemah. Siapa pun yang memberi perhatian lebih besar, dialah yang layak mendapatkan seutuhnya keseluruhan tanggapan.
Tertidurlah dengan tenang. Dengan harapan untuk terus bertahan dari serangan godaan. Lupakan cinta khayalan.
Cintamu yang sekarang adalah segalanya. Dia masa lalumu, mendampingimu sekarang, hingga ke masa depan. Pertahankan.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Music by Kenny G & sing by Robin Thicke
It feels like a fire that burns in my heart
Every single moment that we spend apart.
I need you around for every day to start;
I haven't left you alone.
There's something about you, it's there in your eyes,
Everything I'm looking for I seem to find.
All this time away is killing me inside -
I need your love in my life.
I want to spend time 'til it ends,
I want to fall with you again.
Like we did when we first met,
I want to fall with you again.
We fought in a battle, but nobody won,
And now we face a mountain to be overcome.
You can't turn away: the past is said and done;
I need us to carry on.
I want to spend time 'til it ends,
I want to fall with you again.
Like we did when we first met,
I want to fall with you again.
You'll try everything
You never thought would work before.
When you live for, you love and you give 'em your all,
You can always give 'em some more.
Baby, nothin' means anything
Unless you're here to share with me.
I can breathe, I can bleed, I can die in my sleep
'Cause you're always there in my dreams.
I want to spend time 'til it ends,
I want to fall with you again.
Like we did when we first met,
I want to fall with you again.
I want to spend time till it ends,
I want to fall with you again.
Like we did when we first met,
I want to fall with you again.
Note :
Ternyata seperti ini rasanya jauh dari kamu, suamiku. Baru aku sadar, kamu itu penting untuk selalu hadir disisiku. Saat kita selalu bersama dan bertengkar, aku pikir aku bisa hidup tanpamu. Pada akhirnya, sekarang kita berpisah karena kewajiban profesiku. Baru saja sebulan, tapi berat sekali. Bagaimana harus melewati setahun ??
Kita memang harus bisa melewati tahap ini dan aku yakin aku bisa. Namun yang kubutuhkan sekarang adalah jatuh cinta lagi padamu, seperti dulu, seperti awal kita bertemu. Semoga cinta kita ini selalu terjaga baik hingga Alloh yang memisahkannya hanya melalui maut. Amiin.
I always love u, my lovely husband, Marwin.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Sebenarnya ingin curhat tapi ahh... Tak perlu dan tak mau merepotkan orang lain. Lagipula sudah terbiasa jadi "tong sampah yang solutif" dan aku pun belum menemukan orang yang seperti itu untuk diriku sendiri. Biasanya suamikulah tempatku bersandar dan berdiskusi, namun kali ini aku butuh seseorang yang netral.
Awalnya pula ingin curhat disini, terserah tanggapan pembaca, yang penting puas tuntas. Kemudian setelah mengetik terpikirkan kembali, apa pentingnya dunia mengetahui urusanku sedangkan solusi saja tak akan aku dapatkan malah masalah baru dan menjadi tertawaan para musuh. Apa yang seperti itu aku harapkan ? Tentu tidak, aku yang sekarang harus berbeda dengan diriku dulu yang bangga mendapat perhatian dan belas kasihan orang lain yang tak mengerti posisiku sesungguhnya. Itu dulu, jaman diriku masih euforia dengan sosial media yang bertepatan dengan belum stabilnya pemikiranku. Sekarang ini sudah sadar hal seperti itu tak berguna, malah makin merusak jiwa.
Kini ada suatu kewajiban bahwa yang kutulis haruslah sesuatu yang bermanfaat, meskipun sedikit.
Nah, sekarang aku malah bingung mau menulis apa dan hal apa yang harus kubagi. Otak lagi kusut dan hati tak tenang seperti ini bagaimana bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat hmmm... Mari menelaah sedikit benang-benang kusut dikepalaku seiring dengan bertambah panjangnya tulisan yang kutulis namun entah apa ada nilainya ini.
Sepertinya akan kubahas suatu hal yang masih berkaitan dengan tulisan sebelumnya, susahnya menjadi baik. Sebenarnya yang lebih tepat itu adalah susahnya mempertahankan komitmen. Padahal suatu komitmen itu dibentuk dan tercapai untuk diwujudkan dengan perjuangan panjang dan menghabiskan banyak hal. Namun ketika sudah terwujud, setelah melewati masa senang dan bangga bisa meraihnya, tibalah sekarang saatnya mempertahankan. Hilang masa senang, timbul rasa bosan. Karena setiap komitmen memiliki konsekuensi. Dan setiap konsekuensi mempunyai resiko yang mengakibatkan perjuangan tahap selanjutnya dimulai.
Saat inilah semua idealisme dipertaruhkan dan dihadapkan kepada fakta. Dulu, saat membentuk komitmen, pemikiran yang terjangkau hanyalah sejauh pembentukan dan usaha mewujudkannya. Ada hal-hal tak terduga dan tak menyenangkan yang memang terpikirkan namun dulu masih menyebutnya sebagai suatu resiko dan itu dipikirkan bila terjadi. BILA.. Duh, padahal sekarang terjadi dan menjadi konsekuensi berjangka panjang. Maklumlah masih muda, pengalaman belum ada tapi keras kepala menerima tantangan dan sibuk membuktikan diri sebagai pejuang pemberani. Dan inilah yang harus dibuktikan seorang pemberani, menjalani setiap konsekuensi dan tak boleh undur diri selangkah pun.
Mempertahankan komitmen dan menjalani konsekuensi ternyata membutuhkan suatu kerjasama. Kerjasama yang utama adalah antara kesadaran diri dan kemampuan menelaah fakta di luar diri. Ketika kerjasama ini susah diwujudkan, akhirnya timbul rasa bosan dan putus asa. Kesenangan akan berhasilnya perjuangan meraih keberhasilan mulai memudar. Bila tak kuat iman, timbul penyesalan. Biasanya setelah menyesal, setan akan menghasut untuk menyalahkan hal yang tak berkaitan, umumnya berwujud orang lain. Setelah itu akan terpiculah pertengkaran karena menuruti hasutan setan. Terlalu sering bertengkar dan masih menuruti hasutan setan, timbul perpecahan. Akibatnya, kekalahan.
Naahhh.. Aku tak mau berakhir dengan kekalahan seperti itu. Terlalu memalukan. Maka, saat seperti ini dibutuhkan hal lain yang bersifat netral dan membantu. Biasanya, iman itulah yang menjadi pegangan. Namun, diri ini masih manusia yang imannya turun naik. Bila sedang naik, tak akan ada keluhan, namun bila sedang turun akan mencari pelarian. Bila pelariannya bagus, masalah mungkin bisa selesai atau mendapat waktu dan pemikiran baru yang segar untuk mencari jalan keluar. Tapi bila pelariannya salah, hancur sudah.
Pelarian yang kuanggap benar ya seperti ini, menulis. Bila keinginan curhat terlalu menggebu, maka aku akan menulis di atas kertas kemudian kubaca lalu kusobek atau kubakar. Namun bila masih mengendalikan diri, aku akan menulis seperti ini. Karena dengan menulis akan mendorongku untuk merenung yang ternyata bisa meningkatkan keimanan karena berusaha mencari hikmah dan bersyukur. Dan menulis disini memaksa diriku untuk memberikan manfaat sama seperti aku curhat dengan diriku yang berusaha memberikan suatu solusi ketika orang lain mencurahkan keluhannya padaku. Biasanya setelah lelah menulis dan merenung, aku akan tertidur dan ketika bangun akan terasa kesegaran dan siap bangkit kembali.
Aku pernah menawarkan cara ini pada teman-temanku namun ternyata setiap orang punya caranya sendiri. Aku pun tak mau memaksakan karena mereka bukanlah diriku dan aku pun bukanlah mereka. Akhir kata, aku sekarang telah selesai menulis dan ingin diteruskan dengan merenung lalu tidur. Semoga tulisan ini bermanfaat :)
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
By : Justin Timberlake
Aren't you somethin' to admire
Cause your shine is somethin' like a mirror
And I can't help but notice
You reflect in this heart of mine
If you ever feel alone and
The glare makes me hard to find
Just know that I'm always
Parallel on the other side
Cause with your hand in my hand and a pocket full of soul
I can tell you there's no place we couldn't go
Just put your hand on the glass
I'm here tryin' to pull you through
You just gotta be strong
I don't wanna lose you now
I'm lookin' right at the other half of me
The vacancy that sat in my heart
Is a space that now you hold
Show me how to fight for now
And I'll tell you, baby, it was easy
Comin' back into you once I figured it out
You were right here all along
It's like you're my mirror
My mirror staring back at me
I couldn't get any bigger
With anyone else beside me
And now it's clear as this promise
That we're making
Two reflections into one
Cause it's like you're my mirror
My mirror staring back at me, staring back at me
Aren't you somethin', an original
Cause it doesn't seem really as simple
And I can't help but stare, cause
I see truth somewhere in your eyes
I can't ever change without you
You reflect me, I love that about you
And if I could, I
Would look at us all the time
Cause with your hand in my hand and a pocket full of soul
I can tell you there's no place we couldn't go
Just put your hand on the glass
I'm here tryin' to pull you through
You just gotta be strong
I don't wanna lose you now
I'm lookin' right at the other half of me
The vacancy that sat in my heart
Is a space that now you hold
Show me how to fight for now
And I'll tell you, baby, it was easy
Comin' back into you once I figured it out
You were right here all along
It's like you're my mirror
My mirror staring back at me
I couldn't get any bigger
With anyone else beside me
And now it's clear as this promise
That we're making
Two reflections into one
Cause it's like you're my mirror
My mirror staring back at me, staring back at me
Yesterday is history
Tomorrow's a mystery
I can see you lookin' back at me
Keep your eyes on me
Baby, keep your eyes on me
I don't wanna lose you now
I'm lookin' right at the other half of me
The vacancy that sat in my heart
Is a space that now you hold
Show me how to fight for now
And I'll tell you, baby, it was easy
Comin' back into you once I figured it out
You were right here all along
It's like you're my mirror
My mirror staring back at me
I couldn't get any bigger
With anyone else beside me
And now it's clear as this promise
That we're making
Two reflections into one
Cause it's like you're my mirror
My mirror staring back at me, staring back at me
You are, you are the love of my life [x10]
Baby, you're the inspiration for this precious song
And I just wanna see your face light up since you put me on
So now I say goodbye to the old me, it's already gone
And I can't wait wait wait wait wait to get you home
Just to let you know, you are
You are, you are the love of my life [x8]
Girl you're my reflection, all I see is you
My reflection, in everything I do
You're my reflection and all I see is you
My reflection, in everything I do
You are, you are the love of my life [x16]
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
Ya aku tahu bahwa jalan menuju surga itu amatlah sulit dan itulah seleksi sejati untuk menjadi yang terbaik. Kadang terbetik tanya, mengapa jalan menuju surga begitu sulit ? Untuk apakah kesulitan itu ? Bukankah di surga kita sudah bebas dari segala pikiran dan pemikiran.
Maka yang aku paham hanyalah teori "reward". Semua proses yang terjadi dari setiap rintangan yang terlewati akan berakhir pada titik kesuksesan mencapai surga. Bila seperti ini, proseslah yang berperan penting karena hasil sudah sangat pasti, tinggal dipilih antara surga dan neraka. Nah, walaupun tahu proses adalah yang terpenting tapi melewatinya dengan berat membuat jiwa bersifat sangat dinamis. Kadang jiwa bisa jernih, tapi lebih sering menjadi keruh dan terpuruk. Seperti saat ini. Aku hanya berharap semoga Alloh mencodongkan kejernihan jiwa padaku. Amiin.
Saat seperti ini, sering mencari sumber kesalahan. Biasanya manusia lain, na'udzubillah ada sampai menyalahkan Alloh. Disinilah kedewasaan diuji dan diangkat. Bila bisa tahu kesalahan, bukan menyalahkan diri secara berlebihan, maka Alloh pun akan memberikan ilmu hikmah yang akan membukakan pikiran dan menjernihkan jiwa. Tapi ini sulit, sangat sulit bila ditambah dengan karakter jiwa pendendam. Hanya doa kepada Alloh yang mampu meluruskannya.
Ada satu fakta yang aku temui sepanjang perjalanan hidup. Banyak nasehat yang mengatakan untuk curhat saja hanya kepada Alloh. Faktanya, bila seseorang baru mengenal dirinya dan Alloh, ini sangatlah sulit. Dia tetap membutuhkan sosok manusia untuk berbagi beban. Aku mengalaminya sendiri namun sejarah mengajariku bahwa memang berharap pada manusia tak akan bisa sepuas berharap kepada Alloh. Lambat laun pun aku mulai bisa dan terbiasa untuk pasrah hanya kepada Alloh. Dan itulah proses yang sulit tersebut.
Mungkin sekarang adalah saatnya aku belajar untuk menurunkan standar keegoisanku. Belajar kembali menerima kesalahan, mencari hikmah dan kebaikan dari proses yang telah terlewati dan belajar melembutkan hati kepada orang lain. Intinya, belajar bersabar. Sesungguhnya, dibalik ketidakberhasilanku yang nyata terlihat orang lain, ada keberhasilan lain yang telah kucapai tanpa orang lain tahu. Bahwa proses berat yang kulewati tak akan pernah ada setitik pun nilai kesia-siannya, haruslah aku sangat sadari, pahami dan resapi saat ini.
Inilah yang dinamakan proses dan pembelajaran seumur hidup. Mudah-mudah Alloh selalu tetap bersamaku. Mungkin surgaMu sulit kucapai, maka saat ini yang aku harapkan hanyalah kebersamaan dan kedekatan kepada Alloh yang terus menerus. Aku sekarang lebih takut jauh dari Alloh daripada memikirkan surgaNya. Diri ini masih banyak yang harus diperbaiki. Dan Alloh pun membantuku memperbaiki diri dengan masalah yang terus datang agar aku selalu ingat dan dekat padaNya. Semoga Alloh memberiku kekuatan, keteguhan dan kesabaran untuk selalu tetap di jalanNya dalam menghadapi setiap ujianNya. Dan semoga aku selalu diluluskan dalam semua jenis ujianNya. Amiin.
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
Seharusnya malam ini dilewati dengan belajar dan tidur, bukan dengan menonton film di bioskop. Apalagi ditambah dengan kondisi sehabis jaga malam dan besok harus jaga malam kembali. Kemudian, ditambah hutang tugas presentasi dan setumpuk bahan yang harus dipelajari untuk bimbingan besok. Bagaimanapun kondisi yang saya hadapi kini, keegoisanlah yang menjadi pemenang hati saat ini. Saya biarkan diri ini melepaskan pengendaliannya sedikit untuk menenangkan dan menyeimbangkan kejiwaan saya. Maka, malam ini saya habiskan dengan menonton film di bioskop.
Ternyata tak ada yang sia-sia, saat ini. Saya sangat puas dan tak menyesal dengan pilihan tindakan yang saya ambil malam ini. Film tontonan pilihan saya malam ini memang bagus dan masuk menjadi film favorit pribadi : Sherlock Holmes.
Jujur, novel tentang detektif terkenal yang satu ini hanya satu kali saya baca dan saya pun tak pernah tertarik untuk membacanya kembali. Saat pertama membacanya, saya merasa bosan. Mungkin karena saya terlalu lama terpaku kepada novel detektif terkenal yang lain, Hercule Poirot. Dan, apa yang tersaji dalam film kali ini sangatlah berbeda dengan cerita di novel. Saya pun akan lebih memilih menonton filmnya kembali dibandingkan mencoba kembali untuk membaca novelnya.
Poin penting dari film ini adalah, saya menjadi tersadar mengapa saya dipilih Alloh untuk masuk kedokteran dan menjadi dokter. Dulu, saya menolak menjadi dokter karena berpikir bahwa seorang dokter harus teliti dan tekun sehingga sangat kontras dengan diri saya yang ceroboh dan pemalas. Namun film ini membuat pikiran saya terbuka dan menemukan tanda bahwa bukan sifat itu saja yang harus ada pada seorang dokter. Dasar seorang dokter adalah pengamat, peneliti, dan ilmuwan. Dan saya, memiliki ketiganya meskipun baru satu saja yang benar-benar nyata saya akui kehandalannya dalam diri saya.
Saya memang hobi mengamati dan menghubungkan pikiran saya dengan logika lalu menarik kesimpulan. Dan dalam film ini pula saya temukan bahwa sesungguhnya seorang dokter pun bekerja seperti seorang detektif. Hal lainnya, dokter tidak harus menjadi dokter, namun ilmu kedokteran yang sudah dimiliki pasti akan selalu berguna untuk pribadi maupun orang-orang sekitarnya.
Pikiran lain yang terbuka saat ini, memicu pemikiran lain tentang dokter yang saya dapatkan dari salah satu film Jackie Chan, yang saya lupa judulnya, tentang Dr. Sun Yat Sen. Dalam film itu, meski saya tak suka dengan ideologi komunisnya, ditampilkan seorang dokter sebagai perancang revolusi sejarah dan motor pemberontakan. Kembali saya temukan dalam diri ini bahwa saya seorang radikalis dalam artian saya tipe pemikir yang sering berlawanan dengan mayoritas pemikiran orang.
Mungkin semua pemaparan ini terlihat konyol tapi bagi saya ini merupakan titik penting penerimaan diri dan prinsip. Mind-set dokter merupakan obsesi mama harus bergeser sedikit demi sedikit menjadi dokter adalah takdir yang harus saya jalani. Dan ini berarti, satu kemenangan dari keegoisan tinggi dalam diri saya tercapai. Alhamdulillah.
Sesungguhnya, ibu yang baik hanyalah memberikan pengarahan yang terbaik kepada anak-anaknya. Namun sebagai manusia, beliau pun pasti memiliki kelemahan dalam mengarahkan anak-anaknya dan bila sang anak tak mampu memahami ibunya akan melihat sang ibu sebagai manusia yang jahat. Alloh menugaskan seorang anak untuk berbakti dan tidak membantah kedua orang tuanya selama mereka berada dalam jalan yang benar. Maka, seorang anak seharusnya mau belajar memahami kedua orang tuanya untuk dapat mengerti bahwa kedua orang tuanya merupakan "nabi" baginya.
Mama, semoga semua doa dan air matamu di sana demi diriku bisa menjadikanku orang tua yang lebih hebat dari kalian. Amiin. In the name of Alloh, I love you, mam.
Sent from my BlackBerry®
Tak terasa sudah setahun kami menikah.
Dari hari pertama aku menikah hingga detik ini aku menulis, sering merasa tak percaya bahwa aku sekarang bukanlah seorang gadis biasa lagi. Namun pada tiap pagi, tiada henti ku bersyukur atas rahmat Alloh yang menganugrahkan cinta di antara aku dan suamiku.
Ternyata firman Alloh itu memang benar adanya : menikah itu menyenangkan dan cintu itu indah.
Mungkin kata-kata itu klise, tapi itulah fakta yang aku rasakan. Mungkin orang lain memaklumi karena kami masih terhitung pasangan baru, maka wajarlah cinta yang dirasa masih hangat dan hidup terasa manis.
Orang bilang, 5 tahun lagi baru kami terserang bosan dan akan berhadapan dengan realita rumah tangga. Jawabku ? "Persetan nanti !"
Biarkan orang berbicara nanti dan biarkan kami menikmati saat ini.
Faktanya, rumah tanggaku normal seperti rumah tangga lainnya yang memiliki masalah dan terjadi pertengkaran. Kami pun juga mengalami kesulitan-kesulitan seperti rumah tangga biasa.
Tak selamanya hidup berjalan tenang. Tapi inilah hidup, tanpa ada masalah maka kita tak akan pernah menghargai ketenangan hidup.
Bagian paling menyenangkan saat ini adalah setiap bangun pagi. Saat membuka mata, maka indra perabaku yang pertama bekerja. Aku tahu bahwa aku bangun di atas dada seorang pria dan berada dalam pelukan hangatnya. Dan pria ini adalah pria yang aku cintai dan mencintaiku serta menjadi pasanganku seumur hidup.
Jika telah menyadari hal ini, selanjutnya nuraniku mengucapkan rasa syukur kepada Alloh, "Alhamdulillah." Hariku pun akan terasa baru meski aku tahu hari itu akan berat dan rasa malas yang segera melintas saat teringat tugas.
Selanjutnya adalah bagian menggoda pria ini di saat pagi agar dia bangun. Sungguh ini kegiatan yang menyenangkan. Betapa tidak, aku bisa kembali seperti anak kecil yang sangat jahil kepada temannya. Tak puas aku menggoda suamiku sampai dia terbangun dengan rasa kesal dan mengejarku untuk mencubit. Bila dia sudah bangun, maka keributan kecil akan terjadi di kamarku dengan jeritan dan tawa.
Bagian lainnya yang menyenangkan yaitu saat menunggu pria ini pulang kerja. Menunggu merupakan kegiatan yang tidak menyenangkan. Jadi, aku selalu memasang telinga untuk memastikan bahwa kendaraan suamiku telah sampai di rumah. Seringkali diriku jengkel sendiri bila sudah bosan menunggu. Aku pembosan dan paling benci bila disuruh menunggu.
Namun karena sifat itulah maka ketika suamiku datang aku menjadi sangat girang. Biasanya sambil membunuh waktu menunggu, aku habiskan dengan mengerjakan tugas atau tidur.
Sangat mudah membuat suamiku senang ketika pulang. Tak perlu banyak berhias, cukuplah sudah mandi dan penampilan seadanya. Maka saat suamiku pulang, giliran dia yang akan menjahiliku dengan menggelitikku sampai aku berteriak memohon kepadanya untuk berhenti. Jadi, keributan kecil akan kembali terjadi di kamarku.
Bila pria ini telah selesai membersihkan diri dan kami selesai makan malam, maka sambil menunggu waktu tidur, dia akan menemaniku kembali mengerjakan tugas. Bila tak ada tugas, biasanya kami menonton DVD bersama atau berkelana di dunia maya.
Saat-saat seperti inilah yang menjadi masaku untuk dimanja. Biasanya suamiku cukup memanjakanku dengan membelai atau menyisiri rambutku. Terlihat seperti kucing dan memang inilah saatnya aku mengulang masa kecilku ketika sering dibelai mama.
Tak selamanya kami betah tinggal di rumah hanya berdua. Bila ingin berganti suasana, kami pun pergi untuk berkumpul dengan keluarga besar suamiku atau melewati malam bersama teman-teman suamiku. Aku senang dengan sikap suamiku yang selalu membawaku ke mana pun dirinya pergi. Aku pun juga berusaha selalu berbaur dengan teman-temannya dan selalu siap bila berada di posisi satu-satunya wanita di antara banyak pria.
Suamiku tak pernah peduli dengan ejekan teman-temannya yang mengatakan suamiku merupakan suami yang takut istri sehingga harus membawa istrinya selalu seperti anjing penjaga. Jawaban suamiku ringan, "Sirik tanda tak mampu !" Atau, "Istri dinikahi memang untuk dibawa-bawa, bukan cuma jadi pajangan rumah !"
Kadang pertengkaran besar bisa membuat kami memisahkan diri sementara waktu. Namun ini tak pernah bertahan lebih dari satu hari karena kami sudah merasa bahagia saat bersama. Masa-masa kami bersama menjadi perekat rindu yang mengobati pertengkaran kami. Karena menikah itu menyenangkan dan cinta itu indah, hanya bila dijalani bersama-sama.
Sent from my BlackBerry®
Sing by Nina Tamam
Cinta itu indah
Saat kita senang atau saat susah
Tak pernah ku menyesal
Ku telah memilih dirimu
Dengan perbedaan yang ada
Namun kita masih bersama
Kadang aku yang selalu egois
Dan kamu yang selalu tak perduli..i..i..
Dengan sikapku yang tak mau tahu
Dan kamu yang tak bisa tuk mengalah
Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Tak perduli saat senang dan saat susah
Kita kan selalu mencinta
Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Dan bila bosan benci menghampiri
Cinta kan membawa kita kembali
Di satu lollipop love, lollipop love
It's like a lollipop love, lollipop love
Satu dua kali kita pernah saling membenci
Ketiga empat kali kita juga saling tak bicara
Namun tak sanggup ku berlama-lama
Dengan hari-hari tanpa dirimu
Aku butuh teman untuk bicara
Dan kamu selalu ada tuk mendengar
Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Tak perduli saat senang dan saat susah
Kita kan selalu mencinta
Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Dan bila bosan benci menghampiri
Cinta kan membawa kita kembali
Di satu lollipop love, lollipop love
It's like a lollipop love, lollipop love
Kadang merah kadang biru
Kadang hijau dan ungu
Berwarna warni cinta kita
It's like a lollipop, lollipop love
It's like a lollipop, lollipop love
Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Tak perduli saat senang dan saat susah
Kita kan selalu mencinta
Oh cinta ini indah
Saat kita bersama
Dan bila bosan benci menghampiri
Cinta kan membawa kita kembali
Di satu lollipop love, lollipop love
It's like a lollipop love, lollipop love
Oh love, lollipop love, lollipop love
Love love, lollipop love
Oh love, lollipop love
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
Hai Mam !
Apa kabarmu saat ku tulis ini untukmu ?
Semoga kau dan Ayah serta Albar selalu dalam lindungan dan limpahan rahmat dari Alloh.
Amiin.
Lama kita tak saling bercerita (lebih tepatnya aku bercerita).
Ya, kita berdua tahu bahwa aku saat ini telah berada diposisimu, Mam.
Menjadi seorang istri.
Dan seperti yang pernah kau ajarkan padaku, dulu.
Bahwa apapun masalah rumah tangga seorang anak perempuan yang telah menikah, jangan pernah dia bercerita pada siapa pun, terutama ibunya !
Kau dan aku, Mam, memegang prinsip itu. Teguh dan utuh.
Dan kita berdua bersama-sama menghargai prinsip itu.
Aku disini pun sudah merasakan dan paham apa yang terjadi antara kau dan Ayah dulu.
5an aku mengerti bahwa tak ada rumah tangga dimanapun itu, bahkan pada kehidupan Nabi sekalipun, yang tak mengalami pertengkaran.
Itulah yang dinamakan proses berumah tangga.
Dan setiap masalah datang untuk diselesaikan.
Dan setiap masalah datang sebagai ujian untuk kematangan jiwa.
Dan aku dengan suamiku, melewati masalah, demi kebersamaan kami.
Dan seperti kau, Mam, dan Ayah, kami pun akan berusaha sekuat tenaga mempertahankan pernikahan kami sampai sejauh usia pernikahan kalian saat ini.
Mam, kita tahu bahwa langkah yang aku ambil ini adalah tindakan pemaksaan kehendakku kepadamu.
Sama seperti dirimu yang memaksakan menjalani kehendakmu.
Dan seperti semua konsekuensi pemaksaan akan penuh dengan masalah, maka aku akan terus bertahan sampai pilihan ini selesai terwujudkan.
Dan sama seperti semua langkah yang aku ambil, aku akan bertanggung jawab dan menyelesaikannya sampai selesai.
Aku tak kan mengeluh, apalagi menyesal dengan semua yang telah aku pilih.
Aku yang memilih,
Aku yang menjalankan,
Aku yang merasakan,
Dan aku yang akan menyelesaikan.
Pertama, sebentar lagi aku menyelesaikan impianmu, Mam.
Kedua, aku yang telah mewujudkan impian pertamaku, akan mulai mengambil alih penuh semua yang menjadi tanggung jawab dalam hidupku. Albar dan pernikahanku.
Ketiga, aku akan mewujudkan impian keduaku, melihat dunia !
Kau tahu semua impianku ini dan kau pun tak setuju.
Namun dirimu sadar bahwa seselesainya aku mewujudkan impianmu merupakan kebebasanku untuk mewujudkan impianku.
Kita telah sepakat akan hal ini dan aku pun telah berjanji padamu, Mam, sampai mati aku tak kan pernah menelantarkan keluargaku !
Aku akan menjadi sepertimu, Mam.
Menjadi wanita hebat dan aku akan memperbaiki kesalahanmu.
Aku berjanji, kau akan bangga melihatku nanti.
Semua ini kutulis sebagai bentuk janjiku padamu,
Mamaku tercinta.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
by :Henry Krieger; Scott Cutler; Beyonce Giselle Knowles; Anne Preven
Listen,
To the song here in my heart
A melody I've start
But can't complete
Listen,
to the sound from deep within
It's only beginning
To find release
Oh,
the time has come
for my dreams to be heard
They will not be pushed aside and turned
Into your own
all cause you won't
Listen....
Listen,
I am alone at a crossroads
I'm not at home, in my own home
And I tried and tried
To say whats on my mind
You should have known
Oh,
Now I'm done believing you
You don't know what I'm feeling
I'm more than what, you made of me
I followed the voice
you gave to me
But now I gotta find, my own..
You should have listened
There is someone here inside
Someone I'd thought had died
So long ago
Oh I'm screaming out, for my dreams to be heard
They will not be pushed aside or worse
Into your own
All cause you won't
Listen...
I don't know where I belong
But I'll be moving on
If you don't....
If you won't....
LISTEN!!!...
To the song here in my heart
A melody I've start
But I will complete
Oh,
Now I'm done believing you
You don't know what I'm feeling
I'm more than what, you made of me
I followed the voice, you think you gave to me
But now I gotta find, my own..
my own...
by Christina Perry
I know I can't take one more step towards you
'Cause all that's waiting is regret
And don't you know I'm not your ghost anymore?
You lost the love I loved the most
And I learned to live, half-alive
And now you want me one more time
And who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Who do you think you are?
I hear you're asking all around
If I am anywhere to be found
But I have grown too strong
To ever fall back in your arms
And I learned to live, half-alive
And now you want me one more time
And who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Who do you think you are?
Dear, it took so long just to feel alright
Remember how to put back the light in my eyes
I wish I had missed the first time that we kissed
Cause you broke all your promises
And now you're back
You don't get to get me back
And who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
So don't come back for me
Don't come back at all
And who do you think you are?
Runnin' 'round leaving scars
Collecting your jar of hearts
And tearing love apart
You're gonna catch a cold
From the ice inside your soul
Don't come back for me
Don't come back at all
Who do you think you are?
Who do you think you are?
Who do you think you are?
Takutlah terhadap Alloh dalam agamamu, berharaplah kepadaNya dalam setiap urusanmu dan bersabarlah atas penderitaan yang menimpamu. [Al Harits Al Muhasibi]
Everyone in the dark can see a light.. Everyone in the sorrow can see a happines.. Everyone in the silent can see a friend.. And now I can see you.. Thank you for giving me the sweetest friendship in the silent.. Saudariku, jangan pernah engkau merasa sendiri di keramaian.. Inni uhibbukifillah.
Wahai diriku, masihkah kau di dalam gelanggang dakwah ? Menjadi pengumpul hati, pendidik, penyandang dana dan sekedar berinfak dengan peluh otot ? Atau kau sudah jadi penonton dan pendengar dakwah yang mencari pembelaan dari keluarga dan pekerjaan ? Sudahkah kau sedemikian kaya dan kuat hingga kau menantang diluputkan dari penjagaan dan rahmat Alloh azza wajalla ?
Seorang ksatria bukanlah orang yang mempermainkan hatimu tapi ksatria adalah orang yang dengan gagah memintamu kepada orangtuamu untuk menjadi pendamping hatinya.
Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Rabbnya dan mencegah diri dari kuasa hawa nafsunya, maka surgalah tempat tinggalnya. (QS. An Naazi'aat:40-41)
Berbicara yang baik lebih baik daripada diam. tetapi diam lebih baik daripada berbicara yang tidak baik.
Ibadah itu adalah kata yang merangkum segala sesuatu yang disukai dan diridhai Alloh yang meliputi perkataan ataupun perbuatan, baik yang batin ataupun yang dzahir.[Ibnu Taimiyah]
Perjalanan hitam boleh saja ada di setiap kehidupan seseorang. Siapapun, sehitam dan sekelam apapun.. tapi siapapun orang yang berada dalam gelap pasti mendambakan cahaya. Siapapun yang sudah mendapatkan cahayapasti berusaha untuk tetap berada dan memegang kuat cahaya itu. Siapapun yang sudah terterangi, tak mungkin rela berjalan menjauh untuk sekedar tersandung, terantuk batu, apalagi tersesat dan jatuh ke dalam jurang. Kita adalah sekelompok orang yang dimuliakan Alloh melalui Islam. Andai kita mencari kemuliaan dari selain Islam pasti Alloh akan menghinakan kita. [Umar bin Khattab]
Janganlah engkau biarkan hatimu mengeras, dimana tak ada lagi perasaan menyesal ketika berbuat dosa dan maksiat, tak bersemangat ketika berbuat kebaikan. Hati tak tersentuh dengan segala nasehat.
Jika hanya memaki dan menyalahkan kondisi, orang kafir pun bisa melakukannya. Tapi kita adalah umat pilihan yang mengembalikan misi kekhalifahan, yang takkan berhenti mengusahakanperbaikan demi perbaikan hingga kondisi menjadi semakin baik. Atau jika tidak, jangkauan kebaikan kita semakin meningkat.
Recontemplation of life destination. Long time ago, a child asked to his father, "Dad, when will we rest from our busy (struggle)?" And his father answered, "Later, when we enter into paradise." Subhanallah, it's the most wise answer. Do you know whose talking is it ? They are Imam Syafi'i and his son.
Pada umumnya laki-laki adalah makhluk yang ingin selalu tampil kuat, tegar, dan bisa melakukan segala hal. Namun ketika dia didera penyakit, dia bisa berubah menjadi bayi besar yang super manja. Pahamilah wahai para istri !
Tersanjungkah engkau yang bercakap tentang keheningan senyap ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudhu di dingin malam, lapar perut karena shaum atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang ? Tersanjungkah engkau dengan licin lidahmu bertutur sementara dalam hatimu tak ada apa-apa ? Kau kunyah mitos pemberian masyarakat dan sangka baik orang-orang berhati jernih bahwa engkau adalah seorang saleh, alim, abid lagi mujahid. Lalu puas meyakini itu tanpa rasa ngeri ? [Kematian Hati - Ust. Rahmat Abdullah]
Jauhilah api neraka meski hanya bershodaqoh dengan separuh biji kurm. [Muttafaqalaih]
Jika kita yakin bahwa dunia dan seisinya adalah milik Alloh, seharusnya kita juga yakin bahwa Alloh tahu dimana pun kita berada, apapun yang kita lakukan, serta apapun yang kita sembunyikan.
Untukmu ukhti yang ku cinta, aku rindu untuk berjumpa. Jika di dunia kita tak bisa bersua, semoga nanti kita bersama di surgaNya.
Mengapa harus terus kabar-kabar tentang kalian sampai padaku, tanpa ku cari tahu ? Padahal, telah semua jalan dari dan menuju kalian telah ku tutup.
Ahh diri.. Mengapa masih begitu sulit memaafkan mereka yang telah menyakiti ? Ayolah.. Biarkan Alloh yang mengurusnya dan bersabarlah, biar di akhirat nanti semua rasa sakit itu ku tagih menjadi amalan yang memberatkan timbangan kebaikanku. Janganlah mendengki dengan setitik kebahagiaan yang mereka punya. Jangan sampai tabungan akhiratku dari sakit hati yang mereka beri terhapus sia-sia.
Apa yang kurang dari kebahagiaanku sekarang ? Tak ada, ini semua telah sempurna. Maka itu, jangan sampai hancur karena dendam. Bukankah balas dendam paling sempurna adalah terus hidup bahagia dan menjadi yang terbaik, tanpa mempedulikan mereka lagi ? Let it flow with your glow, not with your sorrow.
Bila nanti garis jodoh mempertemukan aku dan kalian kembali, mungkin hati ini bergejolak hebat untuk mencaci maki, meludahi dan menyakiti kalian. Tapi semua akan ku tahan, karena ku tahu akulah sang pemenang dan kalian hanyalah pecundang yang pengecut dan tak bertanggung jawab.
Kebahagiaan yang kalian rasakan adalah balasan Alloh atas 'kebaikan' yang kalian berikan padaku. Ya, berkat rasa sakit itu aku bisa menjadi lebih kuat dan mempecundangi kalian. Tanpa permintaan maaf kalian, pundi-pundi akhiratku menjadi lebih berat.
Aku tak pernah menyumpahi kalian, tapi Alloh memang Maha Adil. Kesusahan kalian yang terus membayangi karena menyakitiku adalah hasil ulah kalian sendiri. Ulah kesombongan kalian yang sulit memimta maaf.
Jadi, selamat menikmati dan terima kasih !
Menilai negatif orang lain itu selalu lebih mudah dibandingkan belajar memahami posisinya. Jujur, saya sendiri masih sering seperti itu hingga tersadar ketika saya mengalami posisi orang yang saya nilai negatif tersebut. Ketika saya di posisi itu, barulah saya pahami dengan jelas mengapa seseorang bisa bereaksi dengan bersikap tertentu, sesuai karakter dan sudut pandangnya.
Yang menjadi permasalahan bagi saya, apakah saya harus selalu mengalami dulu setiap situasi dan kondisi yang tak enak bagi orang lain (dan pastinya juga tidak enak bagi saya) ? Setelah direnungkan, ternyata itulah manfaat mempunyai banyak teman berbagi pengalaman hidup. Memang, sering cerita yang dibagi oleh orang lain tak sesuai dengan prinsip hidup kita. Namun satu yang pasti, kita akan mendapatkan sudut pandang berbeda dan sedikit pemahaman tentang jenis-jenis watak manusia.
Hikmah besar itu pasti tak akan bisa didapat jika Alloh tak memberikan hidayahNya kepada kita untuk sekedar memahami hikmah kehidupan orang lain. Ilmu tanpa tuntunanNya adalah omong kosong, kesia-siaan, dan tak akan melekat pada jiwa. Saya tak sedang sok religius. Ini hanyalah sebuah ajakan untuk sering merenung tentang kehidupan.
Mungkin kita tak sehebat Mario Teguh yang bisa memotivasi orang lain. Namun setidaknya, ketika kita sering mendekatkan diri pada Alloh sambil merenungi kehidupan, ada hikmah yang bisa memotivasi diri sendiri untuk menjadi lebih bijak, lebih berpikir positif, dan berusaha menjadi pribadi lebih baik.
Mudah-mudahan Alloh selalu melimpahkan hidayah dan rahmatNya kepada kita. Amiin.
Sindrom malabsorbsi adalah kelainan-kelainan yang terjadi akibat penyerapan zat gizi yang tidak adekuat dari usus kecil ke dalam aliran darah. Malabsorbsi dapat terjadi karena kelainan yang berhubungan langsung dengan pencernaan makanan maupun karena kelainan yang secara langsung mempengaruhi proses penyerapan makanan. Salah satu penyebab adalah kurangnya enzim pencernaan.
Enzim merupakan suatu protein yang dibutuhkan tubuh untuk memecah makanan sehingga menjadi bagian yang lebih mudah diserap oleh dinding dalam usus. Dalam keadaan normal, makanan dicerna dan zat-zat gizinya diserap ke dalam aliran darah, terutama dari usus kecil. Pada sebagian orang, enzim yang dihasilkan tubuh tidak mencukupi karena berbagai faktor misalnya genetik, usia, atau penyakit tertentu. Pada beberapa penyakit, tubuh menghasilkan enzim atau empedu yang jumlah atau jenisnya tidak sesuai dengan yang diperlukan untuk mencerna makanan, diantaranya pankreatitis, fibrosis kistik, penyumbatan saluran empedu, dan lainnya.
Penderita sindrom malabsorbsi biasanya mengalami gejala seperti kembung di perut, nafsu makan menurun yang menyebabkan penurunan berat badan, diare, rasa tidak nyaman di perut, dan suara usus meningkat. Gejalanya bervariasi tergantung dari jenis enzim yang mengalami kekurangan. Contohnya jika terjadi kekurangan enzim laktase akan mengalami diare yang menyemprot, perut kembung dan flatulen (banyak buang angin) setelah minum susu.
Biasanya, masyarakat menilai bahwa gejala penuh di lambung, produksi gas berlebih dan nyeri di ulu hati sebagai gastritis. Padahal, ada begitu banyak organ saluran cerna yang bila salah satunya terganggu akan menimbulkan gejala klinis yang kadang tumpah tindih. Misalnya, nyeri di ulu hati bukan hanya disebabkan tukak lambung tetapi bisa juga karena radang pankreas, radang kandung empedu, hepatitis, atau bahkan radang paru-paru dan serangan jantung. Gejala serupa bisa juga terjadi karena enterokolitis usus, tumor usus, atau sindrom malabsorbsi.
Pada pasien yang dicurigai mengalami sindrom malabsorbsi perlu dilakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan lcoratorium. Pada pemeriksaan feses biasanya ditemukan adanya lemak, protein, dan karbohidrat. Jika lemak tidak diserap normal maka feses akan berwarna terang, kembek, berbau busuk, dan jumlahnya sangat banyak. Feses semacam ini disebut steatorrhea. Adanya sisa-sisa makanan yang tak tercerna menunjukkan bahwa makanan terlalu cepat melewati usus.
Pengobatan untuk sindrom malabsorbsi diantaranya dengan diet yang tepat. Pasien diminta mengurangi makanan berlemak seperti coklat dan keju. Bila disebabkan infeksi, bisa diberikan antibiotik. Jika masalahnya ada pada enzim, pasien akan diberi suplemen yang memiliki kandungan enzim lengkap terutama amilase, protease, dan lipase untuk membantu mencerna karbohidrat, protein, dan lemak. Suplemen enzim juga kadang dilengkapi dengan zat anti kembung seperti dimetilpolisiloksan dan vitamin B kompleks untuk membantu metabolisme energi.
